Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bertemu Wagub NTT Josef Nae Soi, Dubes Thailand Jajak Kerja Sama

Bertemu Wagub NTT Josef Nae Soi, Dubes Thailand Jajak Kerja Sama

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 4 Jul 2019
  • visibility 119
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Duta Besar (Dubes) Thailand untuk Indonesia, Songphol Sukchan memberikan apresiasi terhadap perkembangan pesat pariwisata di Nusa Tenggara Timur. Apresiasi dari Songphol disampaikannya saat melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM di ruang kerja Wagub, Rabu, 3 Juli 2019.

Baca juga: 

http://gardaindonesia.id/2019/07/03/gubernur-vbl-pemerintah-norwegia-tertarik-dengan-kopi-ntt/

Tujuan audiensi adalah untuk bersilahturami sekaligus menjajak kemungkinan kerja sama antara Pemerintah Thailand dengan Pemerintah Provinsi NTT.

Turut mendampingi, Piyachanid Suthinont Sukchan, isteri Dubes, juga 5 (lima) orang pejabat teras di Kedutaan Besar Thailand yakni Kapten Rachada Seungthawon, Atase Angkatan Laut, Tida Sukeelap, _Minister Counsellor_, Setthapol Pacharapasitkul, Sekretaris Pertama, Srikanya Noi-arun, Sekretaris Kedua, dan Henri Setiawan, _General Affairs_. Dari Pemerintah Provinsi NTT, hadir Asisten III Administrasi Umum, Kosmas D. Lana.

Foto bersama Wagub NTT Josef Nae Soi dan Duta Besar Thailand, Songphol Sukchan beserta isteri, Piyachanid Suthinont Sukchan dan 5 (lima) orang pejabat teras di Kedutaan Besar Thailand

Songphol mengaku, baru pertama kali datang ke NTT. Namun sudah tahu banyak tentang NTT karena telah menjadi salah satu destinasi pariwisata terkemuka di Indonesia.

“Bicara tentang NTT langsung terbayang Komodo, Kopi, Rumah Tradisional Sumba, spot diving beragam yang merupakan surga di bawah laut. Juga atraksi-atraksi budaya dan adat istiadat yang menarik. Kami tentu memberikan dukungan agar pariwisata NTT terus berkembang pesat,” ungkap Songphol.

Sebagai salah satu negara destinasi pariwisata kelas dunia dengan kunjungan wisatawan asing mencapai sekitar 38 juta pada tahun 2018, Dubes Songphol mengungkapkan, Pemerintah Thailand membuka diri untuk bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTT dalam upaya pengembangan pariwisata. Melalui Thailand International Cooperation Agency (TICA), ada beberapa pelatihan singkat dan beasiswa pendidikan bagi masyarakat dari negara lain termasuk Indonesia khususnya NTT.

“Kami menawarkan pelatihan-pelatihan di bidang pertanian, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Termasuk dalam bidang tourism (pariwisata). Setiap angkatan terdiri dari 10—15 orang. Kalau NTT tertarik, kita bisa membicarakan lebih lanjut lewat MoU (Memorandum of Understanding). Sebelum ada perjanjian kerjasama ini, untuk kick off (permulaan) kami bisa fasilitasi delegasi kecil dari NTT untuk belajar singkat tentang pariwisata Thailand selama 5—7 hari. Juga kami membuka diri untuk menjadi pasar bagi kopi-kopi asal NTT,” pungkas Dubes.

Foto bersama Wagub NTT Josef Nae Soi, Dubes Thailand beserta rombongan di depan Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT

Wagub Josef menyambut antusias tawaran pelatihan vokasional dari Pemerintah Thailand tersebut. Karena sesuai dengan misi Pemerintah Provinsi lima tahun ke depan untuk mengirim banyak anak muda NTT menjalani berbagai pelatihan di luar negeri.

“Thailand itu luar biasa dalam pengembangan pariwisata. Orang kalau datang ke sana, pasti langsung terkesan dan akan datang kembali. Ini yang mau kita pelajari. Kita pasti akan follow up (tindak lanjuti) secepatnya tawaran ini. Apalagi pariwisata menjadi leading sector (sektor terdepan) sekaligus prime mover (penggerak utama) ekonomi NTT,” jelas Wagub Nae Soi dalam kesempatan tersebut.

