Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Listrik di Pulau Sabu Nyala, PLN Tempuh Waktu 10 Jam dan Tak Kenal Lelah

Listrik di Pulau Sabu Nyala, PLN Tempuh Waktu 10 Jam dan Tak Kenal Lelah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 2 Mei 2021
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

Loading

Sabu Raijua, Garda Indonesia | Perjuangan memulihkan listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT) usai badai Seroja sudah hampir tuntas. Dari sekitar 4.000 gardu terdampak dan rusak, kini tersisa kurang dari 7 gardu yang masih padam karena berada di pulau terpencil. Walau kondisi geografis yang menantang, akses yang sulit dan peralatan yang terbatas, tidak menghalangi petugas PLN untuk terus bekerja keras agar seluruh gardu bisa segera pulih.

Supervisor Kantor Jaga Sabu Raijua atau komandan tim teknis yang ditugaskan oleh PLN untuk memperbaiki jaringan listrik di Pulau Sabu dan Raijua, Oscarlian Ratu (33) mengisahkan Badai Seroja telah membuat banyak pohon besar tumbang sehingga menghalangi akses jalan.

Di awal tugas, tim inspeksi harus melintasi pepohonan yang tumbang untuk menemukan titik-titik jaringan yang rusak. Oscar bersama tim mendapati jaringan listrik di Pulau Raijua juga tidak dapat beroperasi karena rumah pembangkitan mengalami kerusakan, serta beberapa tiang patah dan ambruk sementara perlengkapan dan material perbaikannya tidak ada.

“Ditambah lagi kendala belum beroperasinya jaringan telekomunikasi di Sabu saat itu sungguh menyulitkan tim teknis untuk berkoordinasi satu sama lain, serta melaporkan kebutuhan peralatan dan material ke Kupang,” cerita Oscar.

Tim PLN memulihkan listrik di malam hari

Di sisi lain, lanjut dia, pelabuhan utama Sabu yaitu di Pelabuhan Seba (Sabu Barat) juga mengalami kerusakan di mana salah satu kapal penumpang menabrak jalur sandaran Kapal Ferry dan karam sehingga transportasi laut sebagai transportasi utama Pulau Sabu belum beroperasi sama sekali hingga dua minggu setelah bencana.

Oscar bersama timnya turun dengan kekuatan penuh membuka akses jalan menuju lokasi-lokasi prioritas menyalakan listrik. Berjuang selama 3 (tiga) hari dengan menggunakan gergaji mesin untuk memotong pohon yang tumbang memalang jalan. “Ini satu-satunya gergaji mesin kami yang digunakan untuk menembus akses jalan di Pulau ini untuk memperbaiki jaringan listrik. Cukup berat, namun itu adalah tugas kami untuk segera memulihkan listrik di sini,” ungkapnya.

Selanjutnya, beberapa pria lengkap dengan pakaian pengaman itu bersama warga memperbaiki 4 (empat) tiang tegangan menengah yang roboh ke sisi jalan. Mereka bergantian menggali dan menegakkan kembali tiang yang terdampak badai.

Sekiranya ada 60 titik tiang berukuran 12 meter di penyulang yang ambruk mencium tanah, menyebabkan kabel menjuntai tak beraturan dan menghalangi akses jalan warga Sabu Liae.

Selain itu, imbuh Oscar, juga terdapat 30 titik tiang Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 11 meter yang patah dan miring, serta 2 gardu yang hancur akibat diterpa Badai Tropis Seroja.

Tiang listrik miring dan roboh, diperbaiki tim PLN

Satu-satunya jalan untuk menuntaskan permasalahan kerusakan jaringan dan gardu tersebut adalah dengan mempersiapkan crane dan material perbaikan yang dikirim dari Kota Kupang, menempuh perjalanan minimal 10 jam perjalanan laut ke Sabu Raijua.

Dengan keterbatasan peralatan dan material, Oscar dan tim berjuang memulihkan listrik di Pulau Sabu. “Prioritas pertama kami adalah menyalakan pangkal-pangkal penyulang khususnya yang mendukung fasilitas umum seperti Kantor Bupati, Rumah Sakit, tower-tower telekomunikasi, dan transaksi perbankan,” tuturnya.

Hingga Sabtu, 1 Mei 2021, Oscar dan tim mendapat bantuan crane tambahan untuk pemulihan listrik Pulau Sabu. Perjuangan Oscar dan tim membuahkan hasil.  Tercatat hingga kini, PLN Sabu sudah berhasil memulihkan 74 gardu dari total 75 gardu di Pulau Sabu dan sekitar 7.200 pelanggan sudah menikmati listrik kembali.

