Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bendungan Logung Kudus Rampung, Siap Digunakan Akhir Nov 2018

Bendungan Logung Kudus Rampung, Siap Digunakan Akhir Nov 2018

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 18 Nov 2018
  • visibility 221
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, gardaindonesia.id | Pembangunan Bendungan Logung di Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah saat ini telah rampung dan siap diisi air atau impounding pada akhir November 2018. Bendungan ini merupakan salah satu dari 65 bendungan yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2015—2019 untuk mendukung Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla dalam mewujudkan ketahanan pangan dan air nasional.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan bendungan akan meningkatkan suplai air untuk lahan pertanian secara lebih merata dan kontinu. Dengan adanya suplai air dari bendungan, petani yang sebelumnya hanya satu kali tanam setahun, nantinya akan bisa bertambah menjadi 2-3 kali.

“Saat ini dari 7,3 juta hektar lahan irigasi, hanya sekitar 11% yang mendapatkan pasokan air dari bendungan. Nantinya setelah 65 bendungan rampung, daerah irigasi yang akan dipasok airnya dari bendungan akan bertambah menjadi 19-20%,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Kehadiran Bendungan Logung sudah sangat dinanti masyarakat Kabupaten Kudus yang sebagian besar bekerja pada lahan pertanian. Di musim kemarau, wilayah tersebut sering mengalami kekeringan sehingga para petani tidak tercukupi kebutuhan airnya untuk bercocok tanam. Dengan hadirnya bendungan yang memiliki daya tampung sekitar 20,15 juta meter kubik dapat menambah luasan sawah yang diairi dari semula 2.200 Ha menjadi 5.355 Ha.

Selanjutnya Menteri Basuki mengatakan program pembangunan bendungan diikuti oleh program irigasi premium yakni irigasi yang mendapat suplai air dari bendungan. “Saat ini pun tengah berjalan secara paralel pembangunan irigasi di hilir waduk Logung, sehingga pada saatnya nanti dapat langsung mengairi sawah-sawah di Kabupaten Kudus”, tegas Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Baca juga

http://gardaindonesia.id/2018/11/06/kementerian-pupr-lakukan-lelang-dini-3-926-paket-senilai-3261triliun/

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Ruhban Ruzziyatno mengatakan, secara keseluruhan progres konstruksi pembangunan Bendungan Logung telah selesai dan pada Agustus 2018 lalu telah dilaksanakan inspeksi lapangan oleh tim Komisi Keamanan Bendungan dan Balai Bendungan. “Saat ini sertifikasi impounding sedang berjalan dan siap untuk diresmikan/impounding pada 29 November 2018,” ujar Ruhban.

Ruhban mengatakan, pada musim hujan, Bendungan Logung difungsikan sebagai waduk tadah hujan dan pengendali debit banjir. Sedangkan pada musim kemarau, bendungan ini akan dibuka untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah Kudus dan sekitarnya.

Bendungan Logung selain bermanfaat untuk irigasi, juga direncanakan untuk memenuhi kebutuhan air baku masyarakat dan industri sebesar 200 liter/detik bagi 130.909 jiwa yang tinggal di Kota Kudus dan sekitarnya, mengurangi banjir hingga 30%, dan pembangkit listrik mikro hidro sebesar 0.5 Megawatt. Bendungan yang berada di perbatasan Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo dan Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe juga menyimpan potensi sebagai destinasi wisata baru.

Pembangunan bendungan dimulai tahun 2015 dengan kontrak tahun jamak yang ditandatangani bulan Desember 2014, dan ditargetkan selesai pada tahun 2018 dengan anggaran sebesar Rp 604 miliar. Konstruksi dilakukan oleh PT. Wijaya Karya-PT. Nindya Karya, KSO yang ditetapkan sebagai pemenang setelah melalui proses lelang.

