Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bus Romantis Dilempari Batu di Belu, Nyaris Lukai Kepala Satu Penumpang

Bus Romantis Dilempari Batu di Belu, Nyaris Lukai Kepala Satu Penumpang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 6 Jan 2020
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Bus Romantis dengan nomor polisi DH 7233 EB, rute Atambua-Kupang yang dikendarai sopir, Damianus Bria dilempari batu oleh sekelompok anak muda tak dikenal di Jembatan Maktaen, Dusun Bekomean, Desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat pada Senin, 6 Januari 2020 pukul 17.30 WITA.

Akibatnya, kaca bus bagian belakang ditembusi batu hingga dua lubang dan nyaris melukai kepala salah satu penumpang bernama Joel Anabanu (warga Tini, Atambua). Beruntung, Joel hanya menderita bengkak ringan pada kepala bagian kiri. Sedangkan, beberapa penumpang lainnya hanya menderita ringan akibat serpihan kaca.

Usai kejadian itu, Damianus langsung melaporkan ke Polsek Tasifeto Barat dan diterima langsung oleh Kanitreskrim, Marselinus Goran.

Di hadapan Kanitreskrim, sopir menceritakan bahwa bus yang dikemudinya itu sedang melaju dari arah Kupang menuju Atambua. Setibanya di lokasi kejadian, sekelompok anak muda tak dikenal itu langsung memberi isyarat menghentikan bus. Ketika itu, sopir hendak mengerem bus untuk berhenti.

Tetapi, begitu belum sempat berhenti, luncuran batu sudah menghujani kaca bus bagian belakang. Saat itu, sopir tidak tinggal diam, seketika itu juga bus melaju lagi menuju polsek Tasifeto Barat guna menyelamatkan bus dan para penumpang, sekaligus melaporkan ke pihak kepolisian.

Korban pelemparan, Joel Anabanu

Begitu mendapat laporan, dua anggota polsek Tasifeto Barat langsung bergerak menuju TKP. Tetapi, para pelaku sudah tidak berada di tempat. Polisi hanya berhasil memungut barang bukti berupa sejumlah batu dan pecahan kaca bus yang berceceran di lokasi.

Ciri- ciri pelaku seperti disebutkan sopir di hadapan Kanitreskrim, keempat pelaku itu mengenai, masing- masing, jaket merah garis putih tutup kepala, jeket hitam kecoklatan lengan panjang, kaus hitam lengan pendek dan kaus hitam lengan panjang.

“Saya rem mau berhenti, lihat mereka banyak, langsung lari terus datang lapor polisi. Mereka lempar banyak sekali. Mereka anak kecil semua. Mereka tahan itu, mungkin mau pajak (memalak uang, red). Mereka ada empat orang, palang pas di jembatan,” tukas Damianus.

Korban pelemparan itu, lantas diarahkan Kanitreskrim untuk divisum di poliklinik terdekat. (*)

Penulis (*/HH)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fenomena Peran Perempuan dalam Terorisme di Indonesia

    Fenomena Peran Perempuan dalam Terorisme di Indonesia

    • calendar_month Ming, 9 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Warsito Hadi – Bogor Rentang waktu mulai 2016 sampai sekarang, telah diperlihatkan perempuan ditangkap atau diidentifikasi dalam beberapa aktivitas terorisme di Indonesia. Tahun 2016, Dian Yulia Novi dan Ika Puspitasari ditangkap polisi karena terbukti merencanakan aksi bom bunuh diri. Dian akan beraksi di depan Istana Presiden, sementara Ika berencana melakukan bom bunuh diri […]

  • Tanah Bergerak di Nusalaut, Tim TRC BPBD Maluku Masih Kaji Lebih Lanjut

    Tanah Bergerak di Nusalaut, Tim TRC BPBD Maluku Masih Kaji Lebih Lanjut

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Maluku, Garda Indonesia | Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku telah melakukan peninjauan lapangan atas fenomena pergerakan tanah yang terjadi di Desa Sila, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, pada Jumat, 8 November 2019. Dari hasil peninjauan tersebut ditemukan data penurunan tanah dari 1,5 meter menjadi 9 meter dengan ukuran […]

  • Ketua DPR RI Desak Kapolri Proses Pelaku Peluru Nyasar di Senayan

    Ketua DPR RI Desak Kapolri Proses Pelaku Peluru Nyasar di Senayan

    • calendar_month Sel, 16 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo merespon peristiwa aktual yang terjadi; melalui rilis yang diterima oleh Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Selasa/16 Oktober 2018, Ketua DPR RI dari Fraksi Golkar tersebut menyikapi Peluru Nyasar dari Lapangan Tembak (LT) Perbakin, Senin/15 Oktober 2018. Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menerangkan, terkait dengan dugaan adanya […]

  • Cara Tung Desem Memaknai Nilai-nilai Pancasila Saat Pandemi Covid-19

    Cara Tung Desem Memaknai Nilai-nilai Pancasila Saat Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Setiap orang memiliki caranya untuk memaknai nilai-nilai dalam Pancasila, khususnya di tengah pandemi Covid-19. Begini cara seorang motivator dan pakar marketing Tung Desem Waringin memaknainya. Tung Desem yang juga sebagai penyintas Covid-19 menyampaikan agama-agama lain sebagai suatu keindahan. Keindahan itu tidak hanya di dalam agama yang dianut tetapi juga di dalam […]

  • ‘Media Test Drive’, Kuli Tinta Rasakan Sensasi Berkendara SUV Suzuki XL7

    ‘Media Test Drive’, Kuli Tinta Rasakan Sensasi Berkendara SUV Suzuki XL7

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Manajemen PT. Surya Batara Mahkota (SBM) selaku Main Dealer Suzuki R4 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan Media Test Drive bersama para kuli tinta (wartawan media cetak, elektronik, dan online) pada Kamis, 27 Februari 2020 di Subasuka Paradise Kupang. Media Test Drive tersebut yang dirangkai dengan ramah tamah antara […]

  • Julie Laiskodat: “Orang NTT Tak Susah Diajak Kolaborasi Cegah Stunting”

    Julie Laiskodat: “Orang NTT Tak Susah Diajak Kolaborasi Cegah Stunting”

    • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Inisiasi PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mencegah stunting melalui pembentukan Desa Model dan kerja kolaborasi memperoleh dukungan dari OPD lingkup Pemprov NTT, Universitas Indonesia, dan Poltekkes Kemenkes Kupang Ketua Tim Penggerak PKK NTT, Julie Sutrisno Laiskodat kepada Garda Indonesia pada Rabu, 12 Juni 2019 di sela-sela kegiatan […]

expand_less