Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Patriotik Lansia di TTS, Bertahan di Terik Matahari Ikut Upacara HUT ke-74 RI

Patriotik Lansia di TTS, Bertahan di Terik Matahari Ikut Upacara HUT ke-74 RI

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
  • visibility 136
  • comment 0 komentar

Loading

Amanuban Timur-TTS, Garda Indonesia | Upacara memperingati hari besar bangsa Indonesia dilakukan diseluruh penjuru negeri, tak ketinggalan di Kecamatan Amanuban Timur. Rasa memiliki negara Indonesia tidak mampu mengalahkan apapun termasuk usia yang sudah lanjut.

Pantauan Media Garda Indonesia, banyak orang tua yang lanjut usia dengan khidmat mengikuti jalannya upacara.

Hadir pada Upacara HUT RI ke-74 tingkat Kecamatan Amanuban Timur, unsur Tripika Kecamatan Amanuban Timur, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten TTS, Anggota DPRD Kabupaten TTS, para tokoh Agama, ASN lingkup Kecamatan Amanuban Timur, peserta didik dari SD sampai SMA, dan mahasiswa KKN, para pendidik anak bangsa serta orang tua yang sudah lanjut usia hadir dengan mengenakan pakaian adat Timor Amanuban.

Salah seorang Ibu berdiri sendiri di sisi utara lapangan upacara, berdiri dengan penuh penghayatan memaknai kemerdekaan Bangsa Indonesia. Sepanjang upacara berlangsung, Mama Dorkas Selan, wanita tangguh yang bertahan di pinggir lapangan mengikuti setiap rangkaian upacara dengan saksama.

Mama Dorkas Selan

Ketika ditemui media ini, Dorkas mengaku bahwa kemerdekaan sangat berharga bagi bangsa ini sehingga walaupun sudah lanjut usia, dirinya masih menyempatkan diri hadir pada upacara yang dilakukan setahun sekali itu, sebagai rasa hormat kepada para pejuang.

 

“Hari besar (kemerdekaan) ini sangat berharga”, jelas Dorkas warga Desa Oe’ekam.

Sementara itu, warga Desa Oe’ekam lainnya Nahor Boimau juga mengungkapkan hal yang sama bahwa dirinya selalu hadir dalam upacara HUT RI setiap tahun. Dirinya mengatakan bahwa kemerdekaan yang diraih adalah perjuangan panjang melawan penjajah yang berakibat pertumbuhan darah dan kehilangan nyawa.

“Kami menghargai (jasa) para meo (pejuang) “, ucap Nahor.

Nahor menjelaskan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan pembangunan di daerah. Melihat banyak anak muda yang acuh dengan peringatan HUT RI, Nahor mengatakan bahwa sebagai anak muda yang berpendidikan seharusnya menunjukkan contoh yang baik, serta membangun kampung halaman dengan ilmu yang dimiliki.

“Sekolah dan pintar harus kembali ke kampung dan bangun kampung dengan hal-hal baik,” pinta Nahor.

Pada kesempatan yang sama, Kornelis Selan asal Desa Pisan juga bertahan dibawah terik matahari untuk mengikuti upacara walaupun usianya sudah menginjak 78 tahun, Kornelis hadir di bumi Timor-Indonesia; merasakan kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para pejuang terdahulu.

Kornelius mengungkapkan bahwa walaupun usianya baru 4 tahun ketika Indonesia merdeka, namun suasana penjajahan masih terus dirasakan beberapa tahun kemudian. Jelas Kornelis, mengingat akan hal itu, maka baginya kemerdekaan Indonesia merupakan anugerah yang harus disyukuri dan rasa hormat perlu diberikan kepada para pejuang.

“Kalau kita tidak merdeka, hari ini kita tidak hidup seperti ini”, ujar mantan Sekretaris pertama Desa Pisan ini.

Dirinya menyebutkan bahwa generasi sekarang tidak memaknai kemerdekaan dengan baik. Terbukti dari antusiasme para anak muda dalam mengikuti upacara kemerdekaan yang sangat rendah.

