Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Cabai Rawit Picu Inflasi di Nusa Tenggara Timur

Cabai Rawit Picu Inflasi di Nusa Tenggara Timur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

Loading

Harga cabai rawit terpantau di pasar Oeba dan pasar Naikoten Kupang (kota penentu inflasi) berkisar pada 90 ribu hingga 120 ribu rupiah per kilogram. Dan diecer pada ukuran kaleng kecil dengan harga 5—10 ribu rupiah.

 

Kupang | Komoditas cabai rawit merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang terus mengalami peningkatan harga atau menunjukkan inflasi dari waktu ke waktu.

Cabai rawit merupakan komoditas potensial dengan nilai ekonomi tinggi yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Cabai rawit juga digunakan sebagai bahan utama masakan Indonesia karena masyarakat Indonesia adalah penggila cabai terbesar di dunia (Paulus & Ellen, 2016).

Harga cabai rawit terpantau di pasar Oeba dan pasar Naikoten Kupang berkisar pada 90 ribu hingga 120 ribu rupiah per kilogram. Dan diecer pada ukuran kaleng kecil dengan harga 5—10 ribu rupiah.

Yudin, pedagang di pasar Oeba pada Minggu, 4 Mei 2025 mengungkapkan bahwa cabai rawit yang dijualnya berasal dari Atambua, Kabupaten Belu. Ia pun menjual capai rawit pada kisaran harga 90 ribu per kilogram. “Sumbernya (cabai rawit) dari Belu, dari Kupang sonde ada (tak ada),” ucapnya.

Yudin pun mengatakan, sebelumnya pada April 2025, harga cabai rawit menyentuh angka 120 ribu per kilogram. Berbeda dengan pedagang eceran di lokasi sama (pasar Oeba), mereka menjual dengan harga konstan 120 ribu per kilogram.

Terpisah, Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira Kale dalam sesi pers rilis berita resmi statistik pada Jumat, 2 Mei 2025, mengatakan NTT mengalami inflasi 0,22 persen. Sementara, inflasi dari tahun ke tahun, April 2024 ke April 2025 sebesar 1,77 persen dipecut karena kenaikan 9 (sembilan) dari 11 (sebelas) kelompok pengeluaran dengan andil inflasi tertinggi yakni kelompok makanan minuman dan tembakau 1,31 persen, diikuti kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,54 persen.

Adapun 5 (lima) besar komoditi penyumbang atau penghambat inflasi bulan ke bulan (Maret ke April 2025, month to month [MtM]) yakni cabai rawit 0,31 persen, bawang merah 0,14 persen, emas perhiasan 0,13 persen, tomat 0,04 persen, dan kopi bubuk 0,04 persen.

Perlu diketahui, inflasi di tingkat sekitar 1-2% bisa dianggap stabil dan terkendali. Inflasi yang tidak terlalu tinggi menunjukkan bahwa perekonomian tidak mengalami lonjakan harga yang drastis, yang dapat menimbulkan ketidakpastian.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karya Bakti Kodim 1604/Kupang di Pantai Namosain Jelang HUT Kodam IX Udayana

    Karya Bakti Kodim 1604/Kupang di Pantai Namosain Jelang HUT Kodam IX Udayana

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menjelang HUT Kodam IX/ Udayana Ke-62 pada tanggal 27 Mei 2019, Kodim 1604/ Kupang bersinergi dengan aparat daerah melaksanakan kegiatan Karya Bhakti, Kamis, 2 Mei 2019 di Pantai Namosain, Kelurahan Namosain Kecamatan Alak, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur Karya Bhakti dihadiri Komandan Kodim 1604/Kupang, Danramil 1604/11 Alak, Kapten Cbn Paulus […]

  • Bareskrim : Korban Investasi Bodong Rugi Hingga Puluhan Miliar

    Bareskrim : Korban Investasi Bodong Rugi Hingga Puluhan Miliar

    • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri menetapkan 7 (tujuh) tersangka kasus investasi bodong platform Binomo termasuk Indra Kenz. Hingga saat ini, tercatat ada 144 korban dengan kerugian lebih dari 83 miliar. “Kerugian para korban afiliator IK sebanyak 144 orang sekitar Rp. 83.365.707.894,” Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Candra Sukma dalam keterangannya, pada Kamis, 9 […]

  • BNN Gagalkan Penyelundupan 50 kg Narkotika Jenis Sabu-sabu

    BNN Gagalkan Penyelundupan 50 kg Narkotika Jenis Sabu-sabu

    • calendar_month Sab, 6 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Medan-Sumut, gardaindonesia.id-Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara dan BNN Republik Indonesia berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis methampethamine (Sabu-sabu) sebanyak 50 Kg. Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari; Kepala BNNP Sumut, Brigjend Pol Drs Marsauli Siregar SH; Kabid Pemberantasan BNNP Sumut, AKBP Agus Halimudin SIK., menyampaikan kepada para awak media di Kantor […]

  • Jokowi Analogikan Pertumbuhan Ekonomi Layaknya Serial Game of Thrones

    Jokowi Analogikan Pertumbuhan Ekonomi Layaknya Serial Game of Thrones

    • calendar_month Jum, 12 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua-Bali, gardaindonesia.id | Pada Opening Plenary Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Nusa Dua Bali, Presiden Joko Widodo menganalogikan pertumbuhan ekonomi dunia layaknya serial Game of Thrones. Di hadapan delegasi dari berbagai negara, mantan Walikota Solo itu mengisahkan sejumlah great houses dan great families bertarung hebat antara satu sama lain untuk mengambil alih kendali. Perebutan […]

  • Membangun Perbenihan Tanaman Pangan di NTT

    Membangun Perbenihan Tanaman Pangan di NTT

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Emmanuel Richardo, S.P. Pengawas Benih Tanaman Ahli Muda Anggota Ikatan Pengawas Benih Tanaman Indonesia (IPBTI) Sektor pertanian sampai saat ini masih menempati peringkat pertama dalam menyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Nusa Tenggara Timur (NTT)  selama kurun waktu 2015—2019 di mana setiap tahunnya berada di angka yang mendekati 30%, tanaman pangan menyumbang antara […]

  • Jembatan Musi 4 Kini Bisa Dilalui

    Jembatan Musi 4 Kini Bisa Dilalui

    • calendar_month Jum, 11 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Palembang,gardaindonesia.id  | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Musi 4 dan sudah dibuka untuk umum sejak Selasa (8/1/2019). Kehadiran jembatan tipe extradozed (perpaduan kabel dengan gelagar kotak/box girder) dengan panjang 1.130 meter, lebar 12 meter tersebut bertujuan mengurangi beban lalu lintas Jembatan Ampera dan meningkatkan konektivitas di Kota Palembang. Perencanaan pembangunan […]

expand_less