Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gua Jepang di Kupang Dilirik Menteri Kebudayaan, Bakal Jadi Cagar Budaya

Gua Jepang di Kupang Dilirik Menteri Kebudayaan, Bakal Jadi Cagar Budaya

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
  • visibility 154
  • comment 0 komentar

Loading

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon bersama Wagub NTT dengan menggunakan peralatan pengaman safety helmet dengan senter serta sepatu bot bersama petugas kemudian masuk menyusuri setiap ruangan lorong gua Jepang.

 

Kupang | Gua Jepang Fatusuba di Kampung Bonen, Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), berusia kurang lebih kurang 80 tahun, memiliki nilai sejarah yang sangat signifikan terkait dengan perang dunia kedua, ketika Jepang berada wilayah Pasifik.

Pada masa pendudukan Jepang, gua-gua ini digunakan sebagai tempat perlindungan dan markas militer Jepang yang menyimpan jejak sejarah penting. Gua Jepang di Kampung Bonen ini pertama kali diinformasikan oleh Pendeta GMIT Mizpa di Kampung Bonen yang selanjutnya menelusuri gua-gua Jepang.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon didampingi Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma meninjau obyek wisata yang bakal menjadi obyek destinasi cagar budaya (ODCB) Gua Jepang Fatusuba pada Sabtu sore, 26 April 2025.

Setibanya di sana, usai menerima penjelasan singkat, Menteri Kebudayaan bersama Wakil Gubernur NTT dengan menggunakan peralatan pengaman safety helmet dengan senter serta sepatu bot bersama petugas kemudian masuk menyusuri setiap ruangan lorong gua Jepang.

Kondisi di dalam gua yang becek, lembab dengan kondisi tekstur jalan yang licin dan lumayan sulit tidak menyurutkan semangat Fadli Zon dan Johni Asadoma menyusuri dan melihat langsung ke dalam gua.

Fadli Zon menekankan kehadiran Balai Pelestarian Kebudayaan XVI di Provinsi NTT, Kementerian Kebudayaan berharap agar upaya pelestarian situs-situs bersejarah seperti ini bisa melibatkan masyarakat dan komunitas setempat.

Gua Jepang jadi cagar budaya

Fadli Zon berharap situs gua Jepang di Kabupaten Kupang tersebut dapat menjadi cagar budaya (CB), yang tentunya memerlukan proses penelitian dan kajian lebih lanjut dengan melibatkan bukan hanya ahli juga pemerintah daerah.

Johni Asadoma pun mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri Kebudayaan pada situs gua Jepang tersebut. Ia berharap agar situs tersebut dapat menjadi cagar budaya serta menginstruksikan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengumpulkan data-data sebagai bahan penelitian lebih lanjut.

“Libatkan pihak-pihak seperti masyarakat sekitar, pihak akademisi baik dari perguruan tinggi negeri dan swasta juga. Semua data dan bahan tersebut nanti kita kirimkan ke Kementerian Kebudayaan untuk ditindaklanjuti lebih dalam lagi,” tandas Johni Asadoma.(*)

Sumber (*/Alex Raditia-Biro AdPim Setda NTT)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bercakap dengan Dokter Faisal, Presiden Jokowi : Betapa Berat Tangani Covid-19

    Bercakap dengan Dokter Faisal, Presiden Jokowi : Betapa Berat Tangani Covid-19

    • calendar_month Ming, 27 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sejenak berbincang dengan dr. Faisal Rizal Matondang, Sp.P, seorang dokter spesialis paru, membuat Presiden Joko Widodo merasakan betul perjuangan, dedikasi, dan kerja keras yang ditunjukkan para dokter di tengah pandemi Covid-19. Bahkan, melalui perbincangan itu terungkap bahwa dokter yang bertugas menangani pasien Covid-19 di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso tersebut sempat […]

  • Penerbangan Zona Merah Dilarang, Lokal NTT Tetap Beroperasi

    Penerbangan Zona Merah Dilarang, Lokal NTT Tetap Beroperasi

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kadis Perhubungan Provinsi NTT, yang juga Sekretaris Bidang Pengendalian Pintu Masuk Keluar gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi NTT, Isyak Nuka, S.T., M.M. menjelaskan tentang Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 tahun 2020 tentang pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. Kami perlu […]

  • Anita Jacoba Gah Serahkan Bantuan 1 Ton Beras kepada Jemaat GMIT Imanuel Petu

    Anita Jacoba Gah Serahkan Bantuan 1 Ton Beras kepada Jemaat GMIT Imanuel Petu

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Anita Jacoba Gah mewakili Keluarga Besar Partai Demokrat menyerahkan bantuan 1 (satu) ton beras kepada jemaat GMIT Imanuel Petu di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara (NTT) pada Jumat, 8 Mei 2020 pukul 16.30 WITA. Baca juga:  http://gardaindonesia.id/2020/05/08/bantu-160-warga-fatufeto-terdampak-covid-19-anita-gah-imbau-konsumsi-kelor/ Diterima oleh Ketua Majelis Jemaat Imanuel Petu, Pdt. Monalisa Fanggidae […]

  • Kadin Indonesia Canangkan Program UMKM Naik Kelas

    Kadin Indonesia Canangkan Program UMKM Naik Kelas

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Seperti diketahui, berdasarkan data bahwa pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebanyak 99,99% dari total pelaku usaha di Indonesia. UMKM telah terbukti tahan atas berbagai krisis dan bahkan menjadi penopang ekonomi nasional. Namun dalam 10 tahun terakhir, Usaha UMKM jalan di tempat, tanpa ada peningkatan yang berarti, terutama usaha Mikro, […]

  • Rawat Kampung Adat Maghilewa, Yayasan Arnoldus Wea Bantu ‘Sound System’

    Rawat Kampung Adat Maghilewa, Yayasan Arnoldus Wea Bantu ‘Sound System’

    • calendar_month Ming, 18 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Maghilewa, Garda Indonesia | Yayasan Arnoldus Wea Dhegha Nua menyerahkan bantuan berupa seperangkat sound system kepada Komunitas Pariwisata Kampung Adat (KOMPAK) Maghilewa, pada Sabtu 17 April 2021 pukul 13.00 WITA, di Sa’o Ine Wua, Kampung Maghilewa, Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penyerahan bantuan seperangkat sound system ini dilakukan oleh Reinard […]

  • Keluarga Korban Lion Air JT610 Gugat Produsen Pesawat Boeing

    Keluarga Korban Lion Air JT610 Gugat Produsen Pesawat Boeing

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sejumlah keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT610 mengajukan gugatan terhadap produsen pesawat yang berbasis di Chicago, Amerika Serikat, The Boeing Company. Gugatan ini didaftarkan ke Pengadilan Cook County, negara bagian Ilinois, oleh keluarga korban melalui firma hukum Girardi and Keese bersama firma hukum terkenal asal Amerika Serikat, Edelson PC. Berdasarkan […]

expand_less