Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hasan Nasbi Sindir Purbaya : Jangan Merasa Pintar Sendiri, Negara Butuh Kerjasama

Hasan Nasbi Sindir Purbaya : Jangan Merasa Pintar Sendiri, Negara Butuh Kerjasama

  • account_circle melihatindonesia
  • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
  • visibility 386
  • comment 0 komentar

Loading

Sindiran itu muncul setelah Purbaya menuding sejumlah pemerintah daerah menimbun dana publik tanpa segera digunakan untuk kepentingan masyarakat.

 

Jakarta | Suasana politik di lingkar pemerintahan kembali memanas setelah pengamat politik sekaligus pendiri Public Virtue Initiatives, Hasan Nasbi, melontarkan kritik tajam terhadap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Melalui unggahan di platform X, Hasan menyoroti gaya komunikasi Purbaya yang dinilai terlalu menyudutkan pejabat lain, terutama kepala daerah, terkait isu dana publik yang mengendap di bank.

Ia menulis, “Kritik boleh, tapi jangan merasa paling pintar sendiri. Negara ini dibangun dengan kerja sama, bukan saling menggurui.”

Sindiran itu muncul setelah Purbaya Yudhi Sadewa menuding sejumlah pemerintah daerah menimbun dana publik tanpa segera digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Ia menilai dana yang seharusnya mendorong pembangunan justru mengendap di bank, memperlambat perputaran ekonomi di daerah.

Pernyataan Purbaya tersebut memicu reaksi keras. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membela langkah pemerintah daerah dengan alasan kehati-hatian fiskal agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran.

Hasan Nasbi pun menilai bahwa perdebatan semacam itu tidak seharusnya dilakukan di ruang publik dengan nada menyalahkan.

Menurut Hasan, komunikasi yang menuding pihak lain hanya akan menimbulkan jarak antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kalau setiap pejabat pusat berbicara seolah semua daerah salah, itu akan menciptakan ketegangan. Pemerintahan yang efektif lahir dari sinergi, bukan ego,” ujarnya.

Komentar Hasan mendapat perhatian luas, termasuk dari pegiat media sosial Chusnul Chotimah.

Ia menilai kritik tersebut bukan hanya soal kebijakan, tapi juga menyentuh persoalan integritas dan gaya kepemimpinan.

“Yang paling benci orang jujur adalah mereka yang tak siap dikritik,” tulis Chusnul dalam tanggapannya di media sosial.

Hingga kini, Kementerian Keuangan belum mengeluarkan tanggapan resmi atas kritik tersebut. Namun, perdebatan ini menambah daftar panjang dinamika komunikasi antarpejabat di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mengelola dana publik dan menjaga hubungan harmonis antara pusat dan daerah.(*)

 

  • Penulis: melihatindonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geopolitik Global Dollar Naik, OJK Nilai Perbankan Tetap Terjaga

    Geopolitik Global Dollar Naik, OJK Nilai Perbankan Tetap Terjaga

    • calendar_month Sen, 22 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai bahwa risiko yang dihadapi industri perbankan nasional akibat penguatan dolar Amerika Serikat beberapa waktu ini masih dapat dimitigasi dengan baik. Berdasarkan hasil uji ketahanan (stress test) yang dilakukan OJK, pelemahan nilai tukar rupiah saat ini relatif tidak signifikan berpengaruh langsung terhadap permodalan bank, mengingat posisi devisa […]

  • Jenazah Paus Fransiskus Disemayamkan Sembilan Hari

    Jenazah Paus Fransiskus Disemayamkan Sembilan Hari

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Loading

    Pada Rabu, 23 April 2025, pukul 9 pagi (waktu setempat), jenazah Paus Fransiskus akan dipindahkan dari Chapel of Casa Santa Marta ke Basilica of Saint Peter.   Vatikan | Departemen Perayaan Liturgis Vatikan mengumumkan rincian eksekusi Paus Fransiskus. Upacara ini mengikuti instruksi yang ditetapkan dalam Order Exsequiarum Romani Pontificis, sebuah dokumen yang mengatur upacara pemakaman […]

  • Efisiensi ala DPR, Rakyat Dipajaki, Dewan Diberi Kompensasi

    Efisiensi ala DPR, Rakyat Dipajaki, Dewan Diberi Kompensasi

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar Merdeka…! Masih suasana 17 Agustus. Pagi ini, di kompleks saya menggelar jalan santai, habis itu makan bersama. Ini namanya menikmati kemerdekaan. Namun, saya mau bahas soal efisiensi ala wakil rakyat kita, DPR RI. Simak narasinya sambil seruput kopi tanpa gula, wak! Ketua DPR RI, Puan Maharani usai menyampaikan […]

  • Kunker ke NTT, DPR RI Segera Tetapkan UU Daerah Kepulauan

    Kunker ke NTT, DPR RI Segera Tetapkan UU Daerah Kepulauan

    • calendar_month Rab, 24 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia | DPR RI menyatakan tekad untuk segera menetapkan Undang-Undang (UU) Tentang Daerah Kepulauan. Hal ini terungkap dalam Pertemuan Panitia Khusus (Pansus) DPR RI Rancangan Undang-Undang (RUU) Tentang Daerah Kepulauan dengan Gubernur 2 NTT, Josef A. Nae Soi, di Ruang Rapat Gubernur Kantor Gubernur Sasando, Rabu (24/10/18). Terdapat 8 (delapan) anggota Pansus RUU tentang […]

  • Antisipasi Penyakit Akibat Polusi Udara, Pemerintah Siap Sejumlah Langkah

    Antisipasi Penyakit Akibat Polusi Udara, Pemerintah Siap Sejumlah Langkah

    • calendar_month Sel, 29 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi meningkatnya penyakit-penyakit gangguan pernapasan yang disebabkan antara lain oleh polusi udara. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa ada 6 (enam) penyakit gangguan pernapasan yang paling banyak dialami masyarakat, yaitu pneumonia, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), asma, kanker paru, tuberkulosis, dan […]

  • Bersama 43 Eks Pegawai KPK, Novel Baswedan Dilantik Jadi ASN Polri

    Bersama 43 Eks Pegawai KPK, Novel Baswedan Dilantik Jadi ASN Polri

    • calendar_month Jum, 10 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Novel Baswedan dan 43 eks pegawai KPK lainnya. 44 eks pegawai KPK itu dilantik di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan. “Kita lantik sesuai Nomor Induk Pegawai 1 Januari 2021 rekan-rekan resmi jadi Pegawai Negeri Sipil Polri,” ujar Kapolri Jenderal Listyo saat prosesi pelantikan […]

expand_less