Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pidato Kenegaraan di MPR RI, Presiden Jokowi Kenakan Pakaian Adat Sasak

Pidato Kenegaraan di MPR RI, Presiden Jokowi Kenakan Pakaian Adat Sasak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 17 Agu 2019
  • visibility 77
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Ada hal unik yang mewarnai pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo pada Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI yang dihelat di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019.

Jika pada pidato di Sidang Tahunan MPR Presiden Jokowi mengenakan setelan jas berwarna biru lengkap dengan dasi merah, maka pada pidato kedua Presiden Jokowi tampak mengenakan pakaian adat.

Begitu prosesi Sidang Tahunan MPR berakhir pukul 09.45 WIB, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla meninggalkan Ruang Rapat Paripurna. Lima belas menit berselang, Kepala Negara kembali memasuki Ruang Rapat Paripurna dengan pakaian adat berwarna cokelat keemasan.

Busana yang dikenakan Presiden Jokowi ini pun menarik para peserta sidang dan para Menteri Kabinet Kerja yang hadir. Mereka kemudian mengajak Presiden Jokowi untuk berswafoto.

Presiden RI, H. Ir. Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo

Di awal pidatonya, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa busana yang ia kenakan merupakan pakaian adat Sasak, Nusa Tenggara Barat.

“Tadi banyak yang nanya, saya pakai baju apa? Nunas nurge tiang matur ini pakaian adat Sasak, Nusa Tenggara Barat. Dari Bumi Sasak Berembe kabar, pelungguh de senamean?” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengajak seluruh rakyat untuk meneguhkan semangat para pendiri bangsa Indonesia bahwa Indonesia itu bukan hanya Jakarta atau Pulau Jawa saja. Indonesia adalah seluruh pelosok tanah air, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote.

“Karena itulah pembangunan yang kita lakukan harus terus indonesiasentris yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh pelosok nusantara,” ujarnya.

Dalam akun instagramnya @jokowi, Presiden juga mengunggah momen dirinya mengenakan pakaian adat Sasak ini saat berfoto bersama Ibu Negara Iriana. Dalam foto itu, Ibu Iriana tampak mengenakan kain dan selendang batik.

“Indonesia sungguh kaya akan adat istiadat, bahasa, sampai ragam busananya. Serasi, bukan?” demikian bunyi keterangan dalam unggahan foto tersebut.

Untuk diketahui, ini bukan kali pertama Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat saat berpidato. Pada 8 Agustus 2019 lalu, Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat Bali saat berpidato di Kongres V PDI Perjuangan. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refleksi Tiga Tahun Kepemimpinan Jefri – Herman di Kota Kupang

    Refleksi Tiga Tahun Kepemimpinan Jefri – Herman di Kota Kupang

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Doktor Jefri Riwu Kore dan dokter Herman Man merayakan 3 (tiga) tahun kepemimpinan mereka dengan konsep yang berbeda. Berlangsung di lapangan upacara Kantor Wali Kota Kupang pada Sabtu malam, 22 Agustus 2020; dikemas dalam konsep kreatif yakni drive in concert. Selain merupakan inovasi baru di dunia ekonomi kreatif, konsep ini […]

  • Kenali Penyakit Degeneratif dan Penyebabnya

    Kenali Penyakit Degeneratif dan Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Dr.dr. Budiman, SpPD-KEMD – RSUP dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta Penuaan adalah fase alami dalam kehidupan. Pada tingkat organisme, tubuh cenderung mengalami dan mengakumulasi perubahan dari waktu ke waktu dan perubahan ini biasanya bersifat degeneratif. Tubuh akan mengalami penurunan dari kondisi prima sebelumnya, terutama dalam hal kecepatan, efisiensi, dan perbaikan. Sayangnya, ada juga kasus […]

  • Segera!, Eksekusi Terhadap PT.PLN Atas Pemohon Dorkas Maranduri-Djami

    Segera!, Eksekusi Terhadap PT.PLN Atas Pemohon Dorkas Maranduri-Djami

    • calendar_month Kam, 23 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Lesly Anderson Lay, SH selaku kuasa hukum dari pemohon eksekusi atas nama Dorkas Marunduri – Djami di Pengadilan Negeri Kupang pada Rabu, 22 Mei 2019 mengatakan PT. PLN Persero (PLN) Pusat, PT. PLN Persero Wilayah II NTT dan PT. PLN Persero Area Kupang sebagai pihak yang kalah dalam Perkara Perdata Perdata […]

  • Pemda Rote Ndao Pakai Map Daun Lontar untuk Berkas Administrasi

    Pemda Rote Ndao Pakai Map Daun Lontar untuk Berkas Administrasi

    • calendar_month Jum, 20 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Pohon Lontar sebagai pohon endemik yang tumbuh di Pulau Rote, Sabu Raijua, Timor, dan beberapa daratan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); memiliki beragam manfaat. Dari daunnya digunakan sebagai bahan kerajinan dan media penulisan naskah lontar. Barang-barang kerajinan yang dibuat dari daun lontar antara lain adalah kipas, tikar, topi, aneka keranjang, tenunan untuk […]

  • Christofel Liyanto ‘Support’ Pemain Bola Garuda Cup Beumopu

    Christofel Liyanto ‘Support’ Pemain Bola Garuda Cup Beumopu

    • calendar_month Ming, 13 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Komisaris Utama Bank Christa Jaya Christofel Liyanto sedia peduli kepada dunia olahraga. Mulai dari atletik hingga sepakbola. Kepeduliannya disalurkan melalui motivasi, dukungan sarana dan prasarana hingga dana. Cristofel Liyanto, pelaku olahraga ini pun menyempatkan diri, usai men-support tim Persekota Koepang dalam laga Liga 3 ETMC XXXII Rote Ndao, langsung menuju ke […]

  • WTP Beruntun 10 Kali, Kemenkumham Raih Penghargaan dari Kemenkeu

    WTP Beruntun 10 Kali, Kemenkumham Raih Penghargaan dari Kemenkeu

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) meraih 2 (dua) penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan yang telah disusun. Penghargaan diberikan untuk kategori opini WTP tahun 2020 dan kategori opini WTP minimal 10 kali berturut pada tahun 2011—2020. Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Andap Budhi Revianto […]

expand_less