Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dari Garda SIAGA Policy Bootcamp Menuju Resiliensi Berkelanjutan

Dari Garda SIAGA Policy Bootcamp Menuju Resiliensi Berkelanjutan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 26 Des 2024
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Loading

Resiliensi berkelanjutan merupakan kemampuan mewujudkan lingkungan yang tangguh dalam menghadapi bencana baik secara struktural maupun non-struktural. Tidak hanya memiliki kesiapan infrastruktur tahan bencana yang memadai namun juga kapasitas masyarakat yang sadar dan tangguh terhadap bencana.

 

Jakarta | Program SIAP SIAGA mendorong upaya penyelarasan pengetahuan di antara pelaku kebencanaan dan perubahan iklim lintas daerah dan lintas sektor untuk bertukar pengalaman dan pembelajaran melalui Garda SIAGA Policy Bootcamp yang dihelat di Vertu Harmoni Hotel Jakarta pada 2—5 Desember 2024. Dikemas sebagai lokakarya kebijakan, aktivitas ini mendorong diseminasi pengetahuan sektoral untuk penguatan pemahaman kolektif dalam mendorong kebijakan manajemen risiko bencana dan iklim yang terpadu.

Garda SIAGA Policy Bootcamp adalah lokakarya kebijakan intensif bagi para jawara atau champion kebencanaan multi sektor antar daerah dan di tingkat nasional. Lokakarya ini menguatkan jaringan koordinasi melalui fasilitasi pertukaran pengetahuan, pemahaman, dan pembelajaran untuk mendukung penyusunan maupun penyelarasan kebijakan manajemen risiko bencana dan perubahan iklim yang lebih efektif.

Garda SIAGA Policy Bootcamp pun melibatkan perwakilan kementerian nasional, pemerintah daerah, dan unsur non-pemerintah, termasuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dan jejaring kerjanya sebagai peserta maupun sebagai pembicara. Hadir para champion dari unsur Pentahelix yakni perwakilan Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berkolaborasi dengan Think Policy, sebuah platform terpadu untuk meningkatkan proses pembuatan kebijakan di Indonesia, turut mendukung Program SIAP SIAGA dengan melibatkan pengambil kebijakan di tingkat nasional dan daerah untuk merespons masukan maupun berkolaborasi langsung dengan aktor non-pemerintah, kegiatan ini juga berperan untuk menguatkan kapasitas jaringan dalam bekerja sama untuk mencapai keluaran kebijakan kebencanaan yang tepat sasaran di tengah-tengah masyarakat.

Catherine Meehan, Secretary DFAT (Department of Foreign Affairs and Trade) dalam sesi pembukaan menyampaikan bahwa Program SIAP SIAGA melanjutkan program manajemen risiko kebencanaan di Indonesia. Cakupannya, beber Catherine, berupa membuka jaringan pelibatan para partisipan kebencanaan, berbagai pengetahuan kebencanaan hingga pengembangan inovasi yang bersifat inklusi dengan tetap menjaga keberlanjutan yang bersifat resiliensi.

Lucy Dickinson, Team Leader SIAP SIAGA berharap Garda SIAGA Policy Bootcamp dapat menjadi ajang saling berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait manajemen risiko bencana. Dan dapat dijadikan acuan berbagi praktik baik manajemen risiko bencana antar provinsi dan kelembagaan dalam cakupan wilayah Indonesia.

Perlu diketahui, Garda SIAGA Policy Bootcamp terdiri dari 3 (tiga) unsur aktivitas yakni, bincang ahli (expert talk), pembelajaran antar rekan (peer-to-peer learning), dan rencana aksi (action plan). Masing-masing aktivitas dilaksanakan berupa:

• Bincang ahli: Dikemas dalam kombinasi talkshow dan diskusi, aktivitas ini akan mengundang tiga pembicara (satu dari tingkat nasional, satu dari Australia/Regional Asia Pasifik, dan satu dari organisasi masyarakat sipil nasional/subnasional), untuk berbagi pengetahuan dan kerangka kerja pengurangan risiko bencana, perubahan iklim; dan tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional dan global. Pengetahuan ini lantas akan didiskusikan dengan studi kasus lokal untuk mengulas praktiknya di lapangan.

• Pembelajaran antar rekan: Dikemas dalam rupa diskusi kelompok terarah (focus group discussion), aktivitas ini mendorong peserta untuk lebih dalam mengidentifikasi peluang dan tantangan dari pelaksanaan kebijakan kebencanaan dan perubahan iklim yang berkelanjutan. Berbekal pengetahuan dari sesi sebelumnya, peserta didorong untuk lebih peka terhadap celah di antara kerangka kerja dan pemahaman dengan implementasinya di level masyarakat (tapak).