Pemerintah Provinsi NTT ,lanjut Wagub, juga sangat gembira dengan tawaran kerjasama perdagangan terutama untuk komoditas kopi. Dengan berbagai penghargaan dan pengakuan internasional atas kualitas kopi-kopi NTT, ekspor ke Thailand tentu dapat dilakukan.

“Kita pasti akan ekspor kopi ke Thailand. Potensi permintaan (kopi) tinggi, sekarang tinggal daerah penghasil kopi, apakah bisa siapkan kopi dalam jumlah banyak? Kita terus dorong dan genjot pemerintah kabupaten khususnya kita punya kepala dinas (pertanian dan perkebunan) untuk bekerja lebih keras dan menangkap peluang ini,” jelas Wagub saat ditemui usai audiensi dengan Dubes Thailand.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub NTT memberikan cendera mata berupa kopi bubuk dan tenun khas NTT kepada Duta besar dan rombongan. (*)

Sumber berita (*/Aven Rame-Biro Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danone-Alfamart Peduli Pendidikan Anak NTT

    Danone-Alfamart Peduli Pendidikan Anak NTT

    • calendar_month Sab, 10 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Danone Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor Pro-gres Maxx bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan Ruangguru mendukung terbentuknya sumber daya manusia (SDM) yang unggul melalui program “Rumah Belajar Generasi Maju dan Kelas Generasi Maju”. Kedua program ini merupakan upaya kolaborasi bersama untuk memberikan dukungan akses pendidikan […]

  • 300 Kantong Darah, Stok Aman & Harus Tersedia Tiap Hari untuk PMI & Rumah Sakit

    300 Kantong Darah, Stok Aman & Harus Tersedia Tiap Hari untuk PMI & Rumah Sakit

    • calendar_month Ming, 29 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Palang Merah Indonesia (PMI) melalui UPTD Unit Transfusi Darah Provinsi NTT selalu mengupayakan untuk menyediakan stok 300 (tiga ratus) kantong darah bagi kebutuhan PMI dan sekitar 20 (dua puluh) Rumah Sakit yang ada di Kota Kupang. Kepala unit Transfusi Darah PMI NTT, dr Samson Ehe Teron menyampaikan kepada gardaindonesia saat kegiatan Donor […]

  • Kredit Merdeka Bank NTT Bikin Rakyat Merdeka dari Rentenir

    Kredit Merdeka Bank NTT Bikin Rakyat Merdeka dari Rentenir

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Lewoleba, Garda Indonesia | Kredit merdeka yang digulirkan Bank NTT membebaskan masyarakat dari belenggu rentenir, bebas dari agunan dan dari bunga. Kredit merdeka merupakan salah produk unggulan Bank NTT guna membantu pelaku UMKM meningkatkan perekonomian. “Kredit ini untuk memberikan rasa merdeka dari bunga, merdeka dari agunan dan merdeka dari rentenir, sehingga memudahkan para pelaku usaha […]

  • Tokoh Gendang Lale & Warga Dukung Penuh PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok

    Tokoh Gendang Lale & Warga Dukung Penuh PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok

    • calendar_month Ming, 22 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Tokoh masyarakat Gendang Lale, Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Manggarai, NTT, Petrus Pamor, mengungkapkan bahwa  warganya mendukung penuh proyek pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu 5—6 di Poco Leok. Hal itu disampaikan Petrus Pamor usai sosialisasi free prior informed consent (FPIC) dihelat PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa […]

  • PLN NTT Wujudkan Mimpi 3.000 Keluarga Miskin Nikmati Terang Listrik

    PLN NTT Wujudkan Mimpi 3.000 Keluarga Miskin Nikmati Terang Listrik

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Tim PLN UIW NTT
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Penyalaan listrik gratis secara serentak ini dilakukan pada Senin, 27 Oktober 2025, menjadi kado terindah bagi ribuan keluarga miskin, sekaligus penanda gerbang kehidupan yang lebih baik bagi mereka.   Kupang | Sebagai wujud nyata kepedulian dan komitmen untuk menghadirkan energi berkeadilan, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) meluncurkan program tanggung […]

  • Menghidupkan Eksistensi Bahasa Rote Via Revitalisasi

    Menghidupkan Eksistensi Bahasa Rote Via Revitalisasi

    • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Baa, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali menghelat Pelatihan Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah (bahasa Rote) di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2023. Pelatihan ini dilaksanakan pada 12—16 Juni 2023 di Hotel Ricky, Kota Baa. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi antarinstansi dalam rangka pelindungan bahasa daerah di Provinsi Nusa […]

expand_less