Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tahap Kesembilan, 3,8 Juta Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia

Tahap Kesembilan, 3,8 Juta Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 27 Apr 2021
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Sebanyak 3,852 juta dosis vaksin siap pakai AstraZeneca dari Covax Facility kembali tiba di Indonesia pada Senin, 26 April 2021. Kedatangan vaksin ini merupakan tahap kesembilan sejak 6 Desember 2020. Pesawat Emirates yang membawa vaksin tersebut memiliki nomor penerbangan EK-9258 dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, sekira pukul 18.26 WIB.

“Alhamdulillah dengan mengucap puji syukur kepada Allah, pada malam hari ini Indonesia menerima batch kedua vaksin dari jalur multilateral yaitu dari Covax Facility berupa vaksin jadi AstraZeneca sebesar 3,852 juta dosis,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangannya di lokasi kedatangan vaksin.

Sebelumnya, pengiriman tahap pertama vaksin multilateral dari Covax Facility telah diterima Indonesia pada tanggal 8 Maret 2021 yaitu sebesar 1,1 juta dosis.

“Indonesia duduk sebagai salah satu co-chairs dalam Covax AMC Engagement Group. Kita prihatin menyaksikan terjadinya gelombang baru di banyak negara dunia serta ditemukannya varian-varian baru di beberapa negara,” jelas Menteri Luar Negeri.

Menurut Retno, pemerintah melihat kebutuhan dunia akan vaksin semakin meningkat dan terjadinya perlambatan pengiriman vaksin di seluruh dunia sehingga mengharuskan pemerintah Indonesia bekerja lebih keras agar ketersediaan vaksin yang aman bagi rakyat Indonesia dapat tercukupi.

“Kita terus berupaya agar program vaksinasi nasional dapat terus berjalan. Siang dan malam kita terus melakukan diplomasi agar kebutuhan vaksin kita tercukupi,” tuturnya.

Untuk diketahui, vaksin AstraZeneca telah masuk ke dalam emergency use listing (EUL) atau daftar penggunaan darurat WHO sejak 15 Februari 2021. Terdaftarnya vaksin tersebut di EUL WHO memungkinkan penggunaan darurat dan distribusi global melalui Covax.

EUL WHO itu melibatkan penilaian yang ketat terhadap data uji klinis fase II dan fase III akhir serta data-data lainnya yang substansial untuk memastikan keamanan, kualitas, dan kemanjuran vaksin.(*)

Sumber berita dan foto (*/BPMI Setpres)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Murid SD Kaniti Kupang Bahagia Dapat Sepatu dari Wapres Gibran

    Murid SD Kaniti Kupang Bahagia Dapat Sepatu dari Wapres Gibran

    • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Silsitri A. Sina, guru di sekolah dasar Inpres Kaniti menuturkan, para siswa sangat bahagia saat Wapres menyapa dan menyerahkan paket perlengkapan sekolah kepada anak-anak.   Kupang | Menunaikan agenda kunjungan kerjanya di Nusa Tenggara Timur (NTT), Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming didampingi Gubernur NTT, Melki Laka Lena; Wakil Gubernur NTT, John Asadoma; Bupati Kupang, Yosef […]

  • Tuntaskan Kasus Maek Bako di Polres Belu, Kasat Reskrim : Butuh Waktu Panjang

    Tuntaskan Kasus Maek Bako di Polres Belu, Kasat Reskrim : Butuh Waktu Panjang

    • calendar_month Ming, 10 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Wira Satria Yudha menyebutkan, untuk kasus tindak pidana korupsi seperti Maek Bako membutuhkan waktu yang tidak singkat. Pasalnya, penyelidikan terhadap kasus korupsi itu, meliputi penganggaran, proses tender hingga pelaksanaan. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/12/18/anggota-dprd-belu-desak-polres-proses-kasus-maek-bako-sanitasi-covid-19/ “Proses penyelidikannya ini, lebih panjang daripada kasus–kasus yang lain”, ujar Kasat Reskrim kepada […]

  • Gubernur Viktor Ajak Bebaskan NTT dari Buta Aksara

    Gubernur Viktor Ajak Bebaskan NTT dari Buta Aksara

    • calendar_month Kam, 11 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba Barat-NTT,gardaindonesia.id–“Di NTT, jumlah penduduk buta aksara kita sebesar 5,15 persen atau sebanyak 151.546 jiwa. Angka ini menurun signifikan jika dibandingkan data tahun 2015 yang mencapai 7,27 persen penduduk,“ Jelas Asisten III Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Ir.Stefanus Ratoe Oedjoe, mewakili Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat pembukaan peringatan Hari Aksara Internasioal (HAI) ke-53 yang bertempat […]

  • Mufti Mubarok Jadi Komisioner BPKN, IMO-Indonesia Ucap Selamat

    Mufti Mubarok Jadi Komisioner BPKN, IMO-Indonesia Ucap Selamat

    • calendar_month Sab, 9 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 233
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ikatan Media Online (IMO) Indonesia mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. M. Mufti Mubarok atas pengesahan DPR RI dalam fit & proper test, sebagai Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI periode ke-2. “Mewakili seluruh pengurus dan anggota IMO-Indonesia, kami ucapkan selamat atas ditetapkannya pak Mufti Mubarok sebagai salah satu […]

  • Kecelakaan Mudik Lebaran 2022 Turun Dibandingkan Tahun 2021

    Kecelakaan Mudik Lebaran 2022 Turun Dibandingkan Tahun 2021

    • calendar_month Rab, 4 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Posko Operasi Ketupat tahun 2022 melaporkan bahwa terjadi 51 kecelakaan di Jalan Tol sepanjang musim arus mudik Lebaran 2022. Angka itu rekapitulasi mulai 23 April hingga 2 Mei 2022. “Sementara kecelakaan di jalan non-tol terjadi sebanyak 2.894 kejadian,” urai Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, pada Selasa, 3 Mei 2022. Jika […]

  • Badai Seroja di NTT Berpotensi Tahan Laju Pertumbuhan Ekonomi

    Badai Seroja di NTT Berpotensi Tahan Laju Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Sen, 12 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur tetap beroperasi normal pasca-Badai Seroja yang menerjang Kota Kupang dan sekitarnya pada Senin dini hari, 5 April 2021. Kantor Bl Nusa Tenggara Timur tetap memberikan layanan operasional kas dan kegiatan operasional Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI). Selanjutnya, BI Provinsi NTT akan terus memantau […]

expand_less