Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Wabup Belu Perintah Camat dan Lurah Pastikan Warga Miliki Data Identitas

Wabup Belu Perintah Camat dan Lurah Pastikan Warga Miliki Data Identitas

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 6 Jul 2021
  • visibility 136
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. didampingi Penjabat Sekda, Frans Manafe, S.Pi., menginstruksikan kepada para Camat dan Lurah se–Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk proaktif melakukan pendataan identitas warganya di wilayah masing–masing, dengan membangun komunikasi intensif bersama para kepala desa, kepala dusun, ketua RT dan RW.

Demikian arahan Alo Haleserens dalam Rapat Pemutakhiran Data Identitas Kependudukan KTP & KK, KK Miskin dan Penerima Bantuan Sosial (Bansos) di aula lantai I Kantor Bupati Belu pada Selasa, 6 Juli 2021.

Wakil Bupati menekankan “Belu Satu Data” sangat penting berkaitan dengan program pengobatan gratis yang direncanakan akan diluncurkan pada Agustus 2021. “Camat dan lurah yang warganya tidak memiliki data identitas KTP dan KK, maka ketika berobat, biaya pengobatannya ditanggung oleh camat, lurah dan kepala desa,” tegasnya.

Disaksikan Garda Indonesia, laporan data kependudukan yang disampaikan oleh setiap camat dan lurah, ternyata masih terdapat banyak data identitas warga yang belum tuntas. Karena itu, Wakil Bupati memerintahkan para camat dan lurah turun langsung ke setiap wilayah RT dan RW guna menjemput dan mengambil data. “Jangan hanya tunggu di tempat. Pergi dan jemput data kependudukan dari setiap warga yang belum memiliki KTP dan KK. Bila diperlukan, bantu urus, jemput dan bawa mereka langsung ke Disdukcapil,” sebut Alo Haleserens.

Penjabat Sekda Belu, Frans Manafe, S.Pi. menambahkan, untuk penanganan warga miskin lintas sektor Kabupaten Belu, diperlukan data valid jumlah KK dan jiwa miskin. “Persoalannya bagaimana kita mendapatkan data secara akurat tentang jumlah KK dan jiwa miskin by name, by address dari setiap kecamatan untuk memperlancar proses pembangunan. Diharapkan setiap camat dan lurah turun langsung ke tengah masyarakat bekerja bersama para kepala dusun, ketua RW dan RT,” pinta Frans Manafe. (*)

Penulis + foto: (*/ Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Gerakan Tengok Tetangga’ Aksi Perdiknas Denpasar Bantu Warga Saat Covid-19

    ‘Gerakan Tengok Tetangga’ Aksi Perdiknas Denpasar Bantu Warga Saat Covid-19

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Perkumpulan Pendidikan Nasional Denpasar (Perdiknas) Peduli Covid-19, hadir di tengah masyarakat untuk membantu meringankan beban warga saat pandemi Covid-19, dengan membagikan 300 nasi gratis siap santap pada setiap Selasa dan Jumat. Kegiatan tersebut sebagai program  Perdiknas Denpasar membantu masyarakat di tengah pandemi virus corona dengan tema “Gerakan Tengok Tetangga”, bertempat di […]

  • Pesona Bunaken Surga Bawah Laut dengan Terumbu Karang Spektakuler

    Pesona Bunaken Surga Bawah Laut dengan Terumbu Karang Spektakuler

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Loading

    Keunikan Bunaken terletak pada terumbu karangnya yang sehat, ribuan spesies ikan, serta keberadaan dinding-dinding karang vertikal yang indah dan menakjubkan itu.   Sulawesi | Indonesia, sebagai negara kepulauan, menyimpan kekayaan alam bawah laut yang luar biasa. Salah satu destinasi yang menakjubkan yakni Bunaken. Kecantikan alam bawah laut pulau yang satu ini selalu membuat wisatawan dari […]

  • Grand Final Putri Pariwisata NTT 2019–Perempuan Harus Aktif Promosi Pariwisata

    Grand Final Putri Pariwisata NTT 2019–Perempuan Harus Aktif Promosi Pariwisata

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kaum perempuan perlu terus mendayagunakan potensi serta sumber daya untuk turut mempromosikan dan mengembangkan pariwisata. Harus bangkit dan berprestasi. Bukan hanya cantik dan menarik melainkan harus punya intetektual tingggi, kecerdasan emosional serta spiritual dan sikap dan perilaku yang baik Hal tersebut dikatakan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat melalui sambutannya yang disampaikan […]

  • Budidaya Cacing LR, Upaya Pemkot Kupang Dongkrak Ekonomi Pemulung

    Budidaya Cacing LR, Upaya Pemkot Kupang Dongkrak Ekonomi Pemulung

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Kota Kupang, melalui Tim Penggerak (TP) PKK, melakukan panen perdana cacing Lumbricus Rubellus (LR), yang dibudidayakan oleh masyarakat di kampung pemulung ‘Aku Ada’, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, pada Selasa, 22 Oktober 2019. Ketua Pokja 3, PKK Kota Kupang, Henny Lukas menyampaikan bahwa program tersebut merupakan program utama […]

  • BPS: “Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) NTT 2017 Turun 6,98 persen“

    BPS: “Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) NTT 2017 Turun 6,98 persen“

    • calendar_month Sen, 3 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id– Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) merupakan indikator komposit/gabungan yang menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia. Tingkat capaiannya diukur berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan tiga aspek demokrasi, yaitu: Kebebasan Sipil (Civil Liberty), Hak-Hak Politik (Political Rights), dan Lembaga-Lembaga Demokrasi (Institution of Democracy). Adapun metodologi penghitungan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) menggunakan 4 sumber data, yaitu : (1) […]

  • Oknum Pegawai Bank Pemerintah di NTT Cabuli 8 Anak Laki-laki

    Oknum Pegawai Bank Pemerintah di NTT Cabuli 8 Anak Laki-laki

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Loading

    Masyarakat diimbau waspada menjaga anaknya supaya terhindar dari kejahatan pedofilia, apalagi sesama jenis yang semakin marak di NTT.   Larantuka | Aksi bejat diduga dilakukan oleh seorang oknum pegawai bank pemerintah di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Oknum pegawai bank tersebut dikenal berinisial AR diduga mencabuli 8 (delapan) anak laki-laki. Masyarakat diimbau waspada […]

expand_less