Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemerintah Optimalisasi Dana Otonomi Khusus bagi Papua dan Papua Barat

Pemerintah Optimalisasi Dana Otonomi Khusus bagi Papua dan Papua Barat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 11 Mar 2020
  • visibility 168
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Sejak tahun 2002—2020, Provinsi Papua dan Papua Barat telah memperoleh dana otonomi khusus (otsus) yang jumlahnya mencapai Rp.94,24 triliun, yang terus mengalami peningkatan setiap tahun. Dana otonomi khusus tersebut menjadi salah satu instrumen yang digunakan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di dua provinsi tersebut.

Dalam rapat terbatas yang membahas kebijakan baru mengenai dana otonomi khusus Papua yang menurut ketentuan perundang-undangan akan berakhir pada 2021 mendatang, Presiden Joko Widodo meminta evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas penyaluran dana otonomi khusus tersebut.

“Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, dana otsus Papua maupun Papua Barat ini akan berakhir di 2021 sehingga diperlukan sebuah kebijakan baru mengenai dana otonomi khusus ini. Karena itu saya ingin menekankan evaluasi secara menyeluruh terkait tata kelola dan efektivitas penyaluran dana otsus ini,” ujar Presiden di Kantor Presiden, Jakarta, pada Rabu, 11 Maret 2020.

Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas terkait evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas penyaluran dana otonomi khusus di Provinsi Papua dan Papua Barat

Kepala Negara berharap agar pengelolaan anggaran yang ada tersebut dapat dilakukan dengan baik dan optimal. Selain itu, penggunaan anggaran tersebut juga harus dapat dirasakan dampak dan manfaatnya oleh masyarakat di Papua dan Papua Barat.

“Jadi sangat penting good governance-nya, penyalurannya, apakah betul-betul sudah ter-delivered ke masyarakat, apakah sudah tepat sasaran, output-nya seperti apa. Serta yang paling penting harus kita lihat sejauh mana dampaknya. Apakah dana otsus telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di Papua maupun Papua Barat,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden meminta jajarannya agar turut melibatkan sejumlah elemen masyarakat di Papua dan Papua Barat dalam merumuskan kebijakan otonomi khusus tersebut. Kepala Negara menghendaki agar kebijakan yang nantinya dibuat merupakan kebijakan terbaik yang dapat menjadikan Papua dan Papua Barat semakin maju dan sejahtera.

Selain itu, Presiden juga menegaskan bahwa dibutuhkan semangat, paradigma, dan cara kerja baru dari jajarannya untuk menghasilkan lompatan kemajuan bagi rakyat di Papua dan Papua Barat. Apalagi, instrumen pemerintah untuk mempercepat pembangunan di sana tidak hanya berasal dari dana otonomi khusus tersebut.

“Instrumen yang digunakan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di Papua maupun Papua Barat bukan hanya dengan menyalurkan dana otsus saja, tapi juga menggunakan berbagai instrumen percepatan lainnya yang bersumber dari APBN,” tuturnya.

Pemerintah juga memiliki visi untuk melakukan pemerataan pembangunan tidak hanya di Papua dan Papua Barat, melainkan sejumlah wilayah di Indonesia bagian timur lain seperti di antaranya Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur yang juga harus diperhatikan.

“Ketertinggalan di wilayah-wilayah itu perlu mendapatkan perhatian kita baik melalui percepatan pembangunan infrastruktur, mendorong investasi untuk masuk, pembukaan hub ‘pusaran eternet’ baru, pengembangan kawasan ekonomi khusus, dan pembukaan kawasan industri,” kata Presiden. (*)

Sumber berita (*/BPMI Setpres)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • CIRMA Bangun 65 Kakus Sehat di Desa Kabuna Perbatasan Indonesia-Timor Leste

