Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Asal Usul Suku Tetun di Pulau Timor

Asal Usul Suku Tetun di Pulau Timor

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 9 Jun 2024
  • visibility 257
  • comment 0 komentar

Loading

Suku Tetun, disebut juga Tetum atau Belu adalah suku bangsa yang merupakan penduduk asli Pulau Timor. Suku ini mendiami Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia dan sebagian besar wilayah Timor Leste.

Bahasa Suku Tetun disebut dengan bahasa Tetun yang merupakan bagian dari rumpun bahasa Austronesia. Selain di Pulau Timor, suku ini juga banyak terdapat di Jakarta, Indonesia.

Di antara Tetum Terik dari Viqueque, diyakini bahwa manusia pertama muncul dari dua lubang atau vagina, “Mahuma” dan “Lequi Bui”, muncul di tanah dengan memanjat sulur suci. Oleh karena itu, di kalangan Tetum Terik, pintu rumah adat disebut sebagai vagina dan bagian dalamnya disebut WOMB, ruang perempuan.

Menurut kepercayaan mereka, alam semesta Tetum Terik yang terbagi atas dunia bawah dan dunia atas dihubungkan melalui vagina wanita. Dunia bawah atau sakral didefinisikan sebagai feminin, didominasi oleh wanita, sedangkan dunia atas sekuler dan maskulin ditempati oleh pria. Kedua dunia tersebut harus bersatu, jika tidak, kemandulan, penyakit, dan kematian akan mengancam.

Berdasarkan cerita yang berkembang turun temurun, suku Tetun dipercayai sebelumnya berasal dari Malaka di Semenanjung Malaya, kemudian berpindah ke beberapa tempat sebelum akhirnya tiba di Pulau Timor, yaitu di bagian timur pulau. Cerita ini dipercaya juga sebagai asal-usul berdirinya Kerajaan Malaka di Timor Barat, yakni salah satu kerajaan yang dipimpin suku Tetun.

Wanita suku Tetun yang akan dan telah menikah, dahulu secara tradisional akan memakai tato dengan motif tertentu yang melambangkan status sosial mereka. Para pengantin pria dan wanita suku Tetun juga memiliki pakaian adat yang dilengkapi hiasan kepala, kain, kalung, giwang, serta perhiasan-perhiasan lainnya yang memiliki corak dan makna yang khas.

Salah satu tarian tradisional suku Tetun adalah tari Likurai, yang ditarikan oleh kaum wanita untuk menyambut tamu atau pejuang yang kembali dari perang.(*)

Sumber (*/Wikipedia)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antara Lona dan Lena

    Antara Lona dan Lena

    • calendar_month Sen, 15 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh. Melkianus Nino Tak terdengar lagi bunyi ucap manusia. Kesibukan awal bias hingga petang membungkus lelah. Dan saat telah telat malam, sunyi sudah dihantam hitam. Tepatnya pada kesepian, hanya terdengar sang Master of Ceremony membuka kata per kata-cakapan sedikit lelucon juga terpaut histori Valentine. Aku duduk membelakangi daun pintu kamar, menatap ratusan buku menumpuk hampir […]

  • “Nikah Massal” Hingga 2025 Pemkot Kupang Nikahkan 6 Ribuan Pasutri

    “Nikah Massal” Hingga 2025 Pemkot Kupang Nikahkan 6 Ribuan Pasutri

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Loading

    Wali Kota Kupang, Christian Widodo pun mengungkapkan pihaknya meniadakan pengadaan mobil dinas kepala daerah dan wakil kepala daerah agar anggaran bisa dialihkan untuk nikah massal yang harus terus dilanjutkan karena menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat.   Kota Kupang | Membangun kota bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi tentang menghadirkan kehidupan sosial yang sejahtera, dimulai dari […]

  • Pelatihan Program Malaria PERDHAKI NTT, Ini Tiga Pesan Dokter Herman Man

    Pelatihan Program Malaria PERDHAKI NTT, Ini Tiga Pesan Dokter Herman Man

    • calendar_month Rab, 24 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Staf dalam Pengelolaan Program Malaria GFATM Penguatan Komunitas Region Nusa Tenggara Timur, pada Selasa sore, 23 Februari 2021 bertempat di salah satu hotel. Pelatihan ini diprakarsai oleh  Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (PERDHAKI) selaku Principal Recipient (PR) untuk […]

  • Kini, Bank NTT Punya 33 Mesin CRM di Seluruh Kantor Cabang

    Kini, Bank NTT Punya 33 Mesin CRM di Seluruh Kantor Cabang

    • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Tiada habisnya berinovasi dalam layanan perbankan. Itulah Bank NTT saat ini. Hari demi hari, BPD yang kian menginspirasi negeri ini mewujudkan visi dan misinya sebagai bank yang sehat, kuat serta terpercaya. Bahkan mereka pun membuktikan ke publik sebagai bank yang seutuhnya menjadi pelopor penggerak ekonomi rakyat yang sukses menggali sumber potensi […]

  • Percepatan Vaksinasi Covid-19, NasDem Belu Bantu 1.000 Dosis Vaksin

    Percepatan Vaksinasi Covid-19, NasDem Belu Bantu 1.000 Dosis Vaksin

    • calendar_month Sen, 23 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna mempercepat vaksinasi kepada masyarakat untuk menekan penyebaran wabah Covid – 19, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) turut berpartisipasi dengan menyumbangkan 1.000 dosis vaksin untuk memvaksinasi 1.000 orang, yakni 500 orang di Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat dan 500 orang lainnya di Desa […]

  • CEO Forum 2024, Dirut PLN Ajak Selaraskan Derap Langkah

    CEO Forum 2024, Dirut PLN Ajak Selaraskan Derap Langkah

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Ibu Kota Nusantara | Direktur Utama PLN (Persero), Darmawan Prasodjo mengajak ratusan CEO perusahaan di Indonesia untuk terus menyelaraskan langkah dalam melanjutkan pembangunan nasional sekaligus mewujudkan mimpi Indonesia ke depan. Hal ini disampaikannya di hadapan Presiden Joko Widodo dan para CEO yang hadir pada acara Kompas100 CEO Forum 2024 yang dihelat di Istana Garuda Ibu […]

expand_less