Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Pelecut Ide Kreatif Rektor Undana Perangi Sampah

Pelecut Ide Kreatif Rektor Undana Perangi Sampah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 13 Apr 2025
  • visibility 191
  • comment 0 komentar

Loading

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis menilai pendekatan tersebut merupakan langkah kecil yang berdampak besar.

 

Kupang | Undana berdampak melecut ide kreatif Rektor Undana, Prof. Dr.drh.Maxs U E Sanam, M.Sc. ikut andil memerangi persoalan sampah di Kota Kupang. Menilik kondisi sampah bertebaran di depan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), maka rektor yang dilantik pada 2 Juli 2024 ini pun tak tinggal diam.

Terbersit ide menggunakan sampah plastik sebagai tiket masuk ke lapangan kampus Undana pun terwujud. Anak-anak yang berdomisili di sekitar kampus dapat menikmati fasilitas lapangan hanya berbekal sekantong sampah plastik.

Maxs Sanam pun ikut membantu anak-anak tersebut memungut sampah plastik dan memasukkan ke dalam kantong plastik. Aksi berkelas ini ditulisnya di akun Instagram @maxs_sanam pada 27 Maret 2025.

“Anak-anak yang tinggal di lingkar luar kampus, saya ijinkan untuk bermain sepakbola di lapangan kampus dengan syarat menyerahkan satu kantong sampah plastik yang dipungut dalam kampus sebagai “tiket masuk”. Selama ini pihak sekuriti memang melarang mereka untuk bermain di lapangan kampus karena alasan keamanan kampus. Kebijakan ini saya ambil dengan maksud masyarakat lingkar kampus juga bisa ikut menikmati fasilitas kampus (Undana Berdampak) sekalian juga edukasi bagi anak-anak muda untuk ikut bertanggungjawab terhadap kebersihan lingkungan dan keberlangsungan alam” tulis Maxs Sanam hingga menggapai beragam apresiasi dan respons.

Simak video Rektor Undana ikut pungut sampah plastik:

https://www.instagram.com/p/DHsEMlnyZSx/?igsh=bnpuNjc1Y29ub241

Rektor Undana, Maxs Sanam (berkaos hijau dan topi putih) ikut memungut sampah plastik bersama anak-anak di sekitar lingkungan kampus. Foto: Instagram

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis pun memberikan apresiasi tinggi terhadap salah satu kebijakan inovatif yang diambil Rektor Undana , Maxs Sanam mengajak mahasiswa dan pemuda agar terlibat aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan kampus.

Apresiasi Serena Francis itu disampaikan di sela-sela kegiatan pada Jumat,11 April 2025. Ia menilai pendekatan tersebut merupakan langkah kecil yang berdampak besar yang tak hanya mengizinkan pemuda menikmati fasilitas kampus, tetapi sekaligus menanamkan kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan sejak dini.

Menurut Serena Francis, apa yang dilakukan oleh Rektor Undana adalah kontribusi nyata dalam memerangi persoalan sampah yang saat ini menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Kupang. “Rektor Undana memberikan gebrakan yang luar biasa. Hal sederhana ini akan sangat berdampak. Contoh yang ditunjukkan menjadi bukti nyata untuk mengajak semua mahasiswa dan mahasiswi di Kota Kupang agar mulai peduli terhadap masalah sampah,” ujarnya.

Serena pun mengajak seluruh civitas akademik Undana untuk terus bekerja sama dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kupang dalam menuntaskan masalah sampah. Menurutnya, permasalahan sampah tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah sendiri tanpa partisipasi aktif dari masyarakat, termasuk institusi pendidikan.(*)

Sumber (*/AdPim Setda Kota Kupang+ ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Korupsi Kuota Haji, Jokowi Berpeluang Diperiksa KPK

    Dugaan Korupsi Kuota Haji, Jokowi Berpeluang Diperiksa KPK

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Perkara ini berawal dari tambahan 20.000 kuota haji yang didapat Indonesia setelah lobi Jokowi kepada pemerintah Arab Saudi pada 2023.   Jakarta | Kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 terus bergulir dan kini memasuki tahap penyidikan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa lembaga antirasuah tersebut akan memanggil siapa pun […]

  • Selamat Jalan Papa (Bagian 5) –Sosok Yang Selalu Dirindukan

    Selamat Jalan Papa (Bagian 5) –Sosok Yang Selalu Dirindukan

    • calendar_month Ming, 4 Jun 2023
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Roni Banase Rabu, 31 Mei 2023 merupakan 100 hari kepulangan Papa ke ribaan-Nya. Sosok orang tua bagi anak, menantu, dan cucu dari keluarga Banase dan rumpun keluarga besar ini begitu dirindukan. Mulai dari besan, ipar, kerabat kerjanya, sopir bus hingga pedagang kudapan. Beberapa kali, saya sempat bertemu sosok Papa Paulus, di dunia mimpi, entah […]

  • Berbagi Bahagia, Pegawai PLN Mengajar di Sekolah Darurat Gempa Cianjur

    Berbagi Bahagia, Pegawai PLN Mengajar di Sekolah Darurat Gempa Cianjur

    • calendar_month Sab, 28 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Cianjur, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) melaksanakan program “PLN Mengajar” di sekolah dasar yang bangunannya roboh terkena dampak dari gempa Cianjur. Melalui program PLN Mengajar, para pegawai PLN membantu anak-anak untuk bisa pulih dari trauma gempa Cianjur. Kegiatan ini didukung oleh PLN Peduli dan Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN merupakan bentuk kepedulian dan aksi […]

  • Bantu Siswa Jakarta, Pramono Anung Hapus Ribuan Ijazah Tertahan

    Bantu Siswa Jakarta, Pramono Anung Hapus Ribuan Ijazah Tertahan

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Loading

    Pramono menekankan pentingnya program pemutihan ijazah sebagai langkah nyata membuka jalan bagi anak-anak Jakarta untuk melanjutkan pendidikan dan memperbaiki taraf hidup.   Jakarta | Fakta di lapangan banyak menunjukkan bahwa penahanan ijazah di sekolah karena tunggakan biaya SPP masih banyak terjadi di berbagai daerah. Tentu hal tersebut menjadi tantangan bagi setiap kepala daerah untuk menuntaskannya. […]

  • “Awal dan Kini” Rumah Tenun & Cafe Ina Ndao Diresmikan Wali Kota Kupang

    “Awal dan Kini” Rumah Tenun & Cafe Ina Ndao Diresmikan Wali Kota Kupang

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Perayaan HUT ke-29 Rumah Tenun Ina Ndao ditandai dengan penandatanganan prasasti dan peresmian Rumah Tenun dan Cafe Ina Ndao oleh Wali Kota Kupang, Doktor Jefri Riwu Kore dan didampingi Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Hilda Manafe dan pengguntingan pita oleh pejabat yang mewakili Gubernur NTT serta pemotongan tumpeng oleh […]

  • Ormas di NTT Nilai Pemerintah Berlaku Tidak Adil

    Ormas di NTT Nilai Pemerintah Berlaku Tidak Adil

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejumlah ormas mendesak Gubernur NTT bertanggung jawab atas masalah tanah di Desa Patiala Sumba Barat, penetapan tapal batas Sumba Barat dan Sumba Barat Daya yang diklaim merugikan masyarakat pesisir, penetapan wilayah konservasi hutan di Amanuban Selatan dan penuntasan kasus Poro Duka. Tuntutan dan permasalahan ini disampaikan dalam aksi demonstrasi oleh Front […]

expand_less