Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Kriminal » Anak Kandung Eks Wamenaker Noel Terima Rp3 Miliar dari Pemerasan Sertifikat K3

Anak Kandung Eks Wamenaker Noel Terima Rp3 Miliar dari Pemerasan Sertifikat K3

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
  • visibility 286
  • comment 0 komentar

Loading

Jaksa menyebut pungutan tersebut dibagi berdasarkan jabatan dan digunakan untuk mempermudah proses penerbitan sertifikat dan lisensi K3. Apabila pemohon tidak memberikan uang, proses sertifikasi disebut akan dipersulit.

 

Jakarta | Jaksa penuntut umum mengungkapkan anak kandung mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel, Divian Ariq, menerima uang hasil pemerasan pengurusan sertifikat K3 sebesar Rp 3 miliar.

Fakta tersebut disampaikan jaksa dalam sidang dakwaan perdana kasus korupsi pemerasan sertifikat K3 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin, 19 Januari 2026.

Jaksa memaparkan peristiwa bermula pada November 2024 saat Noel memanggil Direktur BKK3 Kemenaker Hery Sutanto ke ruang kerjanya.

Pada pertemuan itu, Noel menanyakan praktik pungutan uang kepada pemohon sertifikasi dan lisensi K3 melalui pihak PJK3.

Hery Sutanto membenarkan adanya pungutan yang dikoordinasikan oleh sejumlah bawahannya di lingkungan Ditjen Binwasnaker dan K3.

Jaksa menyebut pungutan tersebut dibagi berdasarkan jabatan dan digunakan untuk mempermudah proses penerbitan sertifikat dan lisensi K3. Apabila pemohon tidak memberikan uang, proses sertifikasi disebut akan dipersulit.

Usai mengetahui praktik tersebut, Noel meminta jatah selaku Wamenaker. Sekitar sepekan kemudian, Noel memanggil Irvian Bobby Mahendro dan meminta uang sebesar Rp 3 miliar. Permintaan itu disanggupi Irvian dan dilaporkan kepada Hery Sutanto.

Jaksa menjelaskan uang Rp 3 miliar tersebut bersumber dari PT KEM Indonesia sebesar Rp 70 juta dan sisanya dari para pemohon sertifikasi K3 lainnya.

Noel kemudian memberikan kontak Nur Agung Putra Setia untuk teknis penyerahan uang. Uang Rp 3 miliar diserahkan dalam tas jinjing bermotif batik di area SPBU Jalan Gereja Theresia, Jakarta Pusat.

Jaksa menyatakan uang tersebut selanjutnya diserahkan Nur Agung Putra Setia kepada Divian Ariq.(*)

 

 

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov NTT Tak Larang Pikap Angkut Orang Hanya Berupa Pembatasan

    Pemprov NTT Tak Larang Pikap Angkut Orang Hanya Berupa Pembatasan

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    “Pemprov NTT tidak ada pikiran menyusahkan dan menghambat usaha rakyat, justru harus mengakomodasi hak-hak dengan mengacu kepada aturan,” ujar Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma.   Kupang | Polemik mobil pikap dilarang mengangkut orang, disikapi oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) saat jumpa media pada Senin petang, 14 Juli 2025 di lantai 1 Kantor […]

  • Nelson Pomalingo, Sosok Sederhana Bupati Gorontalo, Rela Tinggal di Indekos

    Nelson Pomalingo, Sosok Sederhana Bupati Gorontalo, Rela Tinggal di Indekos

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Gorontalo, Garda Indonesia | Prof. Dr. Ir. H Nelson Pomalingo, MPd., Lahir di Limboto, 24 Desember 1962. Nelson Pomalingo berasal dari keluarga dengan latar belakang guru dan merupakan anak sulung dari pasangan Soekarno Pomalingo dan Hj Neli Tulie. Prof. Dr. Ir. Nelson Pomalingo, MPd., adalah Rektor Universitas Negeri Gorontalo 2 (dua) periode 2002—2010, lalu menjabat […]

  • Presiden Jokowi: Setelah B20 Kita Akan Beralih ke B30

    Presiden Jokowi: Setelah B20 Kita Akan Beralih ke B30

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah ingin bergerak cepat dalam mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan impor bahan bakar minyak. Salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan menerapkan kebijakan kewajiban biodiesel 20 persen atau B20. “Kita ingin lebih cepat dan mulai dari B20 ini kita ingin mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan juga yang paling penting […]

  • Diduga Palsukan Stempel, Yayasan SABAS Polisikan Eks Kepala SMTK Arastamar SoE

    Diduga Palsukan Stempel, Yayasan SABAS Polisikan Eks Kepala SMTK Arastamar SoE

    • calendar_month Kam, 24 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Yayasan Setia Arastamar bagi Bapa Surgawi (SABAS) SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); melaporkan mantan Kepala Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Arastamar SoE, Potifar Pinis, M.Pd.K., ke Polres TTS pada Minggu, 6 Februari 2022, dengan Laporan Polisi Nomor : STTLP/B/51/II/2022/RES TTS. Ketua Yayasan SMTK, Margarita Ottu […]

  • Gibran Bakal Helat Acara Besar Bersama Ganjar Pranowo

    Gibran Bakal Helat Acara Besar Bersama Ganjar Pranowo

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Surakarta, Garda Indonesia | Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkapkan, Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming akan menghelat acara besar bersama bakal calon presiden (capres), Ganjar Pranowo. Hal tersebut disampaikan Hasto, usai Gibran memberikan klarifikasi soal pertemuannya dengan Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. “Kemudian, bahkan (Gibran) tadi mengatakan kepada saya juga […]

  • CINTA SIAGA, Relawan Sukarela Cetak Atribut Kampanye

    CINTA SIAGA, Relawan Sukarela Cetak Atribut Kampanye

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Para relawan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA) melakukan sebuah gerakan sebagai wujud cinta dan komitmen. Para Relawan secara sukarela dan swadana mencetak atribut kampanye berupa kalender untuk SIAGA dengan menggunakan biaya pribadi. “Gerakan tersebut dimotori akademisi dan peneliti senior Dr. Antonius Bele bersama […]

expand_less