Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Berdiri Tahun 1962, Undana Raih Akreditasi Unggul Tahun 2025

Berdiri Tahun 1962, Undana Raih Akreditasi Unggul Tahun 2025

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
  • visibility 121
  • comment 1 komentar

Loading

Universitas Nusa Cendana (Undana), sebelumnya menyandang akreditasi baik sekali hingga pada 11 Februari 2025 meraih predikat unggul dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN PT).

 

Kupang | Akreditasi adalah predikat yang diberikan kepada perguruan tinggi berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Peringkat akreditasi dimulai dari Baik, Baik Sekali, dan Unggul menggunakan Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 3.0 dan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0. Perubahan peringkat akreditasi dari A, B, C menjadi Unggul, Baik Sekali, dan Baik diatur dalam Peraturan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN PT) No 1 Tahun 2020.

Universitas Nusa Cendana (Undana), sebelumnya menyandang akreditasi baik sekali hingga pada 11 Februari 2025 meraih predikat unggul dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN PT).

Undana pun sejak berdiri pada 1 September 1962 telah menelurkan 65 guru besar (hingga Desember 2024 sebanyak 59 guru besar dan pada awal Januari 2025 sebanyak 6 guru besar). Beberapa program studi di Undana memiliki akreditasi yakni program studi Akuntansi terakreditasi B, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) terakreditasi baik sekali, Fakultas Kedokteran (FK) terakreditasi B. Selain itu, Undana juga telah memiliki akreditasi internasional untuk 4 (empat) program studi di Undana terakreditasi internasional, yaitu: S2 Lingkungan, S1 Agroteknologi, S1 Peternakan, dan S1 Budidaya Perairan.

Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc. dalam sesi konferensi pers pada Kamis sore, 13 Februari 2025 di aula lantai 3 Rektorat Undana, menyampaikan kabar gembira bagi dunia pendidikan Nusa Tenggara Timur. Disampaikan Rektor Undana yang diambil sumpah dan dilantik pada Selasa, 2 Juli 2024 ini bahwa proses akreditasi, evaluasi disusul assessment lapangan dari BAN PT hingga proses sidak, maka pada Selasa, 11 Februari 2025, surat keputusan (SK) BAN-PT No. 2288/SK/BAN-PT/AK/PT/II/2025, menetapkan Undana berhak menyandang akreditasi unggul.

Maxs Sanam pun mengungkapkan akreditasi unggul untuk kawasan Indonesia Timur, sementara ini hanya disandang oleh Undana (di luar Udayana dan Unhas telah terakreditasi unggul). “Akreditasi Unggul Undana berlaku selama 5 (lima) tahun sejak saat ini (2025) hingga tahun 2030,” ungkapnya.

Maxs Sanam juga menekankan bahwa akreditasi unggul Undana merupakan rangkaian proses panjang dan bukan sekadar gagah-gagahan, namun harus memperhatikan standar kualitas pembelajaran, kurikulum, dan sarana prasarana yang sesuai dengan standar nasional DIKTI.

Pose bersama Rektor Undana, Prof. Dr.drh.Maxs U E Sanam, M.Sc. Wakil Rektor Bidang Akademik : Prof. Dr.drh. Annytha I R Detha, M.Si. Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan : Prof. Dr.Paul G Tamelan,M.Si. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni : Dr. Siprianus Suban Garak,M.Sc. ⁠Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi: Prof.dr.Ir.Jefri S Bale,ST.,M.Eng. ⁠Kepala LP3M : Dr.Ir.Jacob Ratu, M.Kes. dan para dekan Undana. Foto : Roni Banase

Sementara, Wakil Rektor I Undana Bidang Akademik, Prof. Dr. drh. Annytha I R Detha, M.Si. membeberkan syarat perlu untuk akreditasi unggul yakni minimal 10% program studi (prodi) telah terakreditasi unggul. “Jumlah program studi di Undana ada 68, dan dalam setahun terakhir mencapai 10 prodi yang mana sebelumnya hanya 2 prodi,” urainya.

Ketua LP3M Undana, Dr. Ir. Jacob Ratu, M.Kes. mengatakan akreditasi unggul yang diperoleh Undana merupakan apresiasi dan pengakuan dari lembaga eksternal terhadap proses dan pelaksanaan penjaminan mutu internal.

“Ini merupakan memotret proses yang terjadi selama ini (kurun waktu 62 tahun, red). Dan merupakan apresiasi akan upaya yang dilakukan Undana terhadap aspek tata kelola, tata pamong, peningkatan kerja sama level nasional dan internasional termasuk aspek pengelolaan sumber daya manusia hingga peningkatan kualifikasi (jumlah doktor dan guru besar), pengelolaan keuangan yang lebih baik dari tahun ke tahun. Inilah yang dipotret,” urainya.

