Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Pilkada Kota Kupang Itu Perang Gagasan Bukan Sengketa

Pilkada Kota Kupang Itu Perang Gagasan Bukan Sengketa

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 13 Sep 2024
  • visibility 94
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang | Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak seluruh Indonesia tinggal menghitung hari. Pada Rabu, 27 November 2024, seluruh rakyat Indonesia bakal memilih kepala daerah sesuai domisili masing-masing.

Kota Kupang, ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sementara menyiapkan diri menyongsong perhelatan yang bakal menentukan wali kota/wakil wali kota dan gubernur/wakil gubernur terpilih 5 (lima) tahun mendatang.

Guna menyukseskan Pilkada serentak 2024, maka Dinas Kesbangpol Kota Kupang menghelat forum diskusi politik bertajuk “Wujudkan Pilkada Serentak 2024 yang berkualitas dan bermartabat” pada Kamis, 12 September 2024 di aula rumah jabatan Wali Kota Kupang.

Forum diskusi politik yang dibuka oleh Pj Wali Kota Kupang, Linus Lusi dan didampingi Kadis Kesbangpol, Noce Nus Loa ini pun menghadirkan narasumber dari Universitas Kristen Artha wacana (UKAW) Kupang Dr. Yanto Melkianus Paulus Ekon, S,H., M. Hum. Dan  dihadiri oleh sekitar 45 peserta dari unsur akademisi, tokoh masyarakat, ormas Cipayung, tokoh agama, perwakilan partai politik, media massa, dan tokoh pemuda dari kelurahan wilayah Kota Kupang.

Pj Wali Kota Kupang, Linus Lusi sebelum membuka forum diskusi politik menegaskan tidak mau ada sengketa Pilkada semasa dirinya mengemban amanah sebagai penjabat wali kota dan meminta para peserta yang mewakili unsur masyarakat menjaga Pilkada Kota Kupang.

Pose bersama peserta forum diskusi politik perhelatan pillkada Kota Kupang bersama Pj Wali Kota Kupang, Linus Lusi

Linus Lusi pun memastikan para pasangan calon wali kota/wakil wali kota tetap menjaga marwah karena mereka adalah calon-calon Kota Kupang 1. “Maka kami imbau seluruh pendukung harus menjaga keamanan Pilkada,” tandasnya.

Kepala Kesbangpol Kota Kupang, Noce Nus Loa kepada awak media menyampaikan bahwa forum ini menghimpun komponen yang mewakili masyarakat yang dapat menjadi saluran informasi tentang Pilkada.

“Kita menaruh harapan bahwa akan ada psikologis positif dari para tokoh menjadi saluran pencerahan terkait Pilkada,” ucap Noce Nus Loa sembari menekankan Pilkada itu bukan hanya tentang siapa yang calon, namun terlebih tentang peperangan ide atau gagasan dan komitmen membangun Kota Kupang.

Masyarakat pun, tandas Noce, harus menjaga kualitas Pilkada karena manfaat dari Pilkada itu berimbas pada peningkatan layanan atau public goods dari pemerintah kota.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Atap Daun Jadi Permanen, PLN dan TNI Bangun Sekolah di Batas RI-Timor Leste

    Dari Atap Daun Jadi Permanen, PLN dan TNI Bangun Sekolah di Batas RI-Timor Leste

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Loading

    Danrem 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Hendro Cahyono, menyampaikan bahwa wilayah perbatasan memiliki tingkat kerawanan tinggi sehingga pembangunan infrastruktur pendidikan seperti sekolah sangat krusial untuk mengatasi ketimpangan.   Oepoli | Mengawali tahun 2026, wajah baru pendidikan hadir di beranda terdepan Indonesia. PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur bersama TNI meresmikan gedung baru UPTD […]

  • Bupati & Wabup SBD : Kami Akan Jadikan Sumba Barat Daya ‘Iconic Island’

    Bupati & Wabup SBD : Kami Akan Jadikan Sumba Barat Daya ‘Iconic Island’

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bupati Sumba Barat Daya, dr.Kornelis Kodi Mete dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Marthen Kristian Taka, S.IP. menyampaikan program 100 hari kerja sejak dilantik oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat hingga Desember 2019. “Kami punya cita-cita supaya masalah terkini yang rakyat rasakan kalau bisa dapat berkurang dimulai dari lingkup internal birokrasi hingga […]

  • Cegah dan Kenali Potensi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

    Cegah dan Kenali Potensi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

    • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Pariaman,gardaindonesia.id – Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), memiliki modus dan karakteristik yang makin beragam dan menghawatirkan. Hasil Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) tahun 2016, menunjukkan bahwa sebanyak 1 dari 5 perempuan yang sudah menikah pernah mengalami kekerasan psikis, 1 dari 4 perempuan mengalami kekerasan ekonomi, dan 1 dari 3 perempuan pernah mengalami kekerasan fisik […]

  • Maknai HUT Ke–76 RI, Poktan Binaan Golkar Belu Menanam

    Maknai HUT Ke–76 RI, Poktan Binaan Golkar Belu Menanam

    • calendar_month Rab, 18 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Kelompok tani (Poktan) Milenial Fatukfia, salah satu kelompok binaan partai Golkar di Dusun Fukalaran, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengisi HUT ke–76 RI dengan kegiatan menanam jagung, kacang hijau dan hortikultura. “Ada dua kelompok yang sedang saya tangani saat ini, yaitu kelompok tani Milenial […]

  • Penguasaan Wilayah, Kedamaian dan Harga Diri Suku Bangsa Meto di Timor Barat

    Penguasaan Wilayah, Kedamaian dan Harga Diri Suku Bangsa Meto di Timor Barat

    • calendar_month Ming, 7 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Drs. Ignatius Sinu, MA Sebuah Catatan Disertasi Dr. Hendrik Ataupah Ekologi, Persebaran Penduduk, dan Pengelompokan Orang Meto di Timor Barat memang sebuah disertasi yang dibuat Hendrik Ataupah. Disertasi ini dibuat berdasarkan studi pustaka dan studi lapangan yang sangat panjang sejak tahun 1982 hingga tahun 1988, sebelum datang kepada analisis dan penulisan, menuju ke jenjang […]

  • Wisuda Ke-2, Universitas Persatuan Guru 1945 NTT Mewisuda 751 Wisudawan

    Wisuda Ke-2, Universitas Persatuan Guru 1945 NTT Mewisuda 751 Wisudawan

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT sebagai transisi dari Universitas PGRI NTT, pada Jumat, 3 Mei 2019 pukul 07.00—selesai di Aula El Tari Kupang, mewisuda 751 wisudawan dari 11 Prodi dan 5 Fakultas. Sebelumnya, pada wisuda perdana, Jumat,28 September 2018 di tempat yang sama, UPG 1945 NTT mewisuda 588 wisudawan dari […]

expand_less