Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menaker Instruksikan Bantuan Padat Karya & BLK Jadi Sentra Pencegahan Covid-19

Menaker Instruksikan Bantuan Padat Karya & BLK Jadi Sentra Pencegahan Covid-19

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 28 Mar 2020
  • visibility 85
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Guna mencegah peningkatan pandemi Virus Corona (Covid-19), Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengoptimalkan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai sentra pencegahan Covid-19. BLK diarahkan untuk menggelar pelatihan dan produksi alat pencegahan penyebaran Covid-19 seperti masker, hand sanitizer, sabun, dan sebagainya.

“Seluruh komponen Kementerian Ketenagakerjaan dari tingkat pusat, hingga daerah, juga para atase ketenagakerjaan di negara-negara penempatan, untuk terus aktif dalam upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Menaker Ida dalam Siaran Pers Biro Humas Kemnaker pada Jumat, 27 Maret 2020.

Menaker menyebut, saat ini ada 77 BLK yang memiliki program kejuruan menjahit. Dengan rincian 14 BLK berstatus milik pemerintah pusat (UPTP) dan 63 BLK milik pemerintah daerah (UPTD).

Ke-77 BLK UPTP dan UPTD yang memiliki kejuruan menjahit tersebut akan diarahkan untuk mengoptimalkan pembuatan masker dan hand sanitizer. Selain ke-77 BLK tersebut, Menaker juga meminta agar BLK Komunitas yang memiliki kejuruan menjahit untuk melakukan langkah serupa.

“Kami mendorong optimalisasi fasilitas BLK dan BLK Komunitas untuk dimanfaatkan menjadi tempat kegiatan pelatihan dan praktek pembuatan produk murah yang berguna untuk pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Menaker.

Menaker menyatakan, BLK Kemnaker sendiri saat ini telah mulai melakukan langkah-langkah tersebut. Salah satunya BLK Padang. BLK Padang telah melakukan uji coba pelatihan memproduksi 2.200 masker dan 1.500 liter hand sanitizer per harinya. Dengan metode pelatihan serupa, nantinya akan diterapkan di 77 BLK.

Ke depannya, setelah mengikuti rangkaian pelatihan, para peserta pelatihan bisa bekerja di tempatnya masing-masing dan dapat menjual berbagai hasil pelatihan ke masyarakat dengan harga terjangkau.

Tujuannya agar tidak hanya membantu pencegahan penyebaran Covid-19, namun juga memberi kesempatan kerja bagi masyarakat.

Untuk membantu masyarakat dalam akses modal, upah, pengembangan produk, hingga pemasaran, Kemnaker telah menyiapkan skema bantuan program padat karya/Tenaga Kerja Mandiri (TKM).

“Selanjutnya, untuk menambah penghasilan, hasil produksi dari peserta yang telah mengikuti pelatihan tersebut, boleh dijual dengan harga yang murah dan terjangkau masyarakat. Hasil penjualan digunakan oleh Kelompok Masyarakat tersebut untuk melanjutkan produksi dan memperluas kesempatan kerja,” jelas Menaker.

Menaker menambahkan, untuk BLK dan BLK Komunitas berbasis IT akan dijadikan pusat informasi sosialisasi dan monitoring penyebaran Covid-19. “Kami juga meminta para Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Kepala Balai Besar Latihan Kerja Indonesia (BBLKI) untuk proaktif mendukung upaya tersebut,” paparnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/Publikasi Kemnaker)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi NTT 2018 Tumbuh 5,13 persen

    Ekonomi NTT 2018 Tumbuh 5,13 persen

    • calendar_month Rab, 6 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Ekonomi NTT pada tahun 2018 tumbuh sebesar 5,13 persen (c-to-c atau kumulatif triwulan I—IV) sedangkan ekonomi nasional sebesar 5,17 persen; mengalami sedikit kenaikan jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada periode yang sama tahun 2017 yang mencapai 5,11 persen. Kondisi Pertumbuhan Ekonomi NTT 2018 disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Maritje Pattiwaellapia […]

  • Presiden Jokowi dan Ibu Negara Ucapkan Selamat Idul Fitri 1441 H

    Presiden Jokowi dan Ibu Negara Ucapkan Selamat Idul Fitri 1441 H

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah yang jatuh pada Minggu, 24 Mei 2020. Hal tersebut disampaikan Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 23 Mei 2020. “Selamat hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah, mohon maaf lahir […]

  • Menelisik Ritual Golo Kowa Hole Sabu Raijua

    Menelisik Ritual Golo Kowa Hole Sabu Raijua

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    “Bersyukur tahun ini (2022, red) bisa ikut ambil bagian dalam ritual Golo Kowa Hole di tanah leluhur Hawu Mehara (baca Sabu Mesara, red), Semoga Sabu Raijua tetap diberkati dan dijauhkan dari hal buruk, dan tahun berikut tanah ini bisa berikan panen yang melimpah sehingga masyarakat bisa sejahtera,” demikian penggalan status dari Eva Mita Savu di […]

  • PMI Markas Belu Vaksin Warga Atambua, Luar Biasa Antusias Masyarakat

    PMI Markas Belu Vaksin Warga Atambua, Luar Biasa Antusias Masyarakat

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Palang Merah Indonesia (PMI) Markas Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), didanai oleh Komite Internasional Palang Merah (ICRC) menghelat vaksinasi tahap I bagi masyarakat umum di Kantor Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak pada Sabtu, 2 Oktober 2021. Ketua Markas PMI Belu, Yance Taek mendeskripsikan PMI sebagai salah satu lembaga yang […]

  • Suku Sikka dan Tradisi Turun Temurun

    Suku Sikka dan Tradisi Turun Temurun

    • calendar_month Ming, 24 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Loading

    Suku Sikka merupakan bagian dari komunitas adat yang berada di Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Populasinya diperkirakan mencapai lebih kurang 350.000 jiwa. Mereka berasal terutama dari daerah Kecamatan Bola, Lela, Maumere, dan Kewapante. Kabupaten Sikka memiliki warisan sejarah yang kaya, terutama melalui masa kejayaan kerajaan kuno dan pengaruh luar yang memengaruhi budaya lokal. […]

  • Suara Lapar dan Haus Warnai Kondisi Pasca-Banjir Bandang Malaka

    Suara Lapar dan Haus Warnai Kondisi Pasca-Banjir Bandang Malaka

    • calendar_month Sab, 10 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Malaka-NTT, Garda Indonesia| Sedih, ibarat anak ayam kehilangan induk, warga korban banjir bandang Malaka meneriakkan rasa ingin makan dan minum. Pengalaman nan amat mengharukan ini disaksikan langsung Garda Indonesia dan OMK Paroki Roh Kudus Halilulik, Kabupaten Belu, ketika melintasi sepanjang jalan Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat […]

expand_less