Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Anak Bali Gembira, Cinta Seni dan Budaya

Anak Bali Gembira, Cinta Seni dan Budaya

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 31 Okt 2019
  • visibility 148
  • comment 0 komentar

Loading

Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Selama 2 (dua) minggu berada di Pulau Bali, ada hal menarik dan mengusik saya menelusuri kecintaan masyarakat Bali terutama anak-anak terhadap seni dan budaya Bali.

Saat berada di Banjar Kolepekan, Desa Tumbakbayuh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Rabu, 16 Oktober 2019 sekitar pukul 18.30 WITA saat prosesi odalan sedang berlangsung; saya melihat sebuah pemandangan menarik ketika sedang melakukan pemotretan terhadap para anak-anak Bali yang sedang berlatih Gamelan Bali.

Anak Bali yang berusia sekitar 6—9 tahun tersebut sedang menabuh gendang dan memainkan Gamelan Bali. Mereka tampak menikmati latihan kecil tersebut sambil ditemani orang tua mereka yang sedang menanti upacara odalan. Dengan saling memberikan dukungan terhadap satu sama lain, anak-anak Bali di Banjar Kolepekan tersebut larut dalam ritme alunan Gamelan Bali.

Sebelumnya, sekitar pukul 17.30 WITA, tak jauh dari Banjar Kolepekan, lebih tepatnya di Sanggah dekat Jembatan Kecil berlangsung odalan yang diikuti oleh masyarakat sekitar yang datang secara bergantian untuk bersembahyang memuja Sang Hyang Widhi.

Mereka berdatangan dengan pakaian adat Bali dan membawa serta anak-anak yang turut larut dalam odalan tersebut. Tampak seorang anak perempuan berusia sekitar 9 tahun kyusuk dalam doanya disamping ibu dan bapaknya.

Berselang beberapa menit, datang seorang anak laki-laki yang berusia sekitar 7 (tujuh) tahun bersama ayahnya yang juga turut larut dalam sakralnya odalan yang dipimpin oleh pandita.

Anak-anak tersebut terlihat gembira dan larut dalam kekusyukan ritual odalan sambil mengamati sekeliling mereka dan berinteraksi dengan teman-teman sebaya.

Lebih menarik, saat datang seorang ibu dan anak laki-lakinya yang berusia 6 tahun berpakaian adat Bali lengkap dengan sesajen. Sambil memegang tangan ibunya, anak laki-laki tersebut mengikuti setiap gerak gerik ibunya dari awal hingga berakhirnya prosesi odalan.

Wajah bahagia terpancar dari raut wajah imutnya yang menarik perhatian saya untuk memotret perilakunya. Aura bahagia yang terpancar darinya meresap ke relung kalbuku.

Anak Bali di Desa Kolepekan hanya baru secuil gambaran kebahagiaan anak-anak. Masih banyak anak-anak serupa yang sangat bahagia saat bersama orang tua mereka bersama mengikuti ritual seni dan budaya Bali.

Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Prof.Dr.I Gede Arya Sugiartha, S.Skar., M.Hum. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kajian Seni Budaya dalam sesi Konferensi Pers Festival Bali Jani 2019 di Aula Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali pada Selasa, 22 Oktober 2019 mengatakan bahwa seni tradisi dan budaya Bali sudah dibangun sejak anak-anak.

“Dampaknya bagi anak muda Bali, mereka sangat mencintai tradisi. Kita juga memberikan ruang ekspresi bagi anak-anak dan sejak tahun 1970 Pemerintah Bali telah berfokus untuk menggarap seni tradisi agar selalu lestari dan dicintai anak-anak,” tutur Prof I Gede Arya menjawab pertanyaan Garda Indonesia mengenai apakah ada degradasi terhadap kecintaan anak Bali terhadap seni dan budaya Bali.

Penulis, editor dan foto (+Hironimus Dure Banase )

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Surat Palsu, PADMA Indonesia Kawal Laporan Anggota Polri di Polresta Kupang

    Kasus Surat Palsu, PADMA Indonesia Kawal Laporan Anggota Polri di Polresta Kupang

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sungguh miris penegakan hukum di NTT khususnya di Polresta Kupang Kota yang dialami langsung bukan warga sipil, namun oleh Anggota Polri sendiri. Direktur PADMA Indonesia dalam rilisnya yang diterima Garda Indonesia pada Minggu, 5 Juli 2020, menyampaikan telah terjadi pengabaian dan lambannya penanganan Laporan seorang Anggota Polri Bripka Vinsensius Bosko Heuk,S.H. […]

  • Bonet & Tarian Perang Meriahkan HUT RI di Kecamatan Amanuban Timur

    Bonet & Tarian Perang Meriahkan HUT RI di Kecamatan Amanuban Timur

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Amanuban Timur-TTS, Garda Indonesia | Menyongsong HUT ke-74 Republik Indonesia, Kecamatan Amanuban Timur, sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melakukan berbagai kegiatan dalam mengisi kemerdekaan, salah satunya dengan mengadakan bonet dan tarian ma’ekat (tari perang). Kegiatan tersebut masuk dalam kategori Kesenian yang dirangkum dalam acara Pentas Seni dan Budaya yang berlangsung pada Selasa, […]

  • Johnny Plate : Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Johnny Plate : Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    • calendar_month Sel, 16 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Johnny G. Plate, mengimbau agar wartawan peserta Program Vaksinasi  Tahap II Awak Media se-Jabodetabek untuk tidak mengunggah atau upload sertifikat vaksinasinya ke media sosial. Hal tersebut disampaikan Johnny di hadapan ribuan orang wartawan yang dijadwalkan untuk menerima dosis kedua vaksin Covid-19 lewat Program Vaksinasi kerja […]

  • Kematian Ternak Babi di Belu, Kadis Peternakan Pastikan Bukan Penyakit ASF

    Kematian Ternak Babi di Belu, Kadis Peternakan Pastikan Bukan Penyakit ASF

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Belu- NTT, Garda Indonesia | Terkait kematian ternak babi yang sedang terjadi akhir- akhir ini di wilayah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kepala dinas Peternakan, Umbu Niko memastikan bukan akibat dari adanya jangkitan virus African Swine Fever (ASF). “Sampai saat ini, sesuai dengan hasil lab., sampel darah babi sakit yang kami kirim ke […]

  • Periode 5—11 Juni 2023, Polri Terima 190 Laporan TPPO

    Periode 5—11 Juni 2023, Polri Terima 190 Laporan TPPO

    • calendar_month Sen, 12 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dalam hasil analisis penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) oleh Satuan Tugas Khusus (Satgas) TPPO Satker Bareskrim Polri dan Polda jajaran pada periode 5—11 Juni 2023, terdapat beberapa data yang mencerminkan situasi penanganan TPPO di Indonesia. Berdasarkan data jumlah Laporan Polisi yang masuk, tercatat sebanyak 190 laporan. Distribusi laporan ini tersebar […]

  • KEMBALI NORMAL! Jam Masuk Sekolah Pukul 5 Subuh ke Pukul 7

    KEMBALI NORMAL! Jam Masuk Sekolah Pukul 5 Subuh ke Pukul 7

    • calendar_month Kam, 21 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kebijakan kontroversi jam masuk sekolah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya dikembalikan seperti sedia kala. Penerapan jam sekolah pada pukul 05.00 WITA diberlakukan pada masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2018—2023. Penerapan jam masuk sekolah pada pukul 5 subuh kemudian digeser pada pukul 05.30 WITA tersebut, menurut Gubernur […]

expand_less