Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Tenaga Kesehatan Jadi Pihak Pertama Penerima Vaksinasi Covid-19

Tenaga Kesehatan Jadi Pihak Pertama Penerima Vaksinasi Covid-19

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 31 Des 2020
  • visibility 119
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah telah menetapkan tahapan-tahapan terkait program vaksinasi Covid-19 yang akan diberikan gratis bagi seluruh masyarakat. Rencana tahapan tersebut sebelumnya telah dikonsultasikan dengan Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) atau badan independen yang memberikan saran kepada menteri kesehatan terkait program vaksinasi di Indonesia.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan bahwa tenaga kesehatan akan menjadi pihak pertama yang berada dalam tahapan vaksinasi tersebut. Hal itu disampaikannya melalui keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, pada Selasa, 29 Desember 2020.

“Tahap yang pertama akan dilakukan ialah vaksinasi ke tenaga kesehatan (nakes). Di Indonesia ini ada 1,3 juta orang di 34 provinsi. Tahap kedua kita akan berikan ke public workers, ini sekitar 17,4 juta orang. Kemudian tahap selanjutnya adalah masyarakat lansia di atas 60 tahun yang jumlahnya 21,5 juta orang. Sesudah itu, nanti masyarakat normal akan mulai divaksinasi,” ucapnya.

Sebagai perbandingan, setiap negara tentu memiliki tahapan vaksinasi yang berbeda-beda. Namun, satu hal yang sama adalah menempatkan tenaga kesehatan sebagai yang utama dan pertama dalam menerima vaksin Covid-19 ini.

“Ini (nakes) adalah garda terdepan dalam pandemi krisis Covid-19. Jadi apa yang kita lakukan pertama kali konsisten dengan yang dilakukan di Amerika dan semua negara bahwa tenaga kesehatan merupakan prioritas pertama yang akan kita vaksinasi,” kata Budi.

Namun, pemerintah memastikan bahwa pemberian vaksin bagi tenaga kesehatan ini hanya akan dilakukan apabila telah mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pemerintah berpegangan penuh pada data-data sains untuk memastikan keamanan dari vaksin Covid-19.

Menkes juga menerangkan bahwa selama ini BPOM telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, juga berbicara dengan otoritas di sejumlah negara seperti Turki, Brazil, dan Tiongkok terkait dengan uji klinis vaksin dari Sinovac yang merupakan salah satu penyedia vaksin Covid-19 di Indonesia sehingga BPOM dinilai dapat mengambil keputusan yang independen berdasarkan data-data sains.

“Arahan Bapak Presiden mohon juga dilakukannya bertahap dan hati-hati. Bapak Presiden sampaikan bahwa beliau sangat sayang kepada tenaga kesehatan ini. Jadi walaupun katanya bisa dilakukan cepat coba dilakukan secara bertahap dan hati-hati,” imbuh Menkes.(*)

Sumber berita dan foto (*/BPMI Setpres)

Editor (+roni banase)

Foto utama oleh bbc.com

 

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berolahraga di Istana Bogor, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan

    Berolahraga di Istana Bogor, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk terus menjaga kesehatan, terutama di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Dengan berolahraga, diharapkan imunitas tubuh pun bisa meningkat. “Kita harapkan dengan berolahraga imunitas menjadi lebih meningkat, kesehatan menjadi lebih baik. Saya mengajak masyarakat untuk berolahraga dan meningkatkan kesehatan serta imunitas kita,” ujar Presiden di […]

  • Alot! RUPS Era Gubernur Laka Lena, Hingga Malam Belum Tuntas

    Alot! RUPS Era Gubernur Laka Lena, Hingga Malam Belum Tuntas

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    RUPS yang dihelat pada Rabu siang, 14 Mei 2025 pukul 13:00 Wita bergeser waktu pada pukul 17:00 Wita. Hingga pukul 21:10 Wita belum juga kelar. Tampak para awak media setia menanti hasil RUPS yang bakal diumumkan langsung oleh Gubernur Laka Lena.   Kupang | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2025—2030, Melki Laka Lena selaku […]

  • 7 Juta Raib, Lius Berek Bakal Laporkan Alfons Lete ke Polsek Tasbar

    7 Juta Raib, Lius Berek Bakal Laporkan Alfons Lete ke Polsek Tasbar

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 1Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Basilius Berek alias Lius Berek, warga Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); bakal melaporkan Alfonsius Lete, warga Kecamatan Raimanuk ke Polsek Tasifeto Barat atas dugaan tindak pidana penipuan. Lius Berek yang kesehariannya bekerja sebagai tukang ojek merasa telah ditipu oleh Alfons Lete. Dugaan penipuan yang […]

  • Gubernur Viktor: “Kita Harus Bisa Melayani Publik Lebih Hebat Lagi“

    Gubernur Viktor: “Kita Harus Bisa Melayani Publik Lebih Hebat Lagi“

    • calendar_month Sen, 1 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id– “Dalam membangun hubungan kerja baik struktural maupun sosial, kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan. Kita harus bisa melayani publik lebih hebat lagi,” tegas Gubernur 1 NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman depan Gedung Sasando, Senin/1 Oktober 2018. Gubernur Viktor Bungtilu juga mengajak Aparatur […]

  • Karo Humas Pemprov NTT : Tidak Ada Instruksi Gubernur untuk Tutup Pasar!

    Karo Humas Pemprov NTT : Tidak Ada Instruksi Gubernur untuk Tutup Pasar!

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Merebaknya kabar bohong (hoaks) tentang instruksi Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) untuk menutup pasar di Provinsi NTT terkait antisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19 dibantah Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si. “Kita memahami bahwa dampak sosial dan ekonomi dari penyebaran Virus Corona sangat […]

  • Usai Diskon Listrik, Prabowo Luncurkan Medical Check Up Gratis

    Usai Diskon Listrik, Prabowo Luncurkan Medical Check Up Gratis

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Dilansir laman resmi Kementerian Kesehatan, program pemeriksaan kesehatan gratis atau medical check up ini berbeda dari skrining Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mencakup 14 jenis penyakit.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto bakal memberikan pemeriksaan kesehatan (medical check up) gratis bagi masyarakat yang sedang berulang tahun. Pemerintah pun mengucurkan anggaran negara tahun 2025 sebesar Rp3,2 […]

expand_less