Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Nadiem Makarim dan Arah Pendidikan Indonesia

Nadiem Makarim dan Arah Pendidikan Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Hendrik Masur

Nadiem Makarim resmi ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan Republik Indonesia dalam Kabinet Indonesia Maju setelah diumumkan Presiden Joko Widodo pada Rabu, 23 Oktober 2019. Penunjukan Nadiem Makarim menjadi sebuah kejutan lantaran dia lebih dikenal sebagai pelopor Startup di Indonesia yang melahirkan Gojek.

Kendati memiliki basis pendidikan yang sangat baik dan dikenal sebagai praktisi bisnis yang progresif, kiprah dan rekam jejaknya dalam dunia pendidikan tidak terlacak. Masyarakat juga tidak pernah tahu konsep Nadiem tentang bagaimana pendidikan harusnya diurus.

Ke mana arah pendidikan di bawah Nadiem? “Kita akan membuat terobosan-terobosan yang signifikan dalam pengembangan SDM, yang menyiapkan SDM-SDM yang siap kerja, siap berusaha, yang me-link and match antara pendidikan dan industri,” demikian Presiden Jokowi berpesan.

Kita (VIP) berharap Nadiem Makarim memandang pendidikan secara lebih holistik, bukan sekadar melayani kepentingan pasar dan industri dengan menyiapkan peserta didik menjadi tenaga kerja. Konsep link-match seperti yang disampaikan Jokowi pernah menjadi roh politik pendidikan masa Orde Baru, dan terbukti gagal. Indonesia tertinggal jauh bahkan di kawasan ASEAN. Jika pendidikan hanya untuk melayani industri dan dunia kerja, Nadiem bisa saja menciptakan robot dan memperbanyak aplikasi.

Bertahun-tahun pendidikan Indonesia hanya berkutat pada soal learning to know dan learning to do untuk melayani kepentingan pasar.

Saatnya Kementrian Pendidikan meradikalkan fungsi pendidikan pada tahap yang lebih mulia: belajar menjadi diri sendiri (learning to be) dan belajar hidup bersama (learning to live together). Keberhasilan dan ketahanan kita sebagai bangsa akan ditentukan oleh kedua fungsi tersebut ditengah gelombang revival identitas yang menyapu berbagai negara di dunia.

Selain itu, persoalan-persoalan dasar dalam dunia pendidikan masih memasung kita untuk bergerak maju. Persoalan infrastruktur, kualitas guru, dan pemerataan pendidikan dalam teritorial Indonesia yang sangat luas harusnya tetap menjadi perhatian utama.

Kita bisa saja berbusa-busa berbicara tetang era industri 4.0, tetapi abai menyelesaikan persoalan dasar. Maka penting bagi Nadiem untuk melihat masalah pendikan dari daerah-daerah terpencil, terdepan, dan termiskin di Indonesia. (*)

Penulis (*/Praktisi Pendidikan dan Ketua Visi Indonesia Pintar)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Realisasi PMN Pembebasan Lahan PLTP Mataloko

    PLN Realisasi PMN Pembebasan Lahan PLTP Mataloko

    • calendar_month Rab, 7 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara berhasil merealisasikan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar 25 miliar rupiah untuk biaya pembebasan lahan perluasan PLTP Mataloko (2×20 MW). Melalui dana PMN tersebut PLN membebaskan lahan seluas 10,8 Ha, yang terdiri dari lahan untuk laydown area dan 4 lokasi wellpad. General Manager […]

  • Benny Harman Minta Polri Anulir Casis Akpol Polda NTT 2024

    Benny Harman Minta Polri Anulir Casis Akpol Polda NTT 2024

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Anggota Komisi III DPR RI, Benny Kabur Harman meminta Polri untuk menganulir atau membatalkan status kelulusan taruna Akpol Polda NTT tahun ajaran 2024. Permintaan itu disampaikan Benny Kabur Harman usai bergejolaknya polemik lulusan 11 Casis Akpol Panda NTT yang diduga didominasi anak-anak asal Sumatra Utara, dan provinsi lain. Benny Harman meminta panitia seleksi […]

  • ‘Yellow Clinic’ Partai Golkar Vaksinasi Tahap II Pelajar SMAN 4 Atambua

    ‘Yellow Clinic’ Partai Golkar Vaksinasi Tahap II Pelajar SMAN 4 Atambua

    • calendar_month Kam, 30 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Vaksinasi tahap II, bantuan ‘yellow clinic’ Partai Golkar sebanyak 250 dosis bagi pelajar SMAN 4 Atambua berlanjut di Puskesmas Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 29 September 2021. Anggota DPRD Belu fraksi Golkar, Benediktus Hale yang memantau secara langsung proses vaksin di Puskesmas Umanen, […]

  • Banjir Rendam 9.285 Rumah di Kabupaten Bandung

    Banjir Rendam 9.285 Rumah di Kabupaten Bandung

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Kab. Bandung, Garda Indonesia | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung melaporkan kejadian banjir telah merendam sebanyak 9.285 rumah di wilayah Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 31 Maret 2020. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo mengatakan banjir tersebut juga berdampak pada 15.639 KK/56.251 jiwa dan memaksa sedikitnya 76 […]

  • Pernyataan Sikap DPP IMO-Indonesia, Terkait Surat Dewan Pers No.371/DP/K/VII/2018

    Pernyataan Sikap DPP IMO-Indonesia, Terkait Surat Dewan Pers No.371/DP/K/VII/2018

    • calendar_month Sab, 28 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id – Sudah selayaknya Dewan Pers dapat mengayomi keberadaan IMO-Indonesia selaku organisasi Badan Usaha, bukan sebaliknya melakukan diskriminasi terhadap organisasi yang baru muncul, seperti cuplikan yang tertulis dalam surat Dewan Pers No. 371/DP/K/VII/2018 Tanggal 26 Juli 2018, pada alenia 11, yang tertulis “Dewan Pers sama sekali tak mengenal orang yang melakukan aksi tersebut, termasuk […]

  • Patung Macan Putih Desa Balongjeruk Kediri Viral, Yuk Telisik Sosok Pematung

    Patung Macan Putih Desa Balongjeruk Kediri Viral, Yuk Telisik Sosok Pematung

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Beni Kueswandi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Loading

    Berbekal pengalaman seni yang ia miliki, Suwari mengaku telah mencurahkan seluruh kemampuan terbaiknya demi mewujudkan patung macan putih yang menjadi ikon desa.   Kediri | Publik ramai membicarakan soal patung macan putih di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, tersimpan kisah kerja keras seorang seniman lokal. Suwari (60), pematung yang namanya kini viral, mengungkapkan bahwa […]

expand_less