Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Indonesia Posisi Teratas Kreator YouTube Terbanyak di Asia Tenggara

Indonesia Posisi Teratas Kreator YouTube Terbanyak di Asia Tenggara

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
  • visibility 278
  • comment 0 komentar

Loading

Berdasarkan hasil studi, 94% pengguna Indonesia mengatakan bahwa Youtube merupakan tujuan awal mereka pada saat mencari konten video.

 

YouTube, situs web berbagi video daring didirikan pada 14 Februari 2005 oleh Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim. Ketiga pendiri ini adalah mantan karyawan PayPal. YouTube mulai beroperasi setelah didaftarkan secara resmi pada hari Valentine tahun 2005, meskipun konsepnya muncul karena kesulitan berbagi video.

Ide YouTube muncul karena kesulitan berbagi video setelah acara makan malam dan kesulitan menemukan video populer secara daring.

YouTube menerima investasi awal dari Sequoia Capital sebesar $3,5 juta pada November 2005, yang membantu memperkuat server dan bandwidth situs webnya. Pada Juli 2006, YouTube sudah memiliki lebih dari 100 juta penonton video per hari, menjadikannya salah satu situs dengan pertumbuhan tercepat di internet.

Pada November 2006, Google mengakuisisi YouTube seharga $1,65 miliar dalam bentuk saham. Sejak diakuisisi oleh Google, YouTube terus berkembang menjadi platform berbagi video terbesar di dunia, dengan berbagai fitur dan pilihan konten.

YouTube pun terus bertransformasi hingga ke Indonesia. ComScore (Lembaga resmi perusahaan analitik pengukuran pengunjung situs di Indonesia yang berasal dari Amerika) menunjukkan data, ada lebih dari 93 juta penonton unik di Indonesia (berusia di atas 18 tahun) yang menonton video Youtube setiap bulannya selama tahun 2020. Jumlah ini tercatat meningkat hingga 10 juta dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dan jumlah jam konten yang diunggah dari Indonesia bertambah lebih dari 2 kali lipat dari tahun ke tahun.

Berdasarkan hasil studi, 94% pengguna Indonesia mengatakan bahwa Youtube merupakan tujuan awal mereka pada saat mencari konten video. Grafik di bawah ini merupakan data yang telah dikumpulkan di Negara Indonesia dengan memperhatikan penggunaan Internet pada tahun 2020.

Pertumbuhan penonton Youtube itu juga tak lepas dari kontribusi para kreator di Indonesia, dimana sejumlah kreator berhasil meraih jutaan subscriber. Bahkan kini tercatat 600 channel di Indonesia yang memiliki satu juta subscriber. Jika dibandingkan dengan tahun 2019, dimana terdapat 2 YouTuber Indonesia yang mendapatkan diamond button creators yaitu Atta Halilintar dan Ria Ricis. Sedangkan di tahun 2020, sudah lebih dari delapan kreator, terdiri dari individual creators dan beberapa channel TV lokal yang mendapatkan penghargaan ini. Hal ini menunjukkan betapa pesatnya perkembangan Youtube di Indonesia dalam kurun waktu 1 tahun.

Indonesia pun menempati posisi teratas sebagai negara dengan jumlah kreator YouTube terbanyak di Asia Tenggara. Tercatat ada lebih dari 3.000 kanal dengan lebih dari satu juta subscriber, melampaui Vietnam (2.500), Thailand (1.300), Filipina (450), Malaysia (190), dan Singapura (170). Untuk kategori kanal dengan lebih dari 100 ribu subscriber, Indonesia dan Vietnam sama-sama memiliki 30.000 kanal, jauh di atas Thailand (13.000), Filipina (6.000), Malaysia (3.000), dan Singapura (1.300).

