Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » ‘Diplomatic Tour 2018 – Amati Pembangunan Perempuan dan Anak di Papua

‘Diplomatic Tour 2018 – Amati Pembangunan Perempuan dan Anak di Papua

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 20 Jul 2018
  • visibility 136
  • comment 0 komentar

Loading

Sorong-Papua,gardaindonesia.id – Agenda Diplomatic Tour Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri kembali digelar untuk kedua kalinya. Setelah tahun 2016 lalu dilaksanakan di Aceh, kali ini Kota Sorong dan Raja Ampat menjadi tuan rumah Diplomatic Tour 2018.

Mengusung tema “Exhibition of Women Empowerment in Papua Land”, kegiatan ini bertujuan untuk menginformasikan capaian kemajuan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di wilayah timur Indonesia, serta komitmen dan keseriusan Pemerintah dan masyarakat Papua Barat, dalam memajukan perempuan dan anak dalam segala bidang pembangunan kepada masyarakat internasional.

Papua memiliki kekhususan dan keistimewaan dengan latar belakang nilai-nilai adat, budaya dan agama yang berakar kuat pada masyarakatnya. “Pelaksanaan pembangunan di Papua juga tidak dapat dilepaskan dari peran tiga pilarnya atau Tiga Tungku, yaitu Adat, Agama dan Pemerintah. Ini yang menjadi keunikan,” jelas Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise dalam konferensi persnya, Jumat/20 Juli 2018.

Menteri Yohana menambahkan, perempuan Papua atau biasanya dikenal dengan Mama-Mama Papua memiliki andil besar dalam roda perekonomian daerah. Pertumbuhan usaha-usaha kecil dan mikro makin berkembang di kalangan Mama-Mama Papua. Diantaranya, membuat kerajinan tangan khas Papua, seperti Noken, Lukis Kulit Kayu, Anyam Khas Papua.

“Kami sangat berharap, para peserta Diplomatic Tour yang merupakan representasi masyarakat internasional, memperoleh gambaran utuh mengenai Papua. Khususnya terkait capaian kinerja Pemerintah dan Masyarakat Papua dalam pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” jelas Menteri Yohana.

Diplomatic Tour 2018 akan berlangsung dari tanggal 19-21 Juli 2018, dimulai dengan Dengar Pendapat dengan Dewan Adat Papua (DAP) dan Welcome Dinner di hari pertama. Hari berikutnya, peserta akan mengunjungi 3 lokasi (site visit) di SD Inpres 109 Kota Sorong dan SMP Negeri 1 Kota Sorong untuk melihat upaya perlindungan anak dan tumbuh kembangnya. Serta mengunjungi ke UPPA Polres Kota Sorong, untuk melihat upaya-upaya yang telah dilakukan dalam menangani persoalan perempuan dan anak.

Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan mengunjungi Pulau Piaynemo dan Sauwandarek di Raja Ampat. Sekitar 36 Kedutaan Besar (embassy) serta 3 organisasi internasional diantaranya UNHCR, UNICEF dan UN menjadi peserta dalam Diplomatic Tour 2018. (*/PM PPPA +rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPKLU PLN Gapai Apresiasi Pemudik

    SPKLU PLN Gapai Apresiasi Pemudik

    • calendar_month Sen, 29 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Kehadiran 1.299 unit SPKLU PLN (Persero) selama masa mudik dan arus balik Idul Fitri 1445 H dirasa sangat membantu para pemudik. Dengan tersebarnya lokasi-lokasi SPKLU ini pengguna kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) tidak perlu khawatir dalam melakukan perjalanan mudik. Kesiapan PLN dalam menyediakan infrastruktur pendukung EV dan posko siaga di setiap rest area […]

  • Pungli di SPBU Denpasar, Pertamina Ambil Sikap Tegas

    Pungli di SPBU Denpasar, Pertamina Ambil Sikap Tegas

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading Pertamina langsung bergerak cepat merespons keluhan pelanggan terkait operator SPBU di Denpasar, Bali. Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap operator SPBU tersebut. “Atas kejadian ini, Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pengecekan ke SPBU tersebut dan kepada operator yang melakukan indikasi pungli […]

  • Bahan Makanan & Makanan Jadi Picu Inflasi 0,23 persen pada Januari 2019

    Bahan Makanan & Makanan Jadi Picu Inflasi 0,23 persen pada Januari 2019

    • calendar_month Jum, 1 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134,70 pada bulan Desember 2018 menjadi 135,00 pada Januari 2019 memicu terjadi inflasi di NTT sebesar 0,23 persen. Inflasi ini disebabkan oleh naiknya indeks harga pada 6 dari 7 kelompok pengeluaran. Kota Kupang mengalami inflasi 0,28 persen sedangkan Maumere mengalami deflasi 0,16 persen. Indeks Harga Konsumen […]

  • Menelisik Makna Tradisi Hengedo, Cium Hidung ala Sabu

    Menelisik Makna Tradisi Hengedo, Cium Hidung ala Sabu

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Loading

    Tradisi Hengedo (baca Henge’do) yakni tradisi cium hidung biasa dilakukan oleh suku Sabu di Provinsi NTT. Tradisi ini merupakan sebuah salam khas dari masyarakat Nusa Tenggara Timur, yang berasal dari Kabupaten Sabu Raijua. Cara melakukannya, seseorang cukup menyentuhkan hidungnya ke orang lain pada saat bertemu. Henge’do adalah tradisi yang dilakukan tanpa memandang latar belakang apa pun, […]

  • Stok Bio Solar Menipis di Pulau Timor, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

    Stok Bio Solar Menipis di Pulau Timor, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Tim Pertamina Patra Niaga
    • visibility 602
    • 0Komentar

    Loading

    Merespons informasi yang beredar pada Minggu, 17 November terkait kesulitan masyarakat memperoleh BBM jenis Biosolar di sejumlah lembaga penyalur di Pulau Timor, Ahad Rahedi memberikan penjelasan.   Kupang | Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi di wilayah Jatimbalinus berjalan sesuai dengan kuota yang […]

  • Gempa Bumi M 4.5 Guncang Flores Timur, Tidak Berpotensi Tsunami

    Gempa Bumi M 4.5 Guncang Flores Timur, Tidak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Flores Timur, pada hari Senin, 04 Maret 2019. Hasil analisis BMKG menunjukan bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 06:51:47 WITA dengan kekuatan M=4.5 Skala Richter dengan episenter terletak pada koordinat 8.13 LS dan 122.95 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 20 km Barat Laut […]

expand_less