Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dampak Pandemi, Unimor Berlakukan Keringanan Uang Kuliah Tunggak

Dampak Pandemi, Unimor Berlakukan Keringanan Uang Kuliah Tunggak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 12 Jan 2021
  • visibility 121
  • comment 0 komentar

Loading

Kefa-TTU, Garda Indonesia | Universitas Timor (Unimor) di Kefa, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memberlakukan 2 (dua) sistem perkuliahan yakni tatap muka (offline) dan secara daring (online). Sistem kuliah tersebut diterapkan akibat pandemi Covid-19 sejak Maret 2020.

Rektor Unimor TTU, Dr. Ir. Stefanus Sio, M.P. saat ditemui Garda Indonesia di ruang kerjanya pada Selasa, 12 Januari 2021, mengungkapkan, penerapan dua sistem perkuliahan akibat pandemi Covid-19. “Ada dua sistem perkuliahan yang selama ini dijalankan ,yaitu kuliah tatap muka (offline) dan online, pandemi ini tidak seperti di kabupaten lain. Jika pandemi sudah aman, kita akan melakukan kuliah tatap muka,” urainya.

Sesuai Surat keputusan Bupati TTU, imbuh Rektor Stefanus, untuk Kabupaten TTU tidak dilakukannya PSBB, maka sistem perkuliahan tetap kita jalankan seperti dua konteks di atas. “Untuk mahasiswa atau mahasiswi tetap melakukan penelitian di lapangan karena tidak melibatkan banyak orang atau menimbulkan kerumunan,” terangnya.

Terkait perkuliahan yang akan dimulai pada tanggal 15 Februari 2021 mendatang, Rektor Unimor akan menyampaikan kepada tiap Dekan untuk model perkuliahan. “Surat Edaran sementara kita siapkan, akan kita bagikan ke tiap Dekan untuk mematuhi protokol kesehatan yakni, pengecekan suhu tubuh, pakai masker, menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak; saat aktivitas sistem tatap muka dilangsungkan,” paparnya.

Ketika ditanya terkait dampak penyebaran  Covid-19 yang dapat bermula dari klaster keluarga, sekolah atau kampus, Stefanus menegaskan, harus mengikuti protokol kesehatan. “Saya akan tegaskan ke para dosen, yang melakukan perjalanan keluar daerah, jika akan masuk kantor, lapor diri ke Satgas Covid TTU di Rusunawa – BTN, agar tidak berpengaruh kepada yang lain,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Stefanus, Unimor akan membentuk Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19, untuk menangani rutinitas semua dosen hingga mahasiswa/mahasiswi.

Untuk semester genap ini, tandas Rektor Unimor, akan dilakukan sistem perkuliahan secara online. Menurutnya, mahasiswa atau mahasiswa bakal mengalami kesulitan, karena tidak mengerti dan tidak ada tanya jawab.

“Yang sangat tepat adalah kuliah tatap muka atau secara langsung,” katanya.

Unimor, tandas Stefanus, akan memberikan keringanan uang kuliah tunggak (UKT) sebesar 25% , kepada mahasiswa semester atas, meliputi mahasiswa yang melakukan penelitian, skripsi dan lain-lain. “Dan untuk semester bawah, tidak ada keringanan,” pangkasnya.(*)

Penulis dan foto : Melkianus Nino

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga TTS Hilang Seminggu, Ditemukan Mati Membusuk

    Warga TTS Hilang Seminggu, Ditemukan Mati Membusuk

    • calendar_month Sab, 19 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Nahas menimpa Noantu Da Costa (32), warga Desa Nulle, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); Noantu Da Costa menghilang 3 (tiga) hari, dan ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tubuh sudah membusuk di hutan mahoni Desa Binaus, Kecamatan Mollo Tengah pada Jumat, 18 Maret 2022. […]

  • Merry Riana: Pandemik Covid-19 Ibarat Masa Ulat Menjadi Kepompong

    Merry Riana: Pandemik Covid-19 Ibarat Masa Ulat Menjadi Kepompong

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Motivator Merry Riana mengatakan masa pandemik Covid-19 yang mengharuskan orang-orang lebih banyak berada di rumah ibarat masa-masa ulat menjadi kepompong sebelum menjadi kupu-kupu. “Ulat saat menjadi kepompong merasa tidak nyaman, tidak bisa bergerak bebas. Ketika dia merasa hidupnya akan berakhir seperti itu, dia kemudian menjadi kupu-kupu yang lebih indah,” kata Merry […]

  • Via Program Lisdes 2025—2029, PLN Siap Listriki 780 Ribu Rumah

    Via Program Lisdes 2025—2029, PLN Siap Listriki 780 Ribu Rumah

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Lisdes merupakan program pemerintah melalui penugasan kepada PLN untuk menghadirkan listrik di seluruh wilayah termasuk wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Hingga akhir tahun 2024, sebanyak 83.693 desa dan kelurahan telah menikmati listrik.   Jakarta | PT PLN (Persero) menyatakan kesiapannya mendukung arahan pemerintah dalam menjalankan Program Listrik Desa (Lisdes) guna menerangi sekitar 780 ribu […]

  • KPU NTT: Dari 17 Balon DPD, Hanya 2 Memenuhi Syarat

    KPU NTT: Dari 17 Balon DPD, Hanya 2 Memenuhi Syarat

    • calendar_month Sen, 26 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPU NTT) dalam sesi media gathering pada Senin sore, 26 Juni 2023 menyampaikan beberapa kondisi terkini terkait berkas administrasi para calon anggota DPD, DPR RI, dan DPRD Provinsi NTT.. Yosafat Koli, anggota KPU NTT kepada awak media menyampaikan bahwa pada tanggal 15 Mei—23 Juni […]

  • Demi Ekonomi Masyarakat, Tokoh Adat Poco Leok Dukung PLTP Ulumbu

    Demi Ekonomi Masyarakat, Tokoh Adat Poco Leok Dukung PLTP Ulumbu

    • calendar_month Sel, 6 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng, Garda Indonesia | Kelompok tua adat masyarakat Gendang Rebak-Poco Leok, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung pengembangan PLTP Ulumbu demi memajukan perekonomian masyarakat setempat. Narsisius selaku anak dari “Tua Gendang” kampung Rebak, Desa Lungar, Kecamatan Satarmese, merasa yakin, bahwa dengan pengembangan PLTP Ulumbu di wilayah Poco Leok, putra daerah khususnya asal Poco Leok bisa […]

  • Dihelat di Papua, PON XX & Peparnas XVI Utamakan Prokes & Keselamatan Atlet

    Dihelat di Papua, PON XX & Peparnas XVI Utamakan Prokes & Keselamatan Atlet

    • calendar_month Sen, 15 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk merencanakan dengan detail terkait penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI yang akan diselenggarakan di Provinsi Papua. Aspek keamanan dan keselamatan atlet serta perangkat penyelenggara menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Dalam rapat terbatas persiapan penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI pada […]

expand_less