Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » “Srikandi Sungai Indonesia“ Edukasi Warga Wardo Sadar Lingkungan Sungai

“Srikandi Sungai Indonesia“ Edukasi Warga Wardo Sadar Lingkungan Sungai

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 3 Okt 2018
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

Loading

Wardo-Biak,gardaindonesia.id – Sungai Wardo bagi masyarakat di Kampung Wardo, Distrik Biak Barat, Kabupaten Biak Numfor dan sekitarnya merupakan salah satu sumber penghidupan. Banyak aktivitas kehidupan warga dilakukan di dan dibantu oleh sungai, seperti mencuci, mandi, jalur transportasi dan aktifitas dasar lainnya. Disamping indah dan teduhnya lingkungan sungai, namun pemanfaatan Sungai Wardo belum maksimal. Melihat kondisi tersebut, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise memilih Kampung Wardo menjadi salah satu lokasi dibentuknya Srikandi Sungai Indonesia (SSI) wilayah Papua.

“Layanan air dan sanitasi adalah kebutuhan dasar manusia. Kalau kita lihat, perempuanlah yang paling dekat dengan air. Kebutuhan mereka lebih dari separuhnya bergantung pada air untuk menghidupi keluarga dan mencukupi kebutuhan rumah tangga. Perempuan adalah orang yang paling pertama akan memutar otak jika tidak ada air di rumah. Sehingga, akses perempuan terhadap air harus kita perhatikan,” ujar Menteri PPPA, Yohana Yembise usai melantik Srikandi Sungai Indonesia (SSI) Papua.

Mengingat besarnya potensi Sungai Wardo, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Deputi bidang Kesetaraan Gender bekerjasama dengan Klinik Lingkungan dan Mitigasi Bencana (KLMB) Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM)yang merupakan secretariat SSI Pusat, menyelenggarakan Launching dan Deklarasi Srikandi Sungai Indonesia dan Peresmian Wardo Eco River Park di Kampung Wardo, Kabupaten Biak Numfor pada Senin (2/10/18).

Kegiatan di awali dengan susur Sungai Wardo bersama antara Menteri PPPA, BNPB (Badan Nasional penanggunalangan Bencana), perwakilan Kementerian PMK, dan para Srikandi Sungai. Kegiatan yang dilaksanakan di tepi Sungai Wardo ini melantik 5 orang Srikandi Sungai Indonesia region Papua, diantaranya Ketua SSI Provinsi Papua, Ketua SSI Kab. Jayapura, Kabupaten SSI Kab. Nabire, Ketua SSI Kab. Keerom, dan Ketua SSI Kab. Biak-Numfor.

Di sisi lain, menurut Menteri Yohana, air juga berpengaruh pada kesehatan keluarga. Data yang dimiliki Kemen PPPA, di Indonesia, jumlah anak-anak yang mengalami diare sebesar 66 % dari keluarga yang melakukan buang air besar di sungai dibandingkan mereka pada rumah tangga dengan fasilitas toilet pribadi dan septi tank. Hal ini akan berpengaruh pada potensi tumbuh kembang maksimal anak. Sehingga Menteri Yohana berharap agar pegiat lingkungan SSI region Papua menjadi Focal Point untuk mengedukasi masyarakat disekitarnya sadar lingkungan sungai.

“Tidak adanya layanan air bersih dan sanitasi yang memadai juga dapat berpotensi menyebabkan perempuan dan anak-anak rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan. Misalnya, mereka buang air, mandi atau mencuci di sungai, itu mereka melakukan aktifitas privat di ruang terbuka, sehingga ancaman kekerasan sewaktu-waktu mengintai. Juga tidak kalah penting, pertisipasi Srikandi Sungai Indonesia ini mendukung pemeliharaan daerah aliran sungai agar tetap cantik, bersih dan indah, serta menguatkan peran perempuan dalam kegiatan produktif ekonomi,” jelas Menteri Yohana.

