Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Persatuan Gereja Indonesia: Terpapar Virus Corona Bukan Aib atau Kutukan Tuhan

Persatuan Gereja Indonesia: Terpapar Virus Corona Bukan Aib atau Kutukan Tuhan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 12 Apr 2020
  • visibility 117
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Sekretaris Umum Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Pendeta Jacky Manuputty menegaskan orang yang terpapar virus corona (Covid-19) bukan merupakan aib atau kutukan tuhan. Stigma yang mendorong ke tindakan-tindakan diskriminatif terhadap mereka yang terpapar harus dilawan bersama-sama.

Dalam hal ini, peran keluarga menjadi penting untuk memberikan edukasi dan literasi yang benar terkait Covid-19 secara terus menerus. “Saat berdiam bersama keluarga di rumah, literasi dan edukasi harus terus-menerus dilakukan,” ujar Jacky dalam keterangannya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Gedung Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, pada Minggu, 12 April 2020.

Selain itu, gereja-gereja secara institusional memaknai kebangkitan Kristus dalam situasi pandemi Covid-19 harus dinyatakan melalui tindakan gereja.

Tindakan itu dilakukan untuk membela dan merawat kehidupan. Gereja harus bisa mengkonsolidasi seluruh sumber dayanya, baik sumber daya institusi, pelayanan maupun sumber daya umat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dia mencontohkan untuk sikap dan tindakan solidaritas itu, gereja bisa menyiapkan gedung gereja yang saat ini kosong dan tidak dipakai, untuk tempat isolasi bagi mereka yang terpapar Covid-19, bilamana itu layak dan dibutuhkan.

Kemudian, gereja juga harus siap untuk dampak ikutan dari pandemi corona, misalnya keterpurukan ekonomi dan naiknya angka pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja. “Sekali lagi saya mengimbau untuk menggerakkan diakonia berbasis keluarga, yang kuat membantu yang lemah apa pun latar belakang dan perbedaannya,” tegas Jacky.

Selain itu, PGI juga mengajak seluruh umat Nasrani melakukan tindakan solidaritas melalui upaya kreatif di tengah Covid-19 yang mewabah saat perayaan Paskah 2020. Semangat itu sejalan dengan tema Paskah pada tahun ini, “Kebangkitan Kristus Membawa Harapan Baru”. (*)

Sumber berita dan foto (*/Agus Wibowo–Kapus Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presentasi Final dan Wisuda BI ‘Young Entrepreneur School Batch’ II 2021

    Presentasi Final dan Wisuda BI ‘Young Entrepreneur School Batch’ II 2021

    • calendar_month Sab, 9 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank Indonesia secara kontinu senantiasa mendukung keberlangsungan pengembangan kapasitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai motor penggerak perekonomian nasional. Pada Kamis, 7 Oktober 2021, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT mengadakan kegiatan pitching final ‘presentasi verbal akhir’ dan graduation ‘wisuda’ BI YES (Young Entrepreneur School) angkatan kedua tahun 2021. Acara […]

  • Alasan RUPS LB Bank NTT Dihelat Jelang Pilkada 2024

    Alasan RUPS LB Bank NTT Dihelat Jelang Pilkada 2024

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jajaran direksi dan komisaris Bank NTT menindaklanjuti keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan dan RUPS luar biasa (RUPS-LB) pada 8 Mei 2024 yang menyetujui rencana pembentukan kelompok usaha bank (KUB) dengan Bank DKI. Namun rencana KUB dengan Bank DKI dibatalkan atau tidak dilanjutkan terkait upaya akuisisi saham 51 persen Bank NTT.   Kupang | […]

  • Timor Creative People Rengkuh Kaum Milenial Cintai Tenun Ikat NTT

    Timor Creative People Rengkuh Kaum Milenial Cintai Tenun Ikat NTT

    • calendar_month Rab, 10 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Timor Creative People (TCP) sebagai sebuah Komunitas Pecinta Tenun Ikat NTT yang berdiri pada 14 Juni 2014, kini semakin eksis dan terus bertumbuh menjadi komunitas yang mempunyai peran strategis untuk turut serta mempromosikan dan melestarikan tenun ikat Didukung oleh 15 model pada awal berdiri dan sekarang terdapat 40 model dengan kisaran […]

  • Desa Berdaya ala PLN UIP Nusra Bagi Warga Poco Leok Manggarai

    Desa Berdaya ala PLN UIP Nusra Bagi Warga Poco Leok Manggarai

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Sejumlah kelompok tani hortikultura binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui program Desa Berdaya memeroleh keuntungan besar dari hasil panen mereka, salah satunya Kelompok Tani Banera, Kampung Ndajang, Desa Lungar, Poco Leok, Satar Mese, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Panen perdana sayur pakcoy milik Kelompok Tani […]

  • Di Kupang, Ayah Aniaya Balita Hingga Patah Tulang & Disulut Api Rokok

    Di Kupang, Ayah Aniaya Balita Hingga Patah Tulang & Disulut Api Rokok

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kab.Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kekerasan terhadap anak kembali menimpa (DDS) balita berumur 2 (dua) tahun asal Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur; Perlakuan tak pantas tersebut harus diterima putri bungsu dari 8 (delapan) bersaudara hasil perkawinan dari Pasutri (AS) dan (ELS). Pelaku (AS) yang merupakan ayah kandung dari (DDS), berprofesi sebagai petani […]

  • Banyak Zona Merah, LaNyalla Pinta Pemerintah Kaji Ulang Pilkada Desember

    Banyak Zona Merah, LaNyalla Pinta Pemerintah Kaji Ulang Pilkada Desember

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya, Garda Indonesia | Kesimpulan rapat kerja antara Komisi II DPR RI, Mendagri, KPU, Bawaslu dan DKPP yang menyepakati Pilkada serentak akan digelar pada 9 Desember 2020, mendapat tanggapan dari Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Berdasarkan rilis yang diterima Garda Indonesia, Dikatakan LaNyalla bahwa pemerintah sebaiknya melakukan kaji ulang keputusan tersebut, mengingat Kemenkes […]

expand_less