Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Penyidik Periksa Ketua dan Empat Anggota DPRD TTS

Penyidik Periksa Ketua dan Empat Anggota DPRD TTS

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
  • visibility 141
  • comment 0 komentar

Loading

SoE, Garda Indonesia | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Marcu Mbau bersama 4 (empat) anggota DPRD, Ratna Tali Dodo, Uksam Selan, Marthen Tualaka, dan Roy Babys diperiksa penyidik Polres TTS terkait kasus dugaan pencemaran nama baik oleh terlapor Bupati TTS, Egusem Piether Tahun. Kelimanya diperiksa secara terpisah oleh penyidik tindak pidana umum (tipidum) Reskrim Polres TTS pada Jumat, 18 Maret 2022.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2022/03/10/diduga-cemar-nama-baik-dprd-lapor-bupati-tts-ke-polres/

Ketua DPRD, Marcu Mbau pada kesempatan itu, menyerahkan juga bukti berupa video dan transkrip yang berisi pernyataan yang diduga mengandung unsur pencemaran nama baik.

Marcu Mbau yang dikonfirmasi Garda Indonesia usai menjalani pemeriksaan,  mengatakan bahwa dirinya diperiksa lebih kurang 6 (enam) jam, mulai pukul 12.00—18.00 WITA dengan 60 (enam puluh) pertanyaan seputar video sambutan Bupati Tahun.

Marcu Mbau mempertanyakan hubungan antara kegiatan penyerahan alsintan dan pernyataan Bupati Tahun yang menyebut DPRD ‘poi oke’ (omong kosong). “Apa, sebenarnya niat Bupati Tahun menyebut DPRD ‘poi oke’ di acara penyerahan alsintan. Apa tujuan Bupati Tahun? Ini kegiatan penyerahan bantuan alsintan kepada kelompok tani. Lalu, apa hubungannya dengan menyebut DPRD poi oke? Apakah beliau mau ajak masyarakat supaya jangan percaya dengan DPR? Atau beliau mau ajak masyarakat membenci DPR? DPR ini lembaga representatif rakyat, lembaga yang dibentuk dengan UUD. Apa maksud beliau sebut DPR poi oke,” sanggah Marcu Mbau.

Salah satu anggota DPRD, Uksam Selan mengaku, dirinya diperiksa kurang lebih 3 (tiga) jam dengan 32 (tiga puluh dua) pertanyaan terkait informasi awal video sambutan Bupati Tahun.

“Intinya, kami (anggota DPRD TTS) merasa dirugikan dari segi politik. Pernyataan bupati yang menyebut DPR ‘poi oke’ telah mencederai dan melecehkan nama baik lembaga dan mengganggu keharmonisan dua lembaga (eksekutif dan legislatif) yang terjalin baik selama ini,” sebut Uksam, sembari meminta secara tegas agar Bupati Tahun bisa memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat, bukan malah sebaliknya. (*)

Penulis (*/Daud Nubatonis)

Editor (+Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampai Kapan

    Sampai Kapan

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Dahlan Iskan Pengusaha besar dan kecil kali ini bisa bersatu: sama-sama mempertanyakan pertanyaan yang sama. Pertama: apakah kabinet baru ini bisa diharap untuk lebih baik. Kedua: ekonomi lesu ini sampai kapan? Mungkin yang bisa menjawab Budi Ari. Atau wamen lain yang selalu punya jawaban untuk pertanyaan apa saja. Saya tidak mampu menjawab. Mungkin baik […]

  • Pemprov NTT & Undana Kerjasama Prioritas Kelangsungan Hidup Komodo

    Pemprov NTT & Undana Kerjasama Prioritas Kelangsungan Hidup Komodo

    • calendar_month Rab, 15 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemprov (Pemerintah Provinsi) NTT menggelar Rapat bersama dalam rangka menindaklanjuti upaya-upaya untuk pengelolaan Taman Nasional Komodo (TNK) yang lebih optimal. Rapat dipimpin langsung oleh Sekda NTT Ir. Benediktus Polo Maing, dilaksanakan di Ruang Rapat Sekda Gedung Sasando, Selasa, 14 Mei 2019. Turut hadir dalam rapat tersebut diantaranya, Wakil Rektor Undana Bidang […]

  • CIS Timor & SIAP SIAGA Simulasi Tanggap Bencana di Kupang

    CIS Timor & SIAP SIAGA Simulasi Tanggap Bencana di Kupang

    • calendar_month Sab, 7 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 1Komentar

    Loading

    Kabupaten Kupang adalah salah satu Kabupaten di Provinsi NTT, sebagai salah satu daerah yang memiliki topografi dataran tinggi, rendah dan pesisir yang sangat rentan terhadap beberapa jenis ancaman. Hal ini diperparah dengan fenomena perubahan iklim.   Kupang | Berdasarkan data dan informasi bencana Indonesia (DIBI) BNPB, dari tahun 2000 – 2022 terdapat 38.660 kejadian bencana […]

  • Bertemu Presiden Jokowi, Tony Blair Sebut Pemindahan Ibu Kota Visi Luar Biasa

    Bertemu Presiden Jokowi, Tony Blair Sebut Pemindahan Ibu Kota Visi Luar Biasa

    • calendar_month Sab, 29 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menerima kedatangan delegasi Tony Blair Institute for Global Change yang dipimpin langsung oleh Tony Blair di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 28 Februari 2020. Dalam pertemuan tersebut, Presiden membahas pembangunan ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur. “Terima kasih telah menerima tawaran untuk menjadi Anggota Dewan Penasihat relokasi […]

  • HUT Ke-135 Kota Kupang, Pemkot Urai Penanganan Covid-19 & Badai Seroja

    HUT Ke-135 Kota Kupang, Pemkot Urai Penanganan Covid-19 & Badai Seroja

    • calendar_month Sel, 27 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pasca-Badai Seroja dan Pandemi Covid-19 yang masih terus melanda, Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore mengajak seluruh warga dan lapisan masyarakat yang ada di Kota Kupang untuk bangkit bersama bersatu padu, saling bahu membahu dan bergandengan tangan memulihkan kota dan mewujudkan cita-cita Kota Kupang yang cerdas, mandiri dan sejahtera. […]

  • Cara Lebah Madu Produksi Madu Alami

    Cara Lebah Madu Produksi Madu Alami

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Loading

    Lebah madu mencakup sekitar 7 (tujuh) spesies lebah dalam genus Apis, dari sekitar 20.000 spesies yang ada. Saat ini dikenal sekitar 44 subspesies yang mana mereka memproduksi dan menyimpan madu yang dihasilkan dari nektar bunga. Selain itu, mereka juga membuat sarang dari malam, yang dihasilkan oleh para lebah pekerja di koloni lebah madu. Madu dikatakan asli apabila sepenuhnya dibuat oleh lebah madu tanpa campur tangan manusia. Serangga ini menggunakan lidah atau […]

expand_less