Sementara itu, kondisi Kelistrikan di seluruh wilayah NTT hingga Minggu, 2 Mei 2021 pukul 12.00 WITA sudah mencapai 99,82%. PLN sudah berhasil memulihkan 3.995 gardu dan listrik 635.152 pelanggan sudah menyala. (*)

Sumber berita dan foto (*/ Humas PLN UIW NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Guru 2020, Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Seragam

    Hari Guru 2020, Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Seragam

    • calendar_month Kam, 26 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Bertepatan dengan peringatan Hari Guru dan HUT PGRI ke-75, Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore, menyerahkan bantuan pakaian seragam, tas dan buku tulis bagi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) se-Kota Kupang. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada beberapa siswa di SD Inpres Oepoi, pada Rabu, 25 November 2020. Saat penyerahan, Wali […]

  • Aplikasi MANE DOMBE, Kreasi Kabag Hukum Setda Rote Ndao

    Aplikasi MANE DOMBE, Kreasi Kabag Hukum Setda Rote Ndao

    • calendar_month Sab, 4 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Guna mewujudkan efektivitas dan efisiensi pelayanan pembentukan produk hukum daerah dan instrumen hukum serta menunjang transparansi informasi publik khusus bidang hukum, maka Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Rote Ndao, mengkreasikan Aplikasi MANE DOMBE (Manajemen Pelayanan Dokumentasi dan Informasi Hukum Berbasis Elektronik). Aplikasi MANE DOMBE merupakan terobosan baru dari Kepala Bagian […]

  • Kabaharkam Polri Pinta Para Kapolda Antisipasi Gerakan Pasca MRS Ditahan

    Kabaharkam Polri Pinta Para Kapolda Antisipasi Gerakan Pasca MRS Ditahan

    • calendar_month Sen, 14 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sejumlah aksi protes terhadap kepolisian terjadi menyusul Muhammad Rizieq Shihab (MRS) ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya. Di antaranya pelemparan bom molotov di Polda Sulawesi Selatan, dan massa pendukung Rizieq Shihab menyerbu Polres Ciamis pada Minggu, 13 Desember 2020. Atas adanya gerakan massa itu, Kabaharkam Polri, Komjen Pol […]

  • Penguatan Peran Humas Kumham NTT di Era Digital

    Penguatan Peran Humas Kumham NTT di Era Digital

    • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rumah Detensi Imigrasi Kupang (Rudenim) menghelat penguatan kehumasan mengusung tema “Peran Humas di Era Digital” yang dilaksanakan secara luring maupun daring pada Senin, 31 Oktober 2022 di Hotel Neo Aston Kupang. Hadir Pejabat Divisi Keimigrasian, Rudenim Kupang, Tim Humas Kumham NTT, Tim Humas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang. Sementara secara […]

  • Pasal Karet UU ITE, Mahfud MD: Jangan Alergi Terhadap Perubahan

    Pasal Karet UU ITE, Mahfud MD: Jangan Alergi Terhadap Perubahan

    • calendar_month Jum, 26 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menko Polhukam Mahfud MD, mengatakan bahwa hukum adalah produk resultante, dari perkembangan situasi politik, sosial ekonomi hingga hukum. Oleh karena itu jangan alergi terhadap perubahan, karena hukum bisa berubah sesuai dengan perubahan masyarakatnya. “Pemerintah tengah mempertimbangkan untuk membuat resultante atau kesepakatan baru terkait  kontroversi di dalam UU ITE. Hal tersebut bisa  […]

  • Teknologi Geocaching, Upaya Mendongkrak Wisata Sejarah Bung Karno di Ende

    Teknologi Geocaching, Upaya Mendongkrak Wisata Sejarah Bung Karno di Ende

    • calendar_month Kam, 6 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    “Aku Melihat Indonesia” Puisi Bung Karno Denpasar, gardaindonesia.id | Setiap daerah pasti memiliki sejarah yang memiliki arti penting hingga saat ini. Sejarah merupakan tolok ukur yang dapat mengkaji segala hal, baik yang sudah terjadi beberapa masa lampau maupun memprediksi masa yang akan datang. Dengan adanya sejarah, maka bangunan atau peristiwa tertentu dapat diketahui asal-muasalnya. Sangatlah […]

expand_less