Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dokter Agus Taolin : Pilih Pemimpin Yang Tahu Tentang Masalah Kesehatan

Dokter Agus Taolin : Pilih Pemimpin Yang Tahu Tentang Masalah Kesehatan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 1 Jul 2020
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Bakal calon bupati Belu dr. Agustinus Taolin sangat serius menyoroti masalah kesehatan yang ada di wilayah Kabupaten Belu. Menurutnya, pemimpin yang tidak paham tentang masalah kesehatan dapat mengorbankan masyarakatnya. Karena itu, Ia menegaskan bahwa pemerintahan yang akan datang adalah pemerintahan yang sangat paham tentang kesehatan.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/30/dokter-agus-taolin-pemimpin-yang-berhasil-tak-perlu-lagi-gantung-baliho/

“Kalau saya menjadi bupati, saya kerja juga di Rumah Sakit Atambua sebagai dokter spesialis penyakit dalam. Karena itu, pilih pemimpin yang paham tentang kesehatan,” pinta Agus Taolin dalam kegiatan tatap muka dengan masyarakat empat kerajaan Oan Natar Hat Oan Lalu’an Hat di Fatunres, Desa Rafae, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, pada Senin, 29 Juni 2020.

Agus Taolin membeberkan tekadnya bersama Alo Haleserens untuk menyehatkan Kabupaten Belu melalui program prioritas ‘Belu Sehat’. “Sehat pemerintahan, sehat jiwa dan raga, sehat ekonomi, sehat pertanian, sehat sosial budaya, sehat Hak Asasi Manusia, dan lain- lain,” urainya.

Agus Taolin mengisahkan, kepergiannya ke mana pun dalam safari politiknya di wilayah Kabupaten Belu akhir- akhir ini, ternyata masih ada begitu banyak keluhan masyarakat terhadap pelayanan pemerintahan saat ini. Taolin pun mengajak masyarakat untuk melakukan evaluasi, guna memastikan apakah pemerintahan saat ini masih perlu untuk melanjutkan kepemimpinannya atau harus diganti? Dan kalau mau diganti, siapa yang harus menggantikan?

“Kita dengar dan kita lihat setiap hari, ada keluhan soal susah dan deritanya masyarakat di kabupaten ini. Pemimpin kabupaten Belu ini kehilangan