Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ahli Geotermal : Alamiah Fenomena Lumpur Panas di PLTP Mataloko

Ahli Geotermal : Alamiah Fenomena Lumpur Panas di PLTP Mataloko

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

Loading

Dr. Pri Utami menambahkan bahwa asap atau uap yang keluar dari manifestasi (lumpur panas) tersebut merupakan gejala alami dari aktivitas bawah permukaan bumi dan tidak serta-merta disebabkan oleh pengembangan proyek panas bumi.

 

Mataloko | Proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Mataloko di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan kemajuan positif. Hingga April 2025, progres fisik pembangunan telah mencapai 79,57%, mencakup konstruksi wellpad A, B, C, dan D, pembangunan area laydown, serta pengaspalan jalan akses sepanjang 3 km dari total 7 kilometer yang direncanakan.

Saat audiensi bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur pada 28 April 225, Dosen Departemen Teknik Geologi UGM, Dr. Pri Utami, yang hadir via daring sebagai narasumber ahli, menjelaskan bahwa keberadaan fumarol (kawah lubang di daerah vulkanis yang mengeluarkan gas bercampur uap, red) dan manifestasi geotermal lainnya merupakan fenomena alam yang wajar terjadi di wilayah dengan potensi panas bumi.

“Seperti di Kawah Sikidang, Dieng, manifestasi itu berpindah-pindah bahkan sejak sebelum adanya kegiatan pengeboran. Ini sudah terjadi bahkan sebelum kita lahir,” ujar Pri Utami.

Dr. Pri Utami menambahkan bahwa asap atau uap yang keluar dari manifestasi (lumpur panas) tersebut merupakan gejala alami dari aktivitas bawah permukaan bumi dan tidak serta-merta disebabkan oleh pengembangan proyek panas bumi.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh Osta Melanno, Manager UPP Nusra 2, yang menjelaskan konteks perkembangan proyek saat ini yang berfokus pada pembangunan infrastruktur dasar sebagai tahap awal pengembangan, dan belum memasuki fase pengeboran.

PLTP Mataloko dibangun di atas lahan seluas 12,9 hektare dalam Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) seluas 996,2 hektare. Infrastruktur jalan ditingkatkan sepanjang 7 km menggunakan jalur eksisting tanpa menggusur lahan produktif warga. Proses pengadaan lahan telah diselesaikan oleh Kantor ATR/BPN Ngada pada tahun 2021—2022.

Untuk memastikan keterlibatan masyarakat, PLN telah melaksanakan proses free, prior and informed consent (FPIC) di lima desa sekitar proyek, guna memperkuat penerimaan sosial terhadap pembangunan energi panas bumi.(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapal Pesiar Aqua Blu Diluncurkan di Labuan Bajo, Tawarkan Wisata Bahari

    Kapal Pesiar Aqua Blu Diluncurkan di Labuan Bajo, Tawarkan Wisata Bahari

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Kapal pesiar mewah berlambung baja Aqua Blu resmi diluncurkan di Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan siap menawarkan wisata bahari di perairan kawasan tersebut. Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) Shana Fatina pada Selasa, 19 November 2019 mengatakan diluncurkannya Aqua Blu menambah alternatif […]

  • Anggota Densus 88 Kuntit JAM Pidsus Febrie Adriansyah, Kejagung: Itu Benar

    Anggota Densus 88 Kuntit JAM Pidsus Febrie Adriansyah, Kejagung: Itu Benar

    • calendar_month Rab, 29 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Sehubungan isu penguntitan oleh anggota Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Negara Republik Indonesia (Densus 88) terhadap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Dr. Febrie Adriansyah, maka Kapuspenkum, Dr. Ketut Sumedana mengonfirmasi bahwa kejadian itu merupakan fakta dan benar adanya. Melalui penemuan fakta di lapangan dan pemeriksaan yang telah dilakukan, Ketut mengatakan […]

  • Forum Solidaritas Mahasiswa Belu Helat RUA, Rudy Benany Jadi Ketua Umum

    Forum Solidaritas Mahasiswa Belu Helat RUA, Rudy Benany Jadi Ketua Umum

    • calendar_month Ming, 8 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Forum Solidaritas Mahasiswa Belu menghelat Rapat Umum Anggota (RUA) Kupang tahun 2020—2021 di aula BKKBN Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan mengikuti protokol kesehatan pada Sabtu,7 November 2020. Berbagai dinamika tentu tercipta untuk mencari kader-kader yang mampu mempersiapkan diri untuk menerima tongkat estafet kepemimpinan Forum Solidaritas Mahasiswa Belu (Fosmab) Kupang dalam satu […]

  • Masyarakat Adat Poco Leok NTT Angkat PLN Jadi Saudara Gendang

    Masyarakat Adat Poco Leok NTT Angkat PLN Jadi Saudara Gendang

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai | Masyarakat Adat Gedang Mesir, Desa Lungar, Kabupaten Manggarai, NTT, menganugerahi status Ase Kae (saudara gendang) kepada PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) dalam rangkaian upacara adat penti pada Selasa, 17 September 2024. Penganugerahan status Ase Kae ini, menurut adat Manggarai, sebab PLN UIP Nusra kini telah memiliki lahan di wilayah […]

  • Percepat Eliminasi Malaria, Dinkes Belu & ‘Stakeholders’ Helat Rakor

    Percepat Eliminasi Malaria, Dinkes Belu & ‘Stakeholders’ Helat Rakor

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna mempercepat eliminasi malaria, Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat rapat koordinasi (rakor) pencegahan dan pengendalian malaria bersama stakeholders di Atambua pada  Rabu, 7 Oktober 2021. Sesuai data yang dilaporkan panitia penyelenggara dari Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, bahwa hingga September 2021, kasus malaria secara nasional berjumlah 94.610 […]

  • Luna Maya Geram, Harga Dirinya Ditawar 200 Juta

    Luna Maya Geram, Harga Dirinya Ditawar 200 Juta

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Loading

    Siapa yang tak mengenal Luna Maya?Ya, artis cantik kelahiran Bali itu tentu sudah tidak asing lagi di dunia hiburan. Mengawali kariernya sebagai model, ia terjun ke dunia peran pada tahun 1999 lewat film 30 Hari Mencari Cinta. Sejak muncul di film tersebut, karier Luna Maya semakin memuncak. Tak hanya sebagai pemain film, ia juga menjadi […]

expand_less