Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Peta Koalisi Parpol Via Fenomena Pendaftaran Peserta Pemilu 2024

Peta Koalisi Parpol Via Fenomena Pendaftaran Peserta Pemilu 2024

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Memang hipotetikal, perkiraan sementara saja, lantaran koalisi parpol yang definitif kan baru KIB (Koalisi Indonesia Bersatu): Golkar, PAN & PKB.

Pada Rabu 10 Agustus 2022, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dipimpin langsung Ketua Umum Giring Ganesha yang didampingi Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie dan Sekretaris Dewan Pembina yang juga Wakil Menteri ATR-BPN Raja Juli Antoni serta diantar oleh ratusan kadernya mendaftarkan PSI secara resmi ke KPU.

Entah bagaimana cerita gatuk-gatuknya, oleh sementara kalangan Rabu Pon tanggal 10 itu dianggap hari dan tanggal yang baik. Juga di hari yang sama, setelah rombongan pemudi-pemuda PSI yang heboh dengan atraksi joget Gemufamire dan Koplo serta fashion show oleh Sekjen PSI Dea Tunggaesti, Ketua PSI Isyana Bagoes Oka dan Bendahara Suci Mayangsari berjalan meninggalkan Gedung KPU, menyusul rombongan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) datang.

Walau kabar sebelumnya, PPP dan PKB rencananya mau mendaftar di hari pertama (1 Agustus 2022), namun kemudian toh berubah jadwal untuk melakukan pendaftaran bersama mitra utama koalisinya, yaitu Golkar. Jadwal pendaftaran Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) ini persis setelah PSI selesai mendaftar di KPU.

Saat ditanya wartawan kok KIB daftarnya hampir bersamaan jadwalnya dengan PSI, apakah bakal berkoalisi? Sekretaris Dewan Pembina PSI Raja Juli Antoni hanya menanggapi “Nanti kita putuskan, tapi kok ini tanda-tanda alam.” Hmm…

Seperti ditegaskan oleh Giring Ganesha beberapa waktu lalu bahwa PSI akan mengusung kandidat dari 9 nama yang ada dalam polling Rembuk Rakyat PSI.

Sekadar info, per tanggal 10 Agustus 2022 saat diakses dari laman http://rambukrakyat.psi.id, polling menunjukkan nama Ganjar Pranowo masih memimpin dengan persentase tertinggi yaitu 44,59%, disusul Erick Thohir 22,55%, lalu Mahfud MD 8,01%. Kemudian Ridwan Kamil 5,98%, Andika Perkasa 5,07%, Emil Dardak 4,66%, Najwa Shihab 4,61%, Sri Mulyani Indrawati 3,47% dan Tito Karnavian 1,06%.

Kembali ke soal pendaftaran KPU. Di hari pembukaan 1 Agustus 2022, parpol yang mendaftar ke KPU adalah: PDIP, PKP, PKS, Perindo dan NasDem. Masing-masing di jam yang berbeda.

Pada tanggal 5 Agustus, Partai Demokrat dipimpin AHY bersama 34 Ketua DPD-nya menyambangi KPU. Besoknya, tanggal 6 Agustus, giliran Partai Gelora. Pada 8 Agustus ada Partai Republik dan Partai Hanura pada jam yang berbeda. Sedang Partai Gerindra bersama PKB mendaftar barengan ke KPU. Hmm… lagi.

Dari fenomena pendaftaran parpol ke KPU ini agaknya tersirat semacam pesan politik.

Gerindra dan PKB terlihat makin mesra. Mendaftar barengan ke KPU. Apakah ini “reaksi” Prabowo terhadap adanya arus kuat di internal PDIP yang getol mengusung Puan sebagai capresnya? Faktanya sudah ratusan (atau ribuan?) baliho Puan terpasang. Bakal retak-kah prasasti Batutulis? Atau diplomasi Nasi Goreng itu sudah keburu gosong?

Ringkas dan sederhananya, koalisi pertama tentu KIB yang sudah deklarasi. Siapa capres yang bakal didukung KIB (plus PSI?)? Apakah Airlangga Hartarto? Atau masih menunggu arahan sang “king-maker”. Apakah bakal ikut saja hasil polling Rembuk Rakyat PSI (Ganjar Pranowo)? Sehingga nantinya Airlangga Hartarto terposisi sebagai cawapres? atau ada skenario lain di sirkel KIB?

Kedua, PDI Perjuangan (sendirian, atau plus parpol lain “yang bisa direkrut” olehnya). Puan Maharani masih terus diperjuangkan di situ. Semua tahu sama tahu bahwa nilai jualnya masih perlu didongkrak habis-habisan. Mungkin sambil memacul kader lain yang dianggap potensial bakal menyainginya. Mungkin loh ya…

Koalisi ketiga terindikasi Gerindra yang lagi pacaran dengan PKB. Kencan mereka berdua di Gedung KPU kemarin itu semacam aksi “pamer bojo anyar neng ngarepku”. Prabowo Subianto – Muhaimin Iskandar, hmm… mari kita pantau terus apakah bakal langgeng sampai saatnya nanti.

Koalisi keempat terkesan masih agak “loose” (atau bahkan masih kocar-kacir?). NasDem dan PKS nada dasarnya ke Anies Baswedan. Namun NasDem dalam konvensinya pun masih mencantumkan nama Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa sebagai kandidat alternatif. Apakah keduanya itu hanya sebagai pelengkap penggembira?