” Orang seperti harus dibina karena tidak menghargai jasa para pejuang. Karena dengan kemerdekaan, kita bisa lepas dari penjajah”, jelas orang tua yang berjalan sejauh 8 Km untuk mengikuti upacara.

Pada satu posisi disisi barat lapangan upacara, berdiri sekumpulan orang tua yang sangat khidmat dan penuh penghormatan. Bertahan hingga barisan dibubarkan oleh komandan upacara. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rotasi Kepala BI NTT, Agus Sistyo Widjajati Kenal Akrab Media

    Rotasi Kepala BI NTT, Agus Sistyo Widjajati Kenal Akrab Media

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rotasi kepemimpinan pada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengubah tampuk jabatan dari Donny Heatubun ke Rotasi Kepala BI NTT, Agus Sistyo Widjajati. Donny Heatubun sendiri masuk masa purna tugas dan telah menunaikan jabatan selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT periode Januari—Desember 2023. Sementara, sebelumnya, Agus […]

  • Tamparan Dunia Pendidikan NTT, Siswa SD Bunuh Diri Gegara Keluarganya Tak Mampu Beli Buku

    Tamparan Dunia Pendidikan NTT, Siswa SD Bunuh Diri Gegara Keluarganya Tak Mampu Beli Buku

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Loading

    Pemprov NTT sementara menyiapkan mekanisme respons cepat lintas sektor agar kasus-kasus darurat sosial dapat segera ditangani tanpa terhambat birokrasi, termasuk kemungkinan pembentukan skema bantuan sosial darurat berbasis solidaritas.   Ngada | Peristiwa tragis mengguncang dunia pendidikan Nusa Tenggara Timur (NTT) usai seorang siswa kelas IV SDN Rutowaja, Desa Nenawea, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, ditemukan meninggal […]

  • PKBM Bintang Flobamora Masuk Nominasi dalam RNPK 2019

    PKBM Bintang Flobamora Masuk Nominasi dalam RNPK 2019

    • calendar_month Sen, 11 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Depok-Jabar, gardaindonesia.id | Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bintang Flobamora asal Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur masuk nominasi dalam Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2019 sebagai PKBM yang bergerak dalam pengembangan Sumber daya Manusia (SDM) Dunia Usaha dan Dunia Industri. Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) […]

  • Optimis Raih WBK 2021, Kemenkumham NTT Dapat Pendampingan & Penguatan

    Optimis Raih WBK 2021, Kemenkumham NTT Dapat Pendampingan & Penguatan

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Enam Pokja memaparkan Laporan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT pada Jumat, 20 Agustus 2021 pukul 09.00 WITA—selesai di ruang rapat Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT. Simak cuplikan video Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT :  https://youtu.be/lN8laweygpo Pantauan […]

  • 26 Ton Limbah B3 di Kota Kupang, DLHK :  Itu Milik PT Sabena Eraka Lauda

    26 Ton Limbah B3 di Kota Kupang, DLHK : Itu Milik PT Sabena Eraka Lauda

    • calendar_month Sen, 16 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang, Orson Genes Nawa pada Senin, 16 Mei 2022 menegaskan bahwa usai ditemukan penimbunan limbah B3 tak berizin, maka secara tegas bakal mengambil langkah sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. “Karena sesuai pengamatan kami di lapangan dengan bukti-bukti yang ada, itu tidak sesuai […]

  • VBL Seru Cinta Produk UMKM, Dirut Alex Beber Peranan Bank NTT

    VBL Seru Cinta Produk UMKM, Dirut Alex Beber Peranan Bank NTT

    • calendar_month Sab, 30 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyerukan mencintai produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal. Nasionalisme kita mestinya mengalahkan cita rasa kita. “Kita mesti mencintai produk kita dulu sebelum dibawa keluar. Kita pakai dulu, tes apa yang kurang. Bicara tentang UMKM, kita sedang bicara tentang diri kita sendiri. Apakah saya […]

expand_less