Sebelumnya pada tahun ini juga telah diresmikan Bendungan Tanju di di Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kementerian PUPR juga menargetkan 5 bendungan lainnya yang akan selesai secara bertahap pada akhir tahun 2018 yakni Bendungan Rotiklot di Nusa Tenggara Timur (NTT), Mila di Nusa Tenggara Barat (NTB), Gondang di Jawa Tengah, Sei Gong di Batam, dan Sindang Heula di Banten. Selanjutnya ditargetkan pada awal 2019 akan selesai konstruksi Bendungan Passaloreng di Sulawesi Selatan, serta Bendungan Kuningan di Jawa Barat. (*/Biro KomPub PUPR)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahfud MD & Tito Karnavian Tinjau Kesiapan Pilkada Serentak di NTT

    Mahfud MD & Tito Karnavian Tinjau Kesiapan Pilkada Serentak di NTT

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Dalam kunjungan kerjanya ke kawasan perbatasan Motaain Timor Leste di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 18 Juni 2020, Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan kesiapan pilkada serentak yang akan digelar 9 Desember 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/18/menko-polhukam-mendagri-kunjungi-perbatasan-motaain-timor-leste/ Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) […]

  • Pemerintah Indonesia Bakal Mereformasi Sistem Perlindungan Sosial

    Pemerintah Indonesia Bakal Mereformasi Sistem Perlindungan Sosial

    • calendar_month Rab, 6 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dalam waktu dekat, Pemerintah Indonesia bakal melakukan reformasi sistem perlindungan sosial. Situasi pandemi yang dihadapi saat ini, menjadi momentum untuk menyempurnakan sistem perlindungan sosial agar dapat menjangkau masyarakat dengan lebih tepat dan cepat. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa, menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana […]

  • Bene Hale : Pilih Pemimpin yang Rajin Baca Buku, bukan Kalkulator

    Bene Hale : Pilih Pemimpin yang Rajin Baca Buku, bukan Kalkulator

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Anggota DPRD Belu dari fraksi Golkar, Benediktus Hale meminta kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang rajin membaca buku, bukan yang ke mana–mana hanya membawa kalkulator. Ia menjelaskan, bahwa pemimpin yang rajin membaca buku adalah yang pintar, cerdas, banyak mengerti tentang persoalan rakyat, dan mampu membawa rakyatnya menuju perubahan. Penegasan ini disampaikan […]

  • Cerdas Saat Gunakan Obat, ‘Saat Anda Dapatkan, Ayo Tanya Lima O!’

    Cerdas Saat Gunakan Obat, ‘Saat Anda Dapatkan, Ayo Tanya Lima O!’

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kita terkadang enggan atau tidak mau dan tidak peduli untuk bertanya tentang manfaat dan efek samping dan hal lain saat membeli/mendapatkan obat di apotik. Kecenderungan ini sering terjadi dan sering diabaikan namun tahukah anda bahwa kita harus cerdas menggunakan obat Menyikapi kondisi tersebut, Apoteker sebagai pembawa perubahan /Agent Of Change (AOC) […]

  • Demo di Indonesia Telan 10 Korban Tewas, PPB Serukan Penyelidikan

    Demo di Indonesia Telan 10 Korban Tewas, PPB Serukan Penyelidikan

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    PBB mendesak agar penyelidikan dilakukan secara cepat, menyeluruh, dan transparan atas semua dugaan pelanggaran hukum hak asasi manusia internasional, termasuk yang berkaitan dengan penggunaan kekuatan oleh aparat.   Jakarta | Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada Senin, 1 September 2025, menyerukan penyelidikan atas dugaan penggunaan kekuatan aparat yang tidak proporsional setelah gelombang protes di Indonesia menelan […]

  • Pemerintah Abai, Anak Muda Manggarai Galang Dana Perbaikan Jalan

    Pemerintah Abai, Anak Muda Manggarai Galang Dana Perbaikan Jalan

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Loading

    Salah satu anak muda, Jefri Pamput kepada media ini pada Kamis, 28 Agustus 2025, mengatakan sudah banyak pengendara sepeda motor yang nyaris terjatuh dan terancam kehilangan nyawa akibat kerusakan fasilitas infrastruktur publik itu.   Manggarai | Sekelompok anak muda di Kampung Raci, Desa Wae Codi, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), […]

expand_less