Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » CIRMA–Transisi Menuju Ekonomi Hijau di Timor Barat

CIRMA–Transisi Menuju Ekonomi Hijau di Timor Barat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
  • visibility 54
  • comment 0 komentar

Loading

Program utama CIRMA adalah memberdayakan ribuan petani kecil di 30 desa Timor Barat untuk menghadapi tantangan iklim sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi mereka.

 

Timor | Pada kondisi eskalasi krisis iklim global dan meningkatnya ketimpangan sosial-ekonomi, konsep ekonomi hijau atau green economy menjadi salah satu jalan penting untuk memastikan pembangunan yang adil, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Ekonomi hijau menekankan pada pertumbuhan yang rendah karbon, inklusif secara sosial, dan berorientasi pada pemulihan ekosistem. Prinsip ini menuntut perubahan paradigma pembangunan, dari pola eksploitatif yang hanya mengejar keuntungan jangka pendek, menuju pola ekonomi yang berbasis pada keberlanjutan ekologis dan kesejahteraan komunitas.

CIRMA (Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri) sejak awal berdiri telah menempatkan dirinya sebagai aktor masyarakat sipil yang konsisten mendorong transformasi ekonomi lokal yang berakar pada keadilan iklim, ketahanan komunitas, dan penguatan kapasitas petani kecil.

Upaya-upaya yang dijalankan CIRMA di Timor Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), sesungguhnya merepresentasikan wujud nyata dari praktik ekonomi hijau berbasis komunitas, atau yang dapat disebut sebagai community-driven green economy.

Penguatan petani kecil sebagai fondasi ekonomi hijau

Program utama CIRMA adalah memberdayakan ribuan petani kecil di 30 desa Timor Barat untuk menghadapi tantangan iklim sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi mereka. Dalam kerangka green economy, kelompok petani kecil ini adalah pelaku utama yang dapat mengubah sistem pangan dari yang intensif input kimia menuju sistem yang lebih ramah lingkungan.

CIRMA memfasilitasi penguatan kelompok tani dan koperasi, agar mereka tidak hanya menjadi produsen, tetapi juga memiliki posisi tawar dalam rantai nilai ekonomi hijau.

Pendekatan yang ditempuh CIRMA tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis petani, tetapi juga memperkuat jejaring, aliansi, serta akses mereka terhadap layanan iklim, pasar hijau, dan peluang ekonomi berkelanjutan. Dengan demikian, transformasi menuju green economy tidak berhenti pada perubahan teknis pertanian, tetapi juga mendorong keadilan struktural dan distribusi manfaat ekonomi yang lebih adil bagi petani kecil.

Apa yang sedang dilakukan CIRMA di Timor Barat jelas merupakan kontribusi nyata bagi agenda green economy. Melalui penguatan petani kecil, inovasi pertanian ekologi, tata kelola air berbasis komunitas, serta kolaborasi global, CIRMA membuktikan bahwa transisi hijau dapat dimulai dari komunitas lokal.

Green economy yang diperjuangkan CIRMA bukan hanya soal angka pertumbuhan, melainkan tentang keberlanjutan ekologis, keadilan sosial, dan martabat manusia. Dengan cara ini, CIRMA berperan penting dalam menunjukkan bahwa jalan menuju masa depan yang hijau dan adil harus dimulai dari desa, dari petani kecil, dan dari keberanian komunitas untuk mengambil peran utama dalam perubahan.(*)

Sumber (*/CIRMA @Project Meet Up, SoE, 17 Aug 2025)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Manggarai Alokasi Rp200 Juta Dukung Festival Golo Curu 2025

    Pemkab Manggarai Alokasi Rp200 Juta Dukung Festival Golo Curu 2025

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Festival Golo Curu tidak hanya mengedepankan aspek ekonomi, tetapi juga akan memperlihatkan kekayaan seni dan budaya khas daerah.   Ruteng | Pemerintah Kabupaten Manggarai, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, menegaskan komitmen kuatnya untuk berpartisipasi secara aktif dalam mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Festival Golo Curu 2025, yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 3 hingga 7 Oktober. Pemerintah […]

  • Dagelan Anggaran Daerah, Pantas Saja Pembangunan Jalan di Tempat!

    Dagelan Anggaran Daerah, Pantas Saja Pembangunan Jalan di Tempat!

    • calendar_month Sen, 24 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Ya jelas saja pembangunan daerah jalan di tempat. Dana pembangunannya – relatively – sudah “dihabiskan” oleh ASN dan kroni di berbagai proyek mark-up. Dari kerja keliling daerah, Mendagri Tito Karnavian melaporkan, bahwa sebagian besar anggaran di daerah adalah “hanya” untuk belanja pegawai. Besarannya sekitar 70% bahkan ada yang sampai 80%, bahkan […]

  • Pj Bupati Lembata Dampingi Juri Festival Desa Binaan Bank NTT

    Pj Bupati Lembata Dampingi Juri Festival Desa Binaan Bank NTT

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Lewoleba, Garda Indonesia | Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Djawa, pada Rabu, 3 Agustus 2022, ikut hadir bersama juri Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD 2022, Ni Dewa Agung Ayu Sria Liana Dewi meninjau Desa Bour, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata. Desa Bour adalah salah satu dari empat desa di Lembata yang mengikuti event paling […]

  • Kemkominfo Bangun 421 BTS Tower di Provinsi NTT

    Kemkominfo Bangun 421 BTS Tower di Provinsi NTT

    • calendar_month Sel, 29 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Base Transceiver Station (BTS) ‘infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara peranti komunikasi dan jaringan operator’ akan dibangun di 421 desa dan diselesaikan pembangunannya tahun 2021—2022. Demikian diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G. Plate pada saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan BTS di Provinsi NTT yang dilaksanakan di […]

  • Pesan Sapu Tangan Basah

    Pesan Sapu Tangan Basah

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Penulis : Melkianus Nino Bahu tertindih seikat kayu api. Terasa seperti sedang memikul peti mati yang dititipkan Gadis Cantik dari rindang Beringin Tua. Badan gemetaran, dengan bulu-bulu pada pergelangan tangan yang merayap pulas, berdiri tegap tak ingin kembali pulas. Aku tak sadar, ketika Tuan Rimba mengintai langkah kaki dengan begitu lincah. Entah ! Dia, gadis […]

  • ‘212Mart’ Fenomena Model Bisnis Akhirat yang Akhirnya Menjerat

    ‘212Mart’ Fenomena Model Bisnis Akhirat yang Akhirnya Menjerat

    • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Secara identik 212 adalah brand politik identitas. Lalu oleh sementara kalangan dikonversi (dikomersialisasi) menjadi bisnis, toko ritel 212Mart. Ini katanya demi membangkitkan perekonomian umat. Umat yang mana? Nah itu dia! Pertanyaan tentang umat yang mana? Dalam kaca mata bisnis atau pemasaran, ini artinya soal segmentasi. Tentang, how do you read the […]

expand_less