Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Sektor UMKM “Tak Pernah Mati” dalam Pertumbuhan Ekonomi

Sektor UMKM “Tak Pernah Mati” dalam Pertumbuhan Ekonomi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
  • visibility 119
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Selain pertanian, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang tidak pernah mati dalam pertumbuhan ekonomi, yang mana dapat memberikan kontribusi  besar di tengah pandemi Covid–19.

Demikian, awal sambutan Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM saat membuka kegiatan temu kemitraan UMKM bersama BUMN dan swasta yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopnakertrans) Provinsi NTT bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Belu di Hotel Nusantara II Atambua pada Senin, 20 September 2021.

Dalam upaya peningkatan pemasaran produk dan skala usaha bagi pelaku UMKM di NTT dan mendukung kepariwisataan di Kabupaten Belu, Bupati berharap masyarakat dapat mengubah pola pikir, bahwa bantuan yang diberikan oleh pemerintah kepada UMKM, hanya sebagai stimulus dan harus dianggap sebagai kredit agar tidak disalahgunakan untuk kebutuhan lainnya.

Selain itu, Bupati Taolin menekankan para pelaku UMKM harus memperhatikan kualitas, ciri khas, serta brand dari setiap produk UMKM agar para pelaku UMKM dapat bersaing di pasaran. Ia menuturkan, pemerintah daerah memberikan apresiasi dan pendampingan bagi UMKM untuk meningkatkan usahanya. Pemimpin BUMN/BUMD juga harus memantau dan mendampingi setelah memberikan KUR.

Bupati Taolin juga mengajak para pelaku UMKM untuk menjadi anggota BPJS ketenagakerjaan karena akan sangat membantu saat terjadi kecelakaan kerja, serta memiliki skema yang sangat baik dengan angsuran per bulan Rp.16.000/bulan.

Kepala Dinas Kopnakertrans Provinsi NTT, Silvia R. Pekudjawang, S.P., M.M. mengatakan, kegiatan temu kemitraan yang melibatkan 40 orang pelaku UMKM tersebut dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang metode peningkatan skala usaha beserta risiko – risikonya, sekaligus penyertaan modal salah satunya kredit usaha rakyat (KUR) yang disalurkan oleh himpunan bank pemerintah (Himbara) dan kredit merdeka oleh bank daerah.

Kadis Silvia pun meminta para pelaku UMKM untuk taat pajak dan meng–cover risiko usaha melalui BPJS. “Secara teknis kita akan menggali persoalan apa saja yang mereka alami selama ini sehingga pemerintah bisa memfasilitasi persoalan yang terjadi,” paparnya.

Adapun 3 orang narasumber dalam kegiatan itu yakni, pejabat Diskopnakertrans Provinsi NTT, Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Fridolina M. M. Faturene, A. R., dan perwakilan BPJS wilayah timur, Gery Malelak.

Diketahui, tujuan utama kegiatan dengan sumber anggaran DAK non fisik melalui DPA Diskopnakertrans Provinsi NTT tahun 2021 ini, untuk meningkatkan kualitas usaha UMKM, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM, mempermudah akses permodalan ke bank, dan membangun mitra dengan swasta dan BUMN. (*)

Berita: (*/Kominfobelu – Novita B)

Foto: Anna

Editor: Herminus Halek

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Poltekkes Kemenkes Kupang Edukasi Kelor & Jahe Merah Cegah Covid-19

    Poltekkes Kemenkes Kupang Edukasi Kelor & Jahe Merah Cegah Covid-19

    • calendar_month Sen, 17 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pada 31 Desember 2019, WHO China Country Office melaporkan kasus pneumonia yang tidak diketahui etiologinya di kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. Kemudian pada 7 Januari 2020, didentifikasi pneumonia yang tidak diketahui etiologinya tersebut sebagai jenis baru coronavirus (coronavirus diseas [COVID-19]). Pada tanggal 30 Januari 2020 WHO telah menetapkan sebagai Public Health […]

  • Diduga LVRI Cabang Belu Lakukan Pungli Saat Serahkan SK 100%

    Diduga LVRI Cabang Belu Lakukan Pungli Saat Serahkan SK 100%

    • calendar_month Sen, 9 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Cabang Belu yang berkantor di Km. 16, Desa Bakustulama, kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Propinsi NTT, diduga telah melakukan pungutan liar (pungli) terhadap anggota veteran. Hal ini terungkap ketika salah satu anggota Veteran, Andreas Mali Liku (warga Kecamatan Lamaknen) berhasil memotret proses penyetoran uang kepada seorang […]

  • 1 Syawal 1442 H Jatuh pada 13 Mei 2021, Menag: Patuhi Protokol Kesehatan

    1 Syawal 1442 H Jatuh pada 13 Mei 2021, Menag: Patuhi Protokol Kesehatan

    • calendar_month Rab, 12 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1442 H/2021 M jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021. Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta, pada Selasa, 11 Mei 2021. “Sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1442 H […]

  • PLN UIP Nusra Ajak Media NTT Lihat Lebih Dekat Sistem Kerja PLTU Timor-1

    PLN UIP Nusra Ajak Media NTT Lihat Lebih Dekat Sistem Kerja PLTU Timor-1

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Tim PLN UIP Nusra
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Loading

    Dipaparkan Asmar, PLTU Timor-1 yang mulai beroperasi sejak Juli 2025 dibangun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik di sistem Timor serta menurunkan biaya pokok penyediaan yang sebelumnya masih bergantung pada pembangkit diesel.   Kupang | Guna memperkuat transparansi dan edukasi publik terkait pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama […]

  • Anggota DPRD Belu Sebut Calon Petahana Rampas Ekskavator Umat Paroki Atapupu

    Anggota DPRD Belu Sebut Calon Petahana Rampas Ekskavator Umat Paroki Atapupu

    • calendar_month Ming, 29 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Anggota DPRD Belu periode 2019—2024 dari fraksi NasDem, Edmundus Tita menyebut Calon Petahana, Wilibrodus Lay – JT Ose Luan di era kepemimpinan lima tahun lalu, telah merampas ekskavator milik umat Paroki Stellamaris Atapupu. Hal ini diungkapkannya saat berkampanye paket SEHATI, paket nomor 2, Agustinus Taolin – Aloysius Haleserens di Desa Silawan, […]

  • Ironi Ketertinggalan Pulau Timor

    Ironi Ketertinggalan Pulau Timor

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Muhammad Amir Ma’ruf Presiden Joko Widodo baru-baru ini menerbitkan Perpres Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020—2024, di mana terdapat 62 kabupaten dari 10 provinsi termasuk kategori tersebut. Nahas, 13 kabupaten di Provinsi NTT merupakan daerah tertinggal. Daerah tersebut tersebar di berbagai gugus pulau. Jika dijabarkan, seluruh kabupaten di Pulau Sumba […]

expand_less