Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Kriminal » Guru Gugat ke Mahkamah Konstitusi Minta Pensiun Layaknya Dosen

Guru Gugat ke Mahkamah Konstitusi Minta Pensiun Layaknya Dosen

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
  • visibility 322
  • comment 0 komentar

Loading

Sri dalam permohonannya menilai aturan ini bersifat diskriminatif, karena membuat guru kehilangan kesempatan bekerja serta menerima gaji dan tunjangan profesi selama lima tahun.

 

Jakarta | Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang perkara terkait perbedaan batas usia pensiun guru dan dosen, Selasa, 12 Agustus 2025.

Perkara Nomor 99/PUU-XXIII/2025 ini diajukan oleh Sri Hartono, guru Bahasa Inggris SMA Negeri 15 Semarang, yang merasa aturan pensiun guru di usia 60 tahun tidak adil jika dibandingkan dengan dosen yang pensiun di usia 65 tahun.

Pada sidang, Staf Ahli Bidang Regulasi dan Antar Lembaga Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, H Biyanto, mewakili pemerintah untuk memberikan keterangan.

Ia menjelaskan, perbedaan usia pensiun ini didasarkan pada perbedaan mendasar antara profesi guru dan dosen.

Dosen memiliki tanggung jawab menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, tugas guru terfokus pada pendidikan dan pembelajaran saja, tanpa kewajiban melakukan penelitian dan pengabdian seperti dosen.

Biyanto menilai argumen penggugat yang menyamakan tugas guru dan dosen tidak logis, karena keduanya memiliki kualifikasi, persyaratan, dan corak pekerjaan yang berbeda meski sama-sama diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Ia juga mengingatkan bahwa mencampuradukkan peran keduanya justru menimbulkan pertentangan antar-profesi.

Sri dalam permohonannya menilai aturan ini bersifat diskriminatif, karena membuat guru kehilangan kesempatan bekerja serta menerima gaji dan tunjangan profesi selama lima tahun, sementara dosen di usia yang sama masih bisa mengajar dan memperoleh haknya.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian PUPR Pastikan Tidak Ada Asosiasi Jasa Konstruksi Yang Dibekukan

    Kementerian PUPR Pastikan Tidak Ada Asosiasi Jasa Konstruksi Yang Dibekukan

    • calendar_month Jum, 18 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dengan terbitnya Keputusan Menteri PUPR Nomor 1410/KPTS/M/2020 tentang Asosiasi Badan Usaha Jasa Konstruksi, Asosiasi Profesi Jasa Konstruksi dan Asosiasi Terkait Rantai Pasok Jasa Konstruksi Terakreditasi, tidak berarti bahwa sejumlah Asosiasi Jasa Konstruksi akan dibekukan. Pembekuan asosiasi merupakan penafsiran yang tidak tepat terhadap Peraturan Menteri PUPR No. 10 tahun 2020 tentang Akreditasi […]

  • Agus Taolin : Untuk Kebutuhan Dasar Masyarakat, Kita Jangan Bikin Proyek

    Agus Taolin : Untuk Kebutuhan Dasar Masyarakat, Kita Jangan Bikin Proyek

    • calendar_month Sab, 31 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Calon Bupati Belu periode 2020—2025 dari paket SEHATI, nomor urut 2, Agustinus Taolin yang berpasangan dengan Aloysius Haleserens, menegaskan bahwa untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat tidak mampu di Kabupaten Belu, tidak boleh bikin proyek. Hal ini dikatakan Agus Taolin dalam segmen keempat Debat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Belu 2020 di Aula […]

  • Advokat Suap Hakim Rp40 Miliar Kasus Korupsi Ekspor CPO, Divonis 17 Tahun Penjara

    Advokat Suap Hakim Rp40 Miliar Kasus Korupsi Ekspor CPO, Divonis 17 Tahun Penjara

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Loading

    Kasus ini menegaskan praktik suap dan pencucian uang masih menjadi ancaman serius bagi integritas peradilan.   Jakarta | Kasus korupsi ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan palm oil mill effluent (POME) terbongkar hingga ditetapkannya 11 tersangka yang menimbulkan kerugian negara diperkirakan mencapai Rp14 triliun akibat rekayasa klasifikasi ekspor, di mana CPO […]

  • Ingin Nonton MotoGP Mandalika 2025? Ini Harga Tiket Tiga Hari

    Ingin Nonton MotoGP Mandalika 2025? Ini Harga Tiket Tiga Hari

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Harga tiket MotoGP Mandalika 2025, kini berlaku untuk tiga hari penyelenggaraan. Pada tiga edisi terakhir di MotoGP Mandalika, tiket sebelumnya terpisah-pisah sesuai dengan hari perhelatan.   Lombok | Perhelatan MotoGP Mandalika 2025 segera dilaksanakan pada 3—5 Oktober 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seri ini merupakan balapan ke-18 dalam […]

  • Bene Hale : Pilih Pemimpin yang Rajin Baca Buku, bukan Kalkulator

    Bene Hale : Pilih Pemimpin yang Rajin Baca Buku, bukan Kalkulator

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Anggota DPRD Belu dari fraksi Golkar, Benediktus Hale meminta kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang rajin membaca buku, bukan yang ke mana–mana hanya membawa kalkulator. Ia menjelaskan, bahwa pemimpin yang rajin membaca buku adalah yang pintar, cerdas, banyak mengerti tentang persoalan rakyat, dan mampu membawa rakyatnya menuju perubahan. Penegasan ini disampaikan […]

  • Liang Bua, Gua Legendaris Jejak Sejarah Penting di Manggarai

    Liang Bua, Gua Legendaris Jejak Sejarah Penting di Manggarai

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Loading

    Berada tepat di di Dusun Golo Manuk, Desa Liang Bua, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, membuat tempat tersebut sangat ideal dijadikan pemukiman masa prasejarah.   Labuan Bajo | Keindahan yang dimiliki oleh Pulau Flores, NTT, memang tidak diragukan lagi. Melancong ke pulau yang satu ini rasanya tak melulu harus datang ke destinasi yang sudah sering […]

expand_less