Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Percepat Eliminasi Malaria, Dinkes Belu & ‘Stakeholders’ Helat Rakor

Percepat Eliminasi Malaria, Dinkes Belu & ‘Stakeholders’ Helat Rakor

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
  • visibility 152
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna mempercepat eliminasi malaria, Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat rapat koordinasi (rakor) pencegahan dan pengendalian malaria bersama stakeholders di Atambua pada  Rabu, 7 Oktober 2021.

Sesuai data yang dilaporkan panitia penyelenggara dari Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, bahwa hingga September 2021, kasus malaria secara nasional berjumlah 94.610 kasus, Provinsi NTT 2.393 kasus. Sedangkan, Kabupaten Belu terdapat 1 kasus malaria impor dari Papua yang ditemukan di Puskesmas Nualain, Kecamatan Lamaknen Selatan.

Kasus malaria dengan angka Annual Parasite Incidence pada 3 tahun terakhir dengan kisaran, antara lain tahun 2019: 0,24 kasus, tahun 2020: 9,12 kasus, dan tahun 2021: 0,01 kasus. Dengan demikian, Kabupaten Belu saat ini berada pada tahap pra – eliminasi.

Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa malaria termasuk salah satu penyakit infeksi yang dapat menyebabkan kematian.

“Salah satu penyebab kasus malaria adalah mobilitas masyarakat kita. Mobilitas masyarakat sangat berpengaruh. Jadi, perhatikan bahwa mobilitas masyarakat makin tinggi penyakit pun menular makin tinggi,” kata Bupati.

Bupati Belu menuturkan, kasus malaria di NTT secara nasional mencapai 75—80 persen. Kasus malaria sangat berpengaruh terhadap tingkat produktivitas dan kesehatan masyarakat. “Ini tantangan bagi kita. Kita sudah buat SK Bupati dan komitmen dari Pemerintah Provinsi NTT agar tahun 2023 tidak ada lagi kasus malaria. Oleh karena itu, dibutuhkan partisipasi masyarakat,” ungkapnya.

Bupati dr. Agus Taolin mengajak para camat, lurah, stakeholders bersama dengan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar terhindar dari nyamuk malaria.

“Saya pikir sederhana saja. Kita  bersama masyarakat membersihkan jentik–jentik nyamuk malaria dan membersihkan lingkungan sekitar agar terhindar dari demam berdarah,” ajak Bupati.

Turut hadir dalam rakor, Forkopimda Kabupaten Belu dan perwakilan OPD terkait. (*)

Berita: (*/Kominfobelu – Ria)

Foto: Jun

Editor: Herminus Halek

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Neraca Perdagangan Luar Negeri NTT Defisit 30 Juta US Dollar

    Neraca Perdagangan Luar Negeri NTT Defisit 30 Juta US Dollar

    • calendar_month Sen, 3 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Neraca perdagangan luar negeri provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2018 secara kumulatif mengalami defisit sebesar US $ 30.212.590. Besaran defisit ini diperoleh dari perbandingan kumulatif nilai ekspor sebesar US $ 10.238.458 terhadap nilai impor sebesar US $ 40.451.048. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Maritje Pattiwaellapia, menjelaskan ekspor provinsi NTT […]

  • “PERTAMA KALI” Cristiano Ronaldo Kunjungi Kupang

    “PERTAMA KALI” Cristiano Ronaldo Kunjungi Kupang

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Pemain sepakbola profesional Portugal yang bermain di klub Arab Saudi Al-Nassr FC sebagai penyerang dan juga kapten tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo bakal mengunjungi Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan pemain terbaik dunia dan secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa, memenangkan 5 (lima) penghargaan Ballon d’Or[cat. 3] dan […]

  • Politeknik PU Siap Dibuka Tahun 2019 dengan 150 Mahasiswa

    Politeknik PU Siap Dibuka Tahun 2019 dengan 150 Mahasiswa

    • calendar_month Jum, 28 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mendapatkan izin prinsip pendirian Politeknik Pekerjaan Umum (PU) dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Dalam penyelenggaraannya, Kementerian PUPR bekerjasama dengan Universitas Diponegoro. Pendirian Politeknik PU di Semarang, Jawa Tengah, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga konstruksi terampil dalam pembangunan infrastruktur bidang PUPR. Hal […]

  • Retret Dalam Biara Kemiskinan Rakyat

    Retret Dalam Biara Kemiskinan Rakyat

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 2Komentar

    Loading

    Oleh : Marsel Robot, Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Undana Ketika rakyat Nusa Tenggara Timur (NTT) sempoyongan memikul beban kemiskinan sekujur hidupnya sembari diancam oleh pertanyaan paling primitif: “apa hari ini ada makan?” Gubernur Lakalena dan ratusan hulubalangnya malah ugal-ugalan menghabiskan uang 1.6 miliar rupiah dengan menyemburkan diksi begitu suci, retret. Padahal, beberapa hari […]

  • Kalimantan Utara Komitmen Hapus Kekerasan Perempuan & Anak

    Kalimantan Utara Komitmen Hapus Kekerasan Perempuan & Anak

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Kalimantan Utara, gardaindonesia.id – “Kekerasan terhadap perempuan dan anak (KtP/A), serta pelecehan seksual terhadap anak akhir-akhir ini memiliki modus dan karakteristik yang semakin tidak berperikemanusiaan. Kejadian yang disebut “darurat” kekerasan oleh Kepala Negara kita ini dapat menimpa siapa saja termasuk keluarga kita.” Ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise pada saat membuka pelatihan Pengarusutamaan […]

  • KOMPAK NTT Desak KPK Telusuri Kasus Dugaan Korupsi Anita Jacoba Gah

    KOMPAK NTT Desak KPK Telusuri Kasus Dugaan Korupsi Anita Jacoba Gah

    • calendar_month Sab, 15 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Berdasar pada hasil investigasi Pusat Anti Korupsi Undana (PAKU) dan Koalisi Masyarakat Pemberantasan Koruspi Nusa Tenggara Timur (KOMPAK NTT); Dua lembaga ini kembali mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka meminta agar KPK dapat menindaklanjuti dugaan korupsi dana subsidi pendidikan layanan khusus Dinas Pendidikan Provinsi NTT, yang diduga dilakukan anggota DPR RI, Anita […]

expand_less