Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ke DPRD TTS, Warga Desa Tubmonas Tolak Arkilaus Sae Calon Desa 2022

Ke DPRD TTS, Warga Desa Tubmonas Tolak Arkilaus Sae Calon Desa 2022

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 8 Mar 2022
  • visibility 151
  • comment 0 komentar

Loading

SoE, Garda Indonesia | Sejumlah warga Desa Tubmonas, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mendatangi DPRD TTS pada Senin, 7 Maret 2022. Kedatangan masyarakat dengan maksud meminta agar Arkilaus Sae tidak mencalonkan diri dalam Pilkades 2022 lantaran terdapat sejumlah persoalan di Desa Tubmonas selama masa kepemimpinannya.

Habel Asbanu, mantan ketua TPBJ tahun 2020 menyatakan bahwa sampai saat ini honor mereka belum dibayar oleh kades, termasuk upah tukang yang mengerjakan gedung PAUD tahun 2019 yang mengakibatkan gedung PAUD tersebut belum bisa dimanfaatkan.

”Gedung PAUD dibangun dari 2019 hingga saat ini belum dimanfaatkan karena tukang tidak mau kasih kunci soalnya upah tak kunjung dibayar,” ungkap Habel saat bertemu Sekretaris Komisi I DPRD TTS, Lusi Tusalakh, anggota komisi I, Ratna Tali Dodo dan Jorang Fahik serta Melkianus Yosep Nenoliu, Kabid Pemerintah Desa, Dinas PMD Kabupaten TTS di ruang Banggar DPRD TTS.

Lebih lanjut Habel juga mengadukan beberapa pekerjaan fisik tahun 2021 yang hingga kini tak tuntas, seperti pekerjaan dua unit riol (saluran pembuangan air, red), jalan cross way dan pekerjaan jalan rabat beton.

”Ada beberapa pekerjaan yang tidak tuntas karena kades kasih turun bahan bangunan tidak lengkap. Masih banyak yang kurang,” ujarnya.

Habel yang didampingi 8 (delapan) warga lainnya meminta agar Arkelaus tidak lagi maju dalam pesta pilkades. ”Kami minta agar dia tidak maju lagi. Ini orang urus desa tidak betul. Mana uang dana desa dia kelola sendiri. Dia juga ada temuan dan ada kasus hukum di Polres,” terangnya.

Menyikapi pengaduan warga tersebut Sekretaris Komisi I, Lusi Tusalakh mengatakan, komisi I akan mengagendakan untuk turun ke Desa Tubmonas guna menyikapi pengaduan itu. ”Nanti kita agendakan untuk turun ke desa. Kita akan lihat bagaimana pekerjaan fisik dana desa sekaligus mendapatkan klarifikasi dari pak desa,” terangnya.

Terkait permintaan masyarakat yang menghendaki agar Arkelaus tidak maju calon kades, Melkianus Yosep Nenoliu, Kabid Pemerintah Desa menjelaskan, sebagai petahana, Arkelaus harus melengkapi 17 (tujuh belas) syarat wajib untuk mendaftar sebagai calon kepala desa. Salah satu syaratnya, yaitu mengantongi surat bebas temuan dari inspektorat.

”Soal dugaan temuan yang disampaikan masyarakat, nanti ada audit dari inspektorat sebelum mengeluarkan surat bebas temuan untuk petahana. Kalau tidak ada surat itu, petahana tidak akan lolos verifikasi berkas pendaftaran calon kades,” jelasnya.

Kepala desa Tubmonas Arkilaus Sae saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait honor TPBJ mengatakan bahwa honor TPBJ tahun 2020 sudah dibayar. Sementara, upah tukang PAUD, Arkilaus mengatakan bahwa belum dibayar lantaran para tukang tidak bekerja, dan pekerjaan belum selesai sampai sekarang.

Lebih lanjut kades mengaku bahwa dua unit riol dan rabat beton yang belum selesai dikerjakan karena alasan cuaca itu, akan segera dilanjutkan pengerjaannya, dan material sudah ada di lokasi saat ini. (*)

Penulis (*/Daud Nubatonis)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelompok Tenun Moris Foun Raimanuk Butuh Fasilitas Pendukung

    Kelompok Tenun Moris Foun Raimanuk Butuh Fasilitas Pendukung

    • calendar_month Ming, 27 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Kelompok Tenun Moris Foun sangat membutuhkan fasilitas pendukung dari pemerintah, seperti rumah dan alat guna memperlancar aktivitas tenun. Demikian disampaikan ketua kelompok, Madelina Kiik ketika diwawancara awak media di Dusun Raiulun, Desa Faturika, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 26 Maret 2022. Kelompok tenun ini, jelas […]

  • Jaga Indikasi Geografis Vanili Alor, Kumham NTT & Pemda Alor Bersinergi

    Jaga Indikasi Geografis Vanili Alor, Kumham NTT & Pemda Alor Bersinergi

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kalabahi, Garda Indonesia | Conduct an export readliness study and design an enhancement programme dari ARISE + Indonesia bakal melakukan pendampingan untuk 17 indikasi geografis di Indonesia. Di Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat 2 (dua) indikasi geografis yang bakal dinilai dan ditinjau kembali yakni Kopi Arabika Flores Bajawa dan Vanili Alor. ARISE + Indonesia bekerja […]

  • Perkawinan Anak adalah Pelanggaran Hak Anak & Itu Bukan Pilihan

    Perkawinan Anak adalah Pelanggaran Hak Anak & Itu Bukan Pilihan

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Beberapa waktu lalu, media sosial diramaikan kontroversi seorang youtuber yang membuat video dan membagikan pengalamannya menikah dengan anak perempuan berusia 16 tahun pada 2019. Saat itu revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan belum disahkan sehingga celah tersebut membuat youtuber itu merasa bebas untuk mendramatisasi romantisme perkawinan usia anak. Hal […]

  • Wirausaha Merdeka, Kris Liyanto: Pengusaha Tidur Uang Mengalir

    Wirausaha Merdeka, Kris Liyanto: Pengusaha Tidur Uang Mengalir

    • calendar_month Kam, 24 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Wirausaha Merdeka adalah bagian dari program Kampus Merdeka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri menjadi calon wirausahawan melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2 Tahun 2022 menargetkan pada tahun 2024 akan tercipta 1 juta […]

  • BRI Peduli SDN Fatukmetan, Bupati Belu: Didik Anak Paham Teknologi

    BRI Peduli SDN Fatukmetan, Bupati Belu: Didik Anak Paham Teknologi

    • calendar_month Sab, 24 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD–KGEH, FINASIM. meresmikan gedung renovasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Fatuk Metan, bantuan dana corporate social responsibility (CSR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Atambua senilai Rp.750.000.000,- (tujuh ratus lima puluh juta rupiah) di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, […]

  • APTARI Dorong Penerapan Arsitektur Lahan Kering Kepulauan di NTT

    APTARI Dorong Penerapan Arsitektur Lahan Kering Kepulauan di NTT

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pelaksanaan Rakernas Asosiasi Pendidikan Tinggi Arsitektur Indonesia (APTARI) tahun 2022 di Kota Kupang diharapkan memberikan masukan yang baik bagi arsitektur di NTT. Kegiatan yang berlangsung 3 hari, mulai 9–11 November 2022 ini, akan membahas banyak hal, terutama berkaitan dengan pengembangan kurikulum. Sebanyak 146 perguruan tinggi berpartisipasi dalam Rakernas tersebut. Ketua panitia […]

expand_less