Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Wali Kota Kupang Pinta Warga Tak Terprovokasi Aksi Bom Makassar

Wali Kota Kupang Pinta Warga Tak Terprovokasi Aksi Bom Makassar

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
  • visibility 183
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore menanggapi peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di depan gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu pagi, 28 Maret 2021 dan mengutuk keras aksi yang tidak berperikemanusiaan tersebut. Menurutnya, aksi terorisme tersebut hanya ingin memecah belah dan mengadu domba sesama anak bangsa. Apalagi peristiwa ini terjadi di tengah persiapan Umat Kristiani merayakan Jumat Agung dan Paskah.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/03/28/perintah-kapolri-usut-tuntas-jokowi-kutuk-terorisme-di-katedral-makassar/

Wali Kota Kupang mengimbau seluruh warga Kota Kupang tidak terprovokasi dengan aksi keji tersebut. Ia juga berharap warga tidak menyebar informasi yang tidak benar dan hoaks terkait peristiwa tersebut karena hanya mengeruhkan suasana kebatinan masyarakat. “Mari kita cerdas menggunakan media sosial dengan tidak menyebar hoax dan berita-berita yang tidak benar. Mari kita sebar optimisme. Jangan sebar rasa takut,” pintanya.

Ia pun meminta warga Kota Kupang untuk terus mendoakan para korban yang dirawat di rumah sakit akibat bom tersebut agar segera pulih. Selain itu, juga mendoakan Umat Gereja Katedral Makassar agar tabah menghadapi peristiwa ini. “Mari kita dukung saudara-saudara kita yang mengalami peristiwa ini. Kita doakan agar tetap kuat,” imbaunya.

Ia juga mengimbau semua warga Kota Kupang untuk tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu provokatif. Sebaliknya mempererat persaudaraan dan memupuk toleransi umat beragama yang sudah terjaga dengan baik selama ini. “Kita prihatin dengan peristiwa ini karena melukai batin anak bangsa, tapi mari kita terus bergandeng tangan menjaga kota kita agar tetap aman dalam situasi apa pun,” pinta Wali Kota Jefri.

Ia menandaskan bahwa peristiwa ini sudah di bawah kendali aparat kepolisian. Oleh karena itu, saatnya semua pihak mendukung aparat untuk mengungkap motif di balik peristiwa terorisme ini. “Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk mengungkap motifnya dan tentu memberantas terorisme sampai ke akar-akarnya,” tutup Wali Kota Jefri. (*)

Sumber berita dan foto (*/Prokopim Setda Kota Kupang)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Kupang Siap Jadi Tuan Rumah Pesparani Provinsi dan Nasional 2020

    Kota Kupang Siap Jadi Tuan Rumah Pesparani Provinsi dan Nasional 2020

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Herman Man mengatakan Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) siap menjadi tuan rumah yang baik dan siap menyukseskan Pesparani NTT pada 14—17 Mei 2020 dan Pesparani Nasional pada 28 Oktober—1 November 2020. Pernyataan kesiapan Kota Kupang menjadi tuan rumah event rohani berskala […]

  • “Dualisme Kadin Indonesia” Arsjad Rasjid: Hanya Ada Satu Kadin

    “Dualisme Kadin Indonesia” Arsjad Rasjid: Hanya Ada Satu Kadin

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid menyatakan sikapnya untuk tetap berpegang teguh pada AD/ART Kadin Indonesia yang berlandaskan UU No. 1 Tahun 1987 dan Keputusan Presiden (Keppres) No. 18 Tahun  2022, khususnya dalam memimpin Kadin Indonesia sebagai satu-satunya organisasi wadah bagi dunia usaha. Hal itu disampaikannya untuk menanggapi penyelenggaraan musyawarah nasional luar biasa […]

  • Pelatih Valencia Femenino dan Tiga Anaknya Tewas Tenggelam di Labuan Bajo

    Pelatih Valencia Femenino dan Tiga Anaknya Tewas Tenggelam di Labuan Bajo

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Loading

    KM Putri Sakinah diketahui membawa 11 orang, terdiri dari enam anggota keluarga Fernando Martín, empat kru kapal, dan satu pemandu wisata. Kapal mengalami mati mesin sebelum dihantam gelombang tinggi swell 2—3 meter.   Labuan Bajo | Kapal wisata KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam di sekitar perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, pada […]

  • Tingkatkan Akses dan Partisipasi Perempuan Dalam Pembangunan Ekonomi

    Tingkatkan Akses dan Partisipasi Perempuan Dalam Pembangunan Ekonomi

    • calendar_month Kam, 2 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya,gardaindonesia.id – Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) , Yohana Yembise,Kamis/2 Agustus 2018, memberikan keynote speech dalam acara Voyage to Indonesia’s Seminar on Women’s Participation for Economic Inclusiveness di Surabaya. Seminar ini sebagai bagian dari program Kelompok Bank Dunia – Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional 2018 (AMS 2018), memberikan […]

  • Menelisik Ritual Golo Kowa Hole Sabu Raijua

    Menelisik Ritual Golo Kowa Hole Sabu Raijua

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Loading

    “Bersyukur tahun ini (2022, red) bisa ikut ambil bagian dalam ritual Golo Kowa Hole di tanah leluhur Hawu Mehara (baca Sabu Mesara, red), Semoga Sabu Raijua tetap diberkati dan dijauhkan dari hal buruk, dan tahun berikut tanah ini bisa berikan panen yang melimpah sehingga masyarakat bisa sejahtera,” demikian penggalan status dari Eva Mita Savu di […]

  • Duta Lapas Perempuan Kupang Aktif Layani Keluarga Narapidana

    Duta Lapas Perempuan Kupang Aktif Layani Keluarga Narapidana

    • calendar_month Rab, 2 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Duta Layanan yang bertugas di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kupang selalu menunaikan tanggung jawab mereka dengan memberikan layanan maksimal dengan 5 (lima) S yakni berupa senyum, salam, sapa, sopan, dan santun kepada keluarga para napi atau warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kondisi tersebut, redaksi Garda Indonesia alami saat menyempatkan diri berkunjung pada […]

expand_less