Pada Launching dan Deklarasi SSI Papua, dukungan penuh Pemerintah Daerah (Pemda) Kab. Biak Numfor juga sangat terlihat. Pemda Biak Numfor memfasilitasi langsung 2 unit perahu mesin untuk mendukung kegiatan para SSI nantinya. Selain itu, peresmian Kampung ramah Anak, dan peresmian Sungai Wardo sebagai Wardo Eco River Park juga dilakukan antara Inisiator SSI, Kemen PPPA, dan Pemda Biak Numfor, dengan penyerahan Grand Plan dan peta wilayah. Grand Plan berisikan rencana wilayah sekitar aliran Sungai yang akan dibuat taman wisata air, area ramah perempuan dan anak, dan akan didirikan Sekolah Srikandi Sungai Indonesia (SSI) Papua.

Srikandi Sungai Indonesia (SSI) merupakan sebuah organisasi yang peduli tentang isu lingkungan sungai dan para anggotanya adalah perempuan. SSI memiliki banyak kegiatan terkait isu sungai seperti edukasi, kampanye, pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan daya dukung dan keberlanjutan lingkungan, kualitas hidup penduduknya, dan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan. (*/PM PPPA + rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur dan Wagub NTT Ikut Apel Kehormatan di TMP Dharmaloka

    Gubernur dan Wagub NTT Ikut Apel Kehormatan di TMP Dharmaloka

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Apel kehormatan dan renungan suci ini dipimpin oleh Kapolda NTT dan diikuti juga oleh ASN Pemprov NTT, perwakilan prajurit TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara, perwakilan Polri, Satpol PP, serta perwakilan Menwa dan Pramuka.   Kupang | Menyambut detik-detik peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gubernur NTT Melki Laka Lena […]

  • Tahun 2022, KPK Selamatkan 63,9 Triliun Rupiah

    Tahun 2022, KPK Selamatkan 63,9 Triliun Rupiah

    • calendar_month Sel, 27 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan identifikasi dan mitigasi titik rawan korupsi, sebagai strategi pencegahan terjadinya korupsi terhadap penyelenggaraan pemerintahan Negara. Hal ini disampaikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri dalam kegiatan konferensi pers akhir tahun atas kinerja dan capaian KPK Tahun 2022, di Gedung Merah Putih, pada Selasa, 27 Desember 2022. […]

  • Wartawan, OJK NTT, dan Surakarta

    Wartawan, OJK NTT, dan Surakarta

    • calendar_month Rab, 3 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Jumat siang, 29 April 2023 sekitar pukul 15.00 WITA, Abu Abadi Sarewa dari OJK NTT menambahkan kami ke dalam grup WhatsApp Media Gathering Solo 2023, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya dan terkesan dadakan, namun nukilan darinya memantik memoar saya saat bertemu pada Media Gathering OJK Provinsi NTT pada 14 April. “Rencananya, kita […]

  • Limbah FABA PLTU Jeranjang Jadi Batako Ramah Lingkungan

    Limbah FABA PLTU Jeranjang Jadi Batako Ramah Lingkungan

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Program pemanfaatan FABA merupakan langkah nyata PLN menjadikan produk bernilai guna. FABA, yang masuk dalam kategori limbah non-B3 ini, menjadi bahan baku alternatif ramah lingkungan dan bernilai tambah, sekaligus membantu UMKM lokal untuk tumbuh.   Mataram | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui program CSR PLN Peduli memanfaatkan limbah fly […]

  • 62 Rumah Terdampak Angin Kencang, Pemkot Kupang Bantu Sembako

    62 Rumah Terdampak Angin Kencang, Pemkot Kupang Bantu Sembako

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Angin kencang yang melanda Kota Kupang disikapi serius oleh Wali Kota Kupang Doktor Jefri Riwu Kore, beserta jajarannya. Data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, terdapat 62 rumah warga yang terdampak angin kencang. Wali Kota didampingi sejumlah Tim Tagana dari Dinas Sosial Kota Kupang menyerahkan sembako […]

  • Angkasapura dan RSUP Ngoerah Bali Apresiasi Kerja PLN

    Angkasapura dan RSUP Ngoerah Bali Apresiasi Kerja PLN

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Listrik di Bali mulai terganggu lalu padam bermula pada Jumat, 2 Mei pukul 16.00 WITA ketika saluran kabel listrik bawah laut yang menghubungkan Jawa dan Bali alami gangguan.   Bali | Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengunjungi langsung sejumlah fasilitas publik untuk memastikan operasional layanan tetap berjalan lancar pasca gangguan kelistrikan di Bali yang terjadi […]

expand_less