Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Berantas Judi, Pemda Belu Gelar Rapat Tindak Lanjut Perintah Gubernur NTT

Berantas Judi, Pemda Belu Gelar Rapat Tindak Lanjut Perintah Gubernur NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 28 Feb 2020
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Sebagai upaya menindaklanjuti perintah Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam kunjungan kerjanya di Belu beberapa waktu lalu untuk memberantas judi, Pemkab Belu menggelar pertemuan bersama Kapolres Belu, Dandim Belu/1605, Kajari Belu, Satgas Yonif 744, tokoh agama (pastor, suster, pendeta), dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Belu di Ruang Rapat Bupati pada Jumat, 28 Februari 2020 siang.

Agenda pembahasan yang disampaikan Bupati Belu Wilibrodus Lay dalam pertemuan itu, selain perjudian yang menjadi sorotan utama VBL, juga dampaknya bagi kehidupan masyarakat luas; Masalah virus ASF yang menyerang ternak babi; Curah hujan yang tidak menentu; dan Air bersih.

“Pak Gubernur minta dua hal menyangkut judi dan anak putus sekolah. Terkait judi dalam rapat bersama gubernur, judi di Kabupaten Belu sangat marak. Di Belu juga angka anak tidak bersekolah sangat tinggi,” kata Bupati.

Willy Lay menuturkan, perlu ada kesepakatan untuk membentuk satuan petugas (satgas) agar perjudian di Kabupaten Belu bisa diberantas secara lebih baik. “Kita tidak bisa mencabut (perjudian,red) sampai ke akar- akarnya, karena ini menyangkut peradaban manusia,” alas Bupati Belu lagi.

Willy Lay meminta kerja sama semua pihak untuk memberantas judi di Belu secara bersama. Bahkan menurutnya, ada yang sudah menjadikan judi ini sebagai mata pencarian hingga mengakibatkan dampak ikutan, seperti anak tidak bersekolah dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Judi yang merajalela di Belu ini BG (Bola Guling) dan Sabung ayam,” ulasnya menambahkan.

Kapolres Belu Cliffry S Lapian mengatakan, dari pihak kepolisian akan komitmen dan konsisten dalam memberantas perjudian ini. Cliffry mengusulkan, untuk memberantas judi, perlu mengubah terlebih dahulu mindset-nya masyarakat bahwa judi bukan budaya.

“Saya masih di tempat lain, saya sudah mendengar ada judi di Belu. Ada yang mengatasnamakan budaya (kalau mau berjudi,red). Kita beri dulu pemahaman kepada masyarakat. Tapi kalau judi sudah disepakati bersama sebagai budaya, maka kita akan lakukan penyesuaian. Jika ada kearifan lokal akan disesuaikan,” urainya.

Tampak Tokoh agama (pastor, suster, pendeta), dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Belu di Ruang Rapat Bupati pada Jumat, 28 Februari 2020 siang 

Kajari Belu, Alfons Loe Mau mengutarakan, kalau berbicara tentang masalah judi, sudah ada sejak manusia ada. Karena itu, harus dibahas lantaran dampaknya banyak seperti anak tidak sekolah dan KDRT. Yang namanya budaya itu, lanjut Loe Mau, sebenarnya satu kebiasaan baik. Tetapi, kalau kebiasaan yang buruk itu bukan budaya.

“Yang makin marak di sini sabung ayam dan terjadwal yang melibatkan banyak orang; Bola guling; Kupon putih. Kami sepakat untuk kita sama- sama berantas. Kita satukan komitmen untuk berantas judi. Karena itu, kami mohon dukungan dari berbagai stakeholder dalam upaya berantas judi,” sebutnya.

Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan menegaskan bahwa judi itu dilarang. Semua komponen harus sepakat untuk tidak boleh ada. “Yang bisa tangkap itu polres. Paling tidak berikan instruksi ke bawah untuk judi dalam bentuk apa pun tidak boleh ada. Nomor handphone (hp) harus dikasih ke masyarakat. Tolong (dilaporkan) kalau ada orang judi . Jaringan itu yang dibentuk menjadi tim, termasuk camat dan kepala desa. Orang Belu itu harus ditindak! Kalau dikasih arahan saja, mereka tidak takut,” beber Ose Luan.

JT Ose Luan pun berujar tentang apa bedanya judi dan curi. Menurutnya, keduanya sama- sama jahat. “Dan kalau camat mana yang masyarakatnya judi, kita periksa dan copot. Kalau ada judi, kasih informasi lewat SMS, WA dan Inbox (messenger), ” pintanya.