• Rencana aksi: Dikemas dalam rupa diskusi kelompok terarah, aktivitas ini menindaklanjuti celah pelaksanaan kebijakan kebencanaan dan perubahan iklim dari sesi sebelumnya melalui tujuan kolektif dan tujuan individu jangka pendek (1-2 tahun). Sesi ini menjadi konklusi dari para peserta untuk mengamplifikasi perannya di lembaga masing-masing sebagai champion, untuk mengutilisasi pengetahuan dan jaringan yang di dapatkan dari kegiatan ini.(*)

Sumber (*/Think Policy/Program SIAP SIAGA/Roni)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jenazah Frans Lebu Raya Tiba di Kupang Saat HUT Ke-63 Provinsi NTT

    Jenazah Frans Lebu Raya Tiba di Kupang Saat HUT Ke-63 Provinsi NTT

    • calendar_month Sen, 20 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Wafatnya Drs. Frans Lebu Raya pada Minggu siang, 19 Desember 2021 di RS Sanglah Denpasar, mendapat atensi khusus dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing saat memimpin rapat terkait fasilitasi kepulangan Jenazah Alm. Drs. Frans Lebu Raya dan prosesi penguburan mantan Gubernur NTT dua […]

  • Laporan Pertanggungjawaban Formula-E Tak Kunjung Sampai Garis Finis

    Laporan Pertanggungjawaban Formula-E Tak Kunjung Sampai Garis Finis

    • calendar_month Kam, 4 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Kita memang tidak boleh bosan-bosannya mengingatkan, bahwa laporan pertanggungjawaban even balapan mobil listrik Formula-E itu belum ada sampai sekarang. Sudah dua bulan berselang sejak mobil balap listrik terakhir melewati garis finis. Baru PSI via ketua fraksinya di DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, yang meminta agar laporan pertanggungjawabannya dipertanggungjawabkan via sesi […]

  • Kelangkaan Minyak Goreng : Energi (Biodiesel) vs Pangan (Migor)?

    Kelangkaan Minyak Goreng : Energi (Biodiesel) vs Pangan (Migor)?

    • calendar_month Kam, 10 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas “…jangan cepat menyalahkan pengusaha karena pengusaha tidak dilarang untuk mendapatkan untung, tentu saja pengusaha akan mencari bidang yang untungnya lebih banyak,” begitu kata Faisal Basri. Tentu kita setuju, bahwa insting pengusaha adalah cari untung. Mana ada pengusaha cari buntung? Kali ini kita pakai saja basis data (dari GAPKI) seperti yang disampaikan […]

  • Densus 88 Tangkap Tiga Pengurus Partai Dakwah Rakyat Indonesia

    Densus 88 Tangkap Tiga Pengurus Partai Dakwah Rakyat Indonesia

    • calendar_month Kam, 18 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) Ustaz Farid Okbah dan Ahmad Zain An Najah. Selain keduanya, ada lagi seorang berinisial AA yang diamankan. Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyebut ketiganya berstatus tersangka tindak pidana terorisme. Ketiganya ditangkap di Bekasi, Jawa […]

  • Kecamatan Maulafa dan Biro Hukum Juara Pertama Lomba Penggunaan Bahasa pada Tata Naskah Surat Dinas

    Kecamatan Maulafa dan Biro Hukum Juara Pertama Lomba Penggunaan Bahasa pada Tata Naskah Surat Dinas

    • calendar_month Jum, 20 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Kecamatan Maulafa dan Biro Hukum Sekretariat Daerah lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang meraih Juara Pertama dalam kegiatan Penyuluhan dan Lomba Penggunaan Bahasa pada Tata Naskah Surat Dinas bagi Perangkat Daerah di Kota Kupang yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa NTT dan dilaksanakan dari tanggal 16-20 Juli 2018 di Hotel Papa Jhon’s Kupang. Kegiatan […]

  • Gubernur VBL: “Pemerintah Norwegia Tertarik dengan Kopi NTT”

    Gubernur VBL: “Pemerintah Norwegia Tertarik dengan Kopi NTT”

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Oslo-Norwegia, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL)-Gubernur NTT saat mendampingi Duta Budaya NTT asal Sabu Raijua dalam Ajang Wonderful Indonesia yang dihelat oleh KBRI Oslo di Norwegia (28—30 Juni 2019); menyampaikan bakal terjalin kerja sama antara Norwegia dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/07/02/tarian-sabu-raijua-mendunia-bupati-sabu-norwegia-kenal-ntt/ Pernyataan tersebut disampaikannya saat jalinan komunikasi […]

expand_less