Tak hanya dari sisi jumlah, pertumbuhan ekonomi kreator juga meningkat. Jumlah channel Indonesia yang meraih pendapatan ratusan juta rupiah naik 20 persen dibanding tahun sebelumnya. Studi Kantar menunjukkan 67 persen penonton Indonesia menganggap kreator YouTube sebagai sumber tepercaya, dengan 60 persen Gen Z lebih percaya brand yang dipromosikan kreator YouTube dibanding platform lain. Hal ini mendorong YouTube menjadi platform dengan pengaruh niat beli hampir 4 kali lebih besar daripada media sosial lain di kawasan Asia Tenggara.(*)

Sumber (*/Goodnews + Binus/ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UIP Nusra Ajak Media NTT Lihat Lebih Dekat Sistem Kerja PLTU Timor-1

    PLN UIP Nusra Ajak Media NTT Lihat Lebih Dekat Sistem Kerja PLTU Timor-1

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Tim PLN UIP Nusra
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Loading

    Dipaparkan Asmar, PLTU Timor-1 yang mulai beroperasi sejak Juli 2025 dibangun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik di sistem Timor serta menurunkan biaya pokok penyediaan yang sebelumnya masih bergantung pada pembangkit diesel.   Kupang | Guna memperkuat transparansi dan edukasi publik terkait pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama […]

  • Aksi Heroik Petugas PLN Tantang Maut Agar Listrik Tetap Menyala

    Aksi Heroik Petugas PLN Tantang Maut Agar Listrik Tetap Menyala

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Para petugas harus memanjat dan merayap di atas kabel, puluhan meter di atas permukaan tanah. Mereka bergerak dengan penuh kehati-hatian, di tengah tiupan angin yang bisa mengoyak keseimbangan.   Kupang | Angin kencang di Pulau Timor memang menjadi momen menyenangkan untuk menerbangkan layang-layang. Namun, di balik kegembiraan itu, tersimpan risiko serius yang mengancam pasokan listrik […]

  • Prabowo Subianto: Gerindra Dukung Penuh Pemerintahan Yang Sah

    Prabowo Subianto: Gerindra Dukung Penuh Pemerintahan Yang Sah

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dalam pertemuan memenuhi undangan Presiden Joko Widodo, pada Jumat, 11 Oktober 2019, Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk bersatu kembali. Prabowo Subianto berjanji bakal menghadiri pelantikan Presiden Joko Widodo, pada Minggu, 20 Oktober 2019. Sebab, kata Prabowo, konstelasi pemilihan presiden sudah selesai. Karena itu seluruh elemen bangsa harus bersatu kembali. Menurutnya, Gerindra […]

  • NTT Menuju Sekolah Gratis, Draf Pergub Digodok Bersama Ombudsman

    NTT Menuju Sekolah Gratis, Draf Pergub Digodok Bersama Ombudsman

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton kepada media menyampaikan bahwa peraturan gubernur ini sudah mengakomodasi keluhan masyarakat NTT terkait pungutan pendidikan selama ini.   Kupang | Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan NTT menyambut gembira dan menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan dan seluruh jajaran karena draf Peraturan Gubernur NTT tentang Pendanaan Pendidikan yang […]

  • Pantau Pemungutan Suara di Kota Kupang, Wagub Josef Pinta Saksi Bekerja Jujur

    Pantau Pemungutan Suara di Kota Kupang, Wagub Josef Pinta Saksi Bekerja Jujur

    • calendar_month Rab, 17 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Setelah menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 16 Kelurahan Liliba Kecamatan Oebobo, Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM melakukan pemantaun di beberapa lokasi TPS di Kota Kupang, Rabu, 17 April 2019 Sekitar pukul 10.30 WITA, Wagub bersama Forkopimda NTT, Ketua DPRD NTT, Ketua KPUD Provinsi, […]

  • Dua Dekade Sekolah Sukses Abadi, Tampil dengan Wajah Baru

    Dua Dekade Sekolah Sukses Abadi, Tampil dengan Wajah Baru

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Loading

    Sistem pendidikan yang diterapkan Sekolah Sukses Abadi, beber Helex Wirawan, lebih bersifat pendalaman (deep learning) dalam konteks pendidikan merujuk pada pendekatan yang menekankan pemahaman yang mendalam dan komprehensif terhadap materi, bukan hanya sekadar menghafal atau penguasaan sekilas.   Jakarta | Gedung baru Sekolah Sukses Abadi bernaung pada Yayasan JIBI Sukses Abadi yang berlokasi di Jalan […]

expand_less