    CIRMA Bangun 65 Kakus Sehat di Desa Kabuna Perbatasan Indonesia-Timor Leste

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Loading

    Direktur CIRMA, John Mangu Ladjar, Senin, 12 Januari 2026, mengungkapkan para warga Desa Kabuna tersebut dengan kondisi ekonomi yang sulit membuat mereka tidak bisa membangun kakus yang sehat.   Belu | Warga prasejahtera di perbatasan Indonesia – Timor Leste beruntung mendapat perhatian dari Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri (CIRMA). Warga yang selama puluhan tahun ini dengan […]

  • Scale Up Bauran EBT, PLN Pacu RUPTL Terhijau Sepanjang Sejarah

    Scale Up Bauran EBT, PLN Pacu RUPTL Terhijau Sepanjang Sejarah

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Pada dokumen strategis ini, total penambahan pembangkit listrik selama 1 dekade ke depan sebesar 69,5 gigawatt (GW) dengan porsi bauran energi baru terbarukan (EBT) mencapai 76% sekaligus menjadikan RUPTL 2023—2024 yang paling hijau hingga saat ini.   Jakarta | PT PLN (Persero) siap menjalankan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025—2034 yang resmi diluncurkan pemerintah […]

  • Langkah Sigap Plt. Dirut Bank NTT Penuhi Modal Inti 3 Triliun

    Langkah Sigap Plt. Dirut Bank NTT Penuhi Modal Inti 3 Triliun

    • calendar_month Sab, 25 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Pasca-ditunjuk menjadi Plt. Dirut Bank NTT, Yohanis Landu Praing segera mengambil langkah-langkah strategis  percepatan pemenuhan modal inti minimum 3 triliun rupiah sesuai Peraturan OJK. Hal ini juga sebagai tindak lanjut atas keputusan RUPS LB Bank NTT tanggal 8 Mei 2024, tentang persetujuan kerja sama KUB antara Bank NTT dan Bank DKI. Langkah-langkah strategis tersebut […]

  • 5 Usulan Presiden Jokowi dalam Forum ‘ASEAN Leader’s Gathering 2018’

    5 Usulan Presiden Jokowi dalam Forum ‘ASEAN Leader’s Gathering 2018’

    • calendar_month Jum, 12 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua –Bali,gardaindonesia  | Kepala negara dan pemerintahan ASEAN telah menggelar ASEAN Leaders’ Gathering yang bertempat di Hotel Sofitel Nusa Dua, Bali, pada Kamis, 11 Oktober 2018. Pertemuan yang diinisiasi oleh pihak Indonesia ini menghadirkan 10 negara ASEAN dan sejumlah pimpinan lembaga internasional. Saat memimpin jalannya pertemuan, Presiden Jokowi menyinggung 5 (lima) hal terkait dengan […]

  • Agrowisata Molakoli Dilirik Juri Festival Desa Binaan Bank NTT

    Agrowisata Molakoli Dilirik Juri Festival Desa Binaan Bank NTT

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Loading

    Mbay, Garda Indonesia | Kampung Adat Molakoli, Kecamatan Boawae di Kabupaten Nagekeo, memiliki kekayaan yang luar biasa. Jarak yang sangat dekat dengan Gunung Api Ebulobo, membuat mereka mendesain paket wisata tracking ke sana. Tentu dengan aneka fasilitas dan tour guide. Bahkan tidak hanya kekayaan di dunia pariwisata, melainkan warga yang didominasi petani ini, selama bertahun-tahun sukses membudidayakan aneka […]

  • Tangis Haru, Nikah Massal 7 Pasutri Katolik Diaspora NTT Jakarta

    Tangis Haru, Nikah Massal 7 Pasutri Katolik Diaspora NTT Jakarta

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Keluarga Besar Komunitas Perempuan Manggarai (KPM) didukung oleh Pusat Pastoral Keuskupan Agung Jakarta (PUSPAS KAJ) Wisma Samadi Klender dan Forum Komunikasi Masyarakat Flobamora (FKM FLOBAMORA) menyelenggarakan pernikahan massal untuk 7 (tujuh) pasangan suami-istri (Pasutri) Katolik diaspora NTT di gedung Pusat Pastoral (Puspas) Samadi, Klender Jakarta Timur pada Minggu, 20 November 2022. […]

expand_less