Jacob Ratu pun membeberkan syarat perlu nilai berupa skor 361 dan syarat lainnya berupa skor penjaminan mutu, status akreditasi program studi, prodi akreditasi internasional, dan efektivitas sistem penjaminan mutu, dan memiliki bukti sahi pengembangan mutu.

“Undana meraih nilai skor 367 atau melewati skor akreditasi unggul minimum,” tandasnya.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pleno 12 Kecamatan di Belu, Paket SEHATI Kalahkan SAHABAT

    Pleno 12 Kecamatan di Belu, Paket SEHATI Kalahkan SAHABAT

    • calendar_month Sel, 15 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Pleno rekapitulasi perolehan suara tingkat PPK 12 kecamatan di Kabupaten Belu, antara Paket SEHATI, Agustinus Taolin – Aloysius Heleserens dan Paket SAHABAT, Wilibrodus Lay – JT Ose Luan dimenangkan Paket SEHATI dengan selisih angka kemenangan 247 suara. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/12/11/paket-sehati-unggul-550-suara-atas-paket-sahabat-di-pilkada-belu/ Berdasarkan data yang dihimpun Garda Indonesia, dari total 426 TPS […]

  • Belu & Sumba Barat Belum Punya Desa Tangguh Bencana

    Belu & Sumba Barat Belum Punya Desa Tangguh Bencana

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana mengamanatkan untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana. Salah satu strategi untuk mewujudkan hal ini adalah melalui pengembangan desa/kelurahan tangguh terhadap bencana dengan upaya pengurangan risiko bencana berbasis komunitas (PRBBK). Pada PRBBK, proses pengelolaan risiko bencana melibatkan secara aktif masyarakat dalam mengkaji, menganalisis, menangani, […]

  • Agus Taolin : Kita Bicara Program Saja, Jangan Saling Menjelekkan

    Agus Taolin : Kita Bicara Program Saja, Jangan Saling Menjelekkan

    • calendar_month Sab, 7 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Jangan saling menjelekkan satu sama lain dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Belu 2020, melainkan berbicara tentang program saja. Hal ini disampaikan Calon Bupati Belu Paket SEHATI periode 2021—2025, Agustinus Taolin ketika berkampanye di Dusun Weberliku, Desa Tukuneno, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 6 […]

  • Dugaan Politik Uang Kader Golkar Resmi Dilaporkan ke Bawaslu

    Dugaan Politik Uang Kader Golkar Resmi Dilaporkan ke Bawaslu

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Tim Penasihat Hukum SIAGA resmi membuat laporan pengaduan kepada Bawaslu NTT terkait dugaan politik uang yang dilakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas di Desa Tunbaun Kabupaten Kupang. Dugaan kasus politik uang itu dinilai telah merusak demokrasi dan merugikan pasangan calon lain dalam Pilgub NTT. Oleh karena itu, Bawaslu sebagai lembaga yang […]

  • Tahun 2020, Kadin Indonesia Bidik 20.000 UMKM Untuk Naik Kelas

    Tahun 2020, Kadin Indonesia Bidik 20.000 UMKM Untuk Naik Kelas

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pelaku usaha di Indonesia berdasarkan data Kemenkop 2017 berjumlah 62,9 juta, di mana 99,99% adalah pelaku usaha UMKM (Usaha Mikro, Kecil & Menengah). Dalam 10 tahun terakhir, secara persentase, jumlah pelaku usaha UMKM tidak menunjukkan peningkatan kelas secara signifikan. Dari jumlah total pelaku usaha UMKM, di mana 98,7% adalah usaha Mikro. […]

  • Tarian Ofa Langga dari Jemaat Talitakumi Sambut Pawai Paskah 2019

    Tarian Ofa Langga dari Jemaat Talitakumi Sambut Pawai Paskah 2019

    • calendar_month Sel, 23 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pdt Ven Makunimau Gembala Gereja GMIT Talitakumi Pasir Panjang dan 37 orang Jemaat membawakan Tarian Adat dari Pulau Rote, dengan mengenakan pakaian adat berupa perpaduan baju putih, sarung/kain tenun ikat dan dilengkapi Topi Ti’ilangga (laki-laki) dan Bulan Sabit (perempuan) menambah semarak Pawai Paskah 2019 Tarian Ofa Langga menjadi tarian pembuka […]

expand_less