Partai Demokrat (yang nada realistisnya berbunyi: siapa pun capresnya, asal cawapresnya AHY!), kalau mau membangun koalisi dengan NasDem dan PKS tampaknya perlu “fine-tuning” di beberapa senar yang masih fals. Termasuk juga mengakurkan senar “who” dan “how much”-nya. Selain tentunya soal strategi mendongkrak nilai jual AHY yang sampai saat ini masih kedodoran.

Di PDIP ada Putri Mahkota, sedangkan di Partai Demokrat ada Putra Mahkota. Ini memang jadi pekerjaan rumah yang berat bagi para pengusungnya di internal parpol masing-masing demi mengerek elektabilitas gacoannya.

Yah, sekali lagi ini hipotetikal. Sekadar membaca perilaku politik parpol saat pendaftaran di KPU sampai tanggal 10 Agustus. Hari terakhir pendaftaran KPU adalah sampai 14 Agustus. Masih ada beberapa parpol lagi yang bakal mendaftar. Namun 9 parpol parlemen semuanya sudah selesai mendaftar.

Akhirnya, di eksterior Gedung KPU terpampang hitungan mundur. Sejak pendaftaran PSI dan KIB pada 10 Agustus 2022 menuju hari pencoblosan di tanggal 14 Februari 2024, ada tertera:

Tinggal 552 hari lagi.

Kamis, 10 Agustus 2022

Penulis merupakan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Soroti ASN yang Kerja Hanya Urus SPJ

    Presiden Soroti ASN yang Kerja Hanya Urus SPJ

    • calendar_month Rab, 4 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mendorong agar ekosistem kerja aparatur sipil negara (ASN) dapat memacu individu untuk berkinerja baik sehingga mampu menghasilkan prestasi dan inovasi yang baik pula. Untuk itu, Presiden memandang perlu adanya tolok ukur dan apresiasi yang jelas dalam setiap pekerjaan yang dilakukan. “Ini tugas dari Pak Sekda provinsi, kabupaten, dan […]

  • 1500 Petugas PLN Jadikan Sulteng Kembali Terang

    1500 Petugas PLN Jadikan Sulteng Kembali Terang

    • calendar_month Kam, 25 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Palu, gardaindonesia.id | Hampir satu bulan masa tanggap darurat PLN untuk normalisasi kondisi kelistrikan di Palu dan sekitarnya. Lebih dari 1.500 relawan yang terdiri dari berbagai macam latar belakang keahlian, mulai dari pembangkitan, transmisi hingga distribusi bersatu bahu-membahu untuk memulihkan kembali Palu, Donggala, Sigi dan Parigi. Berbagai upaya pun dilakukan oleh PLN untuk bergerak cepat […]

  • Berdedikasi Tinggi Saat Pandemi, 3 Polisi Raih Penghargaan dari Kapolda Sumut

    Berdedikasi Tinggi Saat Pandemi, 3 Polisi Raih Penghargaan dari Kapolda Sumut

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Medan, Garda Indonesia | Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si. memberikan piagam penghargaan kepada personel polisi berprestasi dan berdedikasi tinggi meskipun di tengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), pada Rabu, 29 April 2020, bertempat di Lobi Adhi Pradana Mapolda Sumatra Utara (Sumut). Pemberian piagam penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kapolda Sumut kepada 3 […]

  • Politik Move-On & Gembira ala Kaesang, Kalau Korupsi Disembelih

    Politik Move-On & Gembira ala Kaesang, Kalau Korupsi Disembelih

    • calendar_month Rab, 4 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Partai politik milenial yang membingungkan parpol lain. Ya, wajar saja. Fakta politiknya Kaesang sudah jadi ketua umum PSI. Mau kasih komentar apa pun, faktanya tak akan berubah. Dan realitas politik di PSI ini yang bakal mewarnai peta politik Indonesia sejak 2023 ini dan seterusnya. Fakta ini nampaknya tak terbantahkan. Hampir semua […]

  • Lantik BPD, Bupati Belu Pinta Taat Performa Tugas & Jangan Korupsi

    Lantik BPD, Bupati Belu Pinta Taat Performa Tugas & Jangan Korupsi

    • calendar_month Ming, 11 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | ” “Selamat atas pelantikan ini. Tadi sudah dibacakan tugasnya dan telah diambil sumpah. Terimalah tugas ini dan jalankan dengan sebaik–baiknya”, pinta Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM. didampingi  Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, M.M., S.Pi. saat mengambil sumpah dan melantik 49 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Naitimu, […]

  • Suara Lapar dan Haus Warnai Kondisi Pasca-Banjir Bandang Malaka

    Suara Lapar dan Haus Warnai Kondisi Pasca-Banjir Bandang Malaka

    • calendar_month Sab, 10 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Malaka-NTT, Garda Indonesia| Sedih, ibarat anak ayam kehilangan induk, warga korban banjir bandang Malaka meneriakkan rasa ingin makan dan minum. Pengalaman nan amat mengharukan ini disaksikan langsung Garda Indonesia dan OMK Paroki Roh Kudus Halilulik, Kabupaten Belu, ketika melintasi sepanjang jalan Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat […]

expand_less