Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Gubernur Viktor Laiskodat : “Kita Hebat Namun Perlu Konsolidasi!”

Gubernur Viktor Laiskodat : “Kita Hebat Namun Perlu Konsolidasi!”

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

Loading

Mbay-Nagekeo, Garda Indonesia | “Kita ini hebat-hebat tapi belum mampu konsolidasi. Kita perlu konsolidasi kekuasaan, konsolidasi anggaran dan konsolidasi informasi. Mari kita bangun sejarah baru, buat daerah jadi lebih hebat lagi”, tegas Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam pertemuannya bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Nagekeo, bertempat di Aula Kantor Bupati Nagekeo, Rabu, 1 Mei 2019.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya yang dimulai tanggal 1 Mei 2019 ini, Gubernur Viktor bersama Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno, dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Nagekeo, Ngada dan akan berakhir di Manggarai Timur pada tanggal 4 Mei 2019.

Pada kesempatan tatap muka bersama lebih dari 400 orang ASN Nagekeo itu, Gubernur VBL menyampaikan sejumlah motivasi dan ajakan untuk bersama membangun NTT yang dianalogikannya sebagai raksasa yang sedang tidur. Punya banyak potensi, tapi belum dikelola maksimal.

Beberapa daerah contoh disebutnya menjadi hebat karena kemampuan mereka membangun konsolidasi internal. Secara khusus kepada para ASN, Putra Semau itu mengajak untuk mendukung kepemimpinan pasangan Bupati Dr.Johanes Don Bosco dan Marianus Waja,SH.

“Saya harapkan tidak lagi ada kesetiaan ganda karena urusan politik. Siapa pun dia, kalau bagus kerja kita pakai. Saya dorong semua untuk berpartisipasi mendorong etos kerja baru. Harapan saya, bupati baru bisa didukung, agar mampu melakukan diagnosa persoalan-persoalan sosiologis”, pinta Gubernur Viktor optimis jika pembangunan di Nagakeo bisa berjalan dengan baik.

Gubernur VBL saat meninjau proses produksi garam

Lebih lanjut, beliau menegaskan untuk mengutamakan dua fungsi pemerintah. Pemerintah sebagai regulator dan fasilitator.

“Seorang aparatur itu tuannya adalah aturan. Perhatian ketentuan perundangan dan mulai berpikir out of the box. Aturan tidak ada, kewenangan ada, lakukan diskresi. Gubernur akan berhadapan dengan siapa saja untuk itu. Karena memang untuk mengejar ketertinggalan, kita tidak bisa dengan langkah-langkah biasa saja!”, papar Gubernur VBL serius sambil menyebutkan salah-satu ciri orang cerdas itu adalah rapat cepat, kerja banyak dan hasil maksimal.

Gubernur Viktor juga menyebutkan pentingnya mendukung aktivitas Dekranasda dan PKK di daerah. Beliau menyebut bahwa sebagai sebuah organisasi yang punya struktur basis hingga desa, Dekranasda dan PKK harus disiapkan dengan baik. (*)

Sumber berita (*/Biro Humas dan Protokol Pemprov NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo dan Era Baru Energi Indonesia

    Prabowo dan Era Baru Energi Indonesia

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Yakub F. Ismail Upaya Indonesia menjawab tantangan ketahanan dan kemandirian energi nasional kini tinggal selangkah lagi. Optimisme itu muncul setelah Presiden RI, Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, Rusia, Kamis, 19 Juni 2025. Pada pertemuan itu ada beberapa kerja sama yang berhasil disepakati antara kedua […]

  • Wagub Josef Nae Soi Pinta PLN Terus Tingkatkan Rasio Elektrifikasi di NTT

    Wagub Josef Nae Soi Pinta PLN Terus Tingkatkan Rasio Elektrifikasi di NTT

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM mengharapkan agar PLN dapat terus meningkatkan rasio elektrifikasi di NTT. Sebagai salah satu komponen penting dalam aksesibilitas pendidikan, keberadaan fasilitas listrik yang memadai tentunya akan dapat meningkatkan kemampuan belajar anak-anak NTT. “Walaupun tingkat literasi anak-anak (muda) NTT masih rendah, namun ada kabar […]

  • Dinas PPPA NTT Inisiasi Pelatihan Ayah ASI, Menuju Pola Asuh Cegah Stunting

    Dinas PPPA NTT Inisiasi Pelatihan Ayah ASI, Menuju Pola Asuh Cegah Stunting

    • calendar_month Sab, 29 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Guna meningkatkan peran Laki-laki Baru melalui pola asuh setara gender demi peningkatan ketahanan keluarga dalam upaya percepatan penanggulangan stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), maka Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) menginisiasi Pelatihan Ayah ASI yang diikuti oleh 56 orang secara tatap muka maupun daring dengan metode zoom. Pelatihan […]

  • Hari Kartini, PPA Kluster TTS Helat Konferensi & Festival Perlindungan Anak

    Hari Kartini, PPA Kluster TTS Helat Konferensi & Festival Perlindungan Anak

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Peringatan hari Kartini, seluruh pelayanan perempuan dan anak (PPA) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat konferensi dan festival perlindungan anak gugus (kluster) SoE di GOR Nekmese pada Kamis, 21 April 2022. Kegiatan dimaksud, diawali dengan ibadat pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Reni Lusi, S.Th., dan dihadiri […]

  • Tak Hanya Pencuri Ternak, Efek Jera Bakal Diterapkan ke Napi Pemerkosa Anak

    Tak Hanya Pencuri Ternak, Efek Jera Bakal Diterapkan ke Napi Pemerkosa Anak

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Ini kita lakukan bagi mereka sehingga ada refleksi kritis dalam diri mereka sendiri. Agar timbul efek jera. Pencurian ini sudah sangat sering mengganggu masyarakat kita. Tentunya kita tidak mau ini terus terulang, maka dari itu perlu ada pembinaan agar tidak terjadi lagi kasus yang sama,” ujar Wagub Josef Nae Soi dalam […]

  • Cara Tung Desem Memaknai Nilai-nilai Pancasila Saat Pandemi Covid-19

    Cara Tung Desem Memaknai Nilai-nilai Pancasila Saat Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Setiap orang memiliki caranya untuk memaknai nilai-nilai dalam Pancasila, khususnya di tengah pandemi Covid-19. Begini cara seorang motivator dan pakar marketing Tung Desem Waringin memaknainya. Tung Desem yang juga sebagai penyintas Covid-19 menyampaikan agama-agama lain sebagai suatu keindahan. Keindahan itu tidak hanya di dalam agama yang dianut tetapi juga di dalam […]

expand_less