Di akhir pertemuan itu, forum bersepakat untuk dibentuk segera satuan petugas (satgas) pemberantasan judi. Selain itu, kesempatan diberikan kepada Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Kajari, Dandim, Danion Satgas Yonif 744 untuk menyebutkan nomor telepon dan disimpan oleh semua peserta yang hadir. Dengan harapan, jika ada tindakan perjudian segera dilaporkan, terutama kepada pihak kepolisian. (*)

Penulis (*/HH)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komedian Nunung & Suaminya Terjerat Kasus Narkoba

    Komedian Nunung & Suaminya Terjerat Kasus Narkoba

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komedian Nunung Srimulat ditangkap polisi atas kasus narkoba, Jumat, 19 Juli 2019. Pemilik nama lengkap Tri Retno Prayudati ditangkap bersama suaminya, July Jan Sambiran di kediaman mereka yang berlokasi di Jalan Tebet Timur, Jakarta Selatan. Dotres Narkoba Polda Metro Jaya telah mengamankan sisa paket sabu yang dari rumah Nunung. Pengungkapan shabu […]

  • Kompor Listrik Praktis, Testimoni dari Bhayangkari Sumba Timur

    Kompor Listrik Praktis, Testimoni dari Bhayangkari Sumba Timur

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Ketua Bhayangkari Cabang Sumba Timur, Ny. Dayu Gede Harimbawa, mengapresiasi inisiatif PLN, mengenalkan kepada ibu-ibu Bhayangkari praktisnya kompor listrik.   Waingapu | PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba terus berupaya mengedukasi masyarakat tentang electrifying lifestyle, gaya hidup modern yang memanfaatkan listrik dalam kegiatan sehari-hari. Kali ini, PLN menyasar para Ibu Bhayangkari Cabang […]

  • SMRC Akan Lakukan Quick Count Pilgub NTT

    SMRC Akan Lakukan Quick Count Pilgub NTT

    • calendar_month Sen, 25 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    NTT, gardaindonesia.id – SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) melalui Koordinator SMRC wilayah NTT, Petrus Tabein, menegaskan SMRC sebagai lembaga survey resmi akan melakukan Quick Count (perhitungan cepat) Pilgub NTT 2018 dan tidak melakukan Exit Pool atau survey saat pemilih keluar dari bilik coblos. “Exit Pool/Survey tidak kami Lakukan di NTT “, Tegas Petrus saat […]

  • Keren Tanpa Rokok, Ini Manfaat Berhenti Merokok Hari Demi Hari

    Keren Tanpa Rokok, Ini Manfaat Berhenti Merokok Hari Demi Hari

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Loading

    Tahukah kamu kalo berhenti merokok selama 20 menit tekanan darah membaik, denyut jantung melambat, dan aliran darah kembali lancar? Kalau manfaat sebesar itu bisa terjadi dalam waktu singkat, bayangkan perubahan yang bisa kamu rasakan kalau benar-benar berhenti merokok? Tentu bukan cuma untuk tubuhmu, tapi juga untuk orang-orang terdekat yang ingin kamu tetap sehat dan hadir […]

  • Diakonia Natal 2025 PLN UIW NTT Bagi Gereja dan Panti Asuhan

    Diakonia Natal 2025 PLN UIW NTT Bagi Gereja dan Panti Asuhan

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Loading

    “Selama 32 tahun pelayanan saya, jarang ada lembaga yang memilih menyatu langsung dengan pergumulan jemaat seperti ini. PLN memberikan warna baru,” Pdt. Ronny S. Runtu.   Kupang | Suasana penuh khidmat dan kekeluargaan menyelimuti Gereja GMIT “Silo” Naikoten 1 Kupang pada Senin, 5 Januari 2026. PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (PLN UIW NTT) […]

  • Wagub Josef Imbau Pansimas Refleksi Akses Air Bersih & Sanitasi

    Wagub Josef Imbau Pansimas Refleksi Akses Air Bersih & Sanitasi

    • calendar_month Rab, 28 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, gardaindonesia.id | Josef Nae Soi-Wagub NTT mengajak para fasilitator Penyediaan Air Minum dan dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) untuk bekerja dengan sepenuh hati dalam mewujudkan akses masyarakat terhadap air bersih dan sanitasi. Salah satunya dengan melakukan refleksi kritis atas setiap pekerjaan yang telah dijalankan selama ini. “Rapat Koordinasi ini merupakan momen untuk membuat refleksi […]

expand_less