Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » ‘Hacker Data’ Sasar 10 Kementerian Jadi Atensi Polri

‘Hacker Data’ Sasar 10 Kementerian Jadi Atensi Polri

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 14 Sep 2021
  • visibility 161
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Polri akan berkoordinasi dengan sejumlah Kementerian atau Lembaga yang dikabarkan mengalami peretasan atau upaya pembobolan jaringan internal oleh hacker dari China.

Diketahui, upaya peretasan itu sekiranya menyasar pada 10 kementerian dan lembaga Pemerintah Indonesia, termasuk Badan Intelijen Negara (BIN). Hal itu, dilaporkan oleh peneliti keamanan internet The Record, Insikt Group.

“Ya dikoordinasikan ke kementerian tersebut,” kata Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono, pada Senin, 13 September 2021.

Namun demikian, Argo belum dapat menuturkan lebih lanjut mengenai langkah-langkah kepolisian isu peretasan tersebut. Dia pun menjelaskan bahwa sejauh ini komunikasi tersebut masih dilakukan dengan sejumlah lembaga terkait.

Sehingga, kata dia, pihaknya juga belum membuka penyelidikan untuk melakukan upaya lebih lanjut dalam hal penegakan hukum dalam menyikapi permasalahan tersebut.

“(Masih) Dikoordinasikan,” jelas dia.

Seperti dilansir The Record pada Jumat, 10 September 2021, upaya peretasan itu disebut ditemukan pertama kali pada April 2021 oleh peneliti Inskit. Kala itu, mereka tengah mendeteksi server pengendali dan control malwarre PlugX yang dioperasikan Mustang Pandang.

Dalam temuannya, server tersebut ternyata berkomunikasi dengan beberapa host dalam jaringan pemerintah Indonesia. Mereka kemudian mengklaim bahwa telah memberi tahu temuan itu kepada pemerintah Indonesia pada Juni dan Juli 2021, namun tak direspons.

Peneliti Inskit juga belum mengetahui secara jelas mengenai metode ataupun target dari peretasan tersebut. Namun, peretasan tersebut dikaitkan dengan upaya spionase Tiongkok dalam menghadapi situasi yang menghangat di Laut China Selatan.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Dave Laksono menilai institusi negara di Indonesia telah ditelanjangi imbas banyaknya kelemahan-kelemahan yang terjadi sehingga mudah diretas oleh peretas atau hacker dari negara lain.

Dave menegaskan bahwa pemerintah butuh keseriusan lebih jauh lagi untuk membenahi persoalan peretasan ini. Terlebih lagi, dugaan peretasan ini menyerang lembaga yang memegang rahasia negara seperti BIN.

“Kalau institusi-institusi itu aja gak aman bisa di hack. Gimana dengan yang lain? Buktinya kemarin BPJS bobol, Kemenkes bobol,” kata dia.(*)

Sumber dan foto (*/Humas Polri)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank NTT di Sumba Tengah Diresmikan Jadi Bank NTT Waibakul

    Bank NTT di Sumba Tengah Diresmikan Jadi Bank NTT Waibakul

    • calendar_month Sab, 26 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Waibakul, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (OJK NTT) menyetujui perubahan nama Bank NTT Bank NTT Cabang Anakalang menjadi Bank NTT Waibakul. Perubahan nama tersebut sesuai administrasi OJK berupa surat OJK Provinsi NTT Nomor 59 Tahun 2023 tanggal 21 Agustus 2023. Demikian dijelaskan Direktur Teknologi Informasi (TI) dan Operasional Bank NTT, […]

  • Bank NTT Serah CSR Tong Sampah 65 Juta

    Bank NTT Serah CSR Tong Sampah 65 Juta

    • calendar_month Jum, 17 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pada momentum Valentine Day, Bank NTT melalui Kantor Cabang Utama (KCU) Kupang menyerahkan corporate social responsibility (CSR) berupa 52 buah tempat sampah senilai Rp. 65 juta. Penyerahan di halaman depan Puskesmas Oebobo, Jalan Palapa, Kelurahan Oebobo-Kupang. Bantuan ini diserahkan oleh Direktur TI dan Operasional Bank NTT, Hilarius Minggu kepada Penjabat Wali […]

  • TUKAR UANG BARU! BI NTT Sedia 2,48 Triliun Pecahan 1.000—50.000

    TUKAR UANG BARU! BI NTT Sedia 2,48 Triliun Pecahan 1.000—50.000

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (BI NTT) melakukan peluncuran atau kick off “Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi)” pada Senin pagi, 18 Maret 2024. Adapun Serambi dicanangkan Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan uang Rupiah dan layanan kas kepada masyarakat pada momentum Ramadan dan Idul Fitri. Kepala […]

  • Ribuan Kader NasDem Ngada Unjuk Kemenangan SIAGA

    Ribuan Kader NasDem Ngada Unjuk Kemenangan SIAGA

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Loading

    Ngada | Sebanyak 1.150 kader Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Ngada mengikuti konsolidasi internal pemenangan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 pada Rabu, 16 Oktober 2024. Konsolidasi internal ini dipimpin langsung Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu DPP Partai NasDem Wilayah Nusa Tenggara yang meliputi Bali, NTB dan NTT, Julie Sutrisno Laiskodat. Hadir […]

  • Lihat Ruang Isolasi Covid-19 di RS SK Lerik, Wali Kota Jefri Pinta Warga Waspada

    Lihat Ruang Isolasi Covid-19 di RS SK Lerik, Wali Kota Jefri Pinta Warga Waspada

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, M.M., M.H. mengimbau warga kota untuk mendukung pemerintah melawan penyebaran virus ini dengan cara menjaga kesehatan diri dan menjaga jarak dengan sesama atau (Physical Distancing) dan mengurangi aktivitas atau pertemuan-pertemuan yang tidak perlu (Social Distancing). Selain itu, pinta Wali Kota Jefri (sapaan […]

  • Menuju Dewan HAM PBB, Pigai : Saya Tak Butuh Buzzer Untuk Taklukkan Dunia

    Menuju Dewan HAM PBB, Pigai : Saya Tak Butuh Buzzer Untuk Taklukkan Dunia

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Loading

    Pigai berharap Indonesia resmi ditetapkan sebagai Presiden Dewan HAM PBB 2026 pada pekan kedua Januari mendatang.   Jakarta | Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menegaskan dirinya tidak membutuhkan buzzer atau pendengung untuk menaklukkan dunia. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Indonesia mencatat kemenangan penting dalam pemungutan suara Asia Pacific Group di Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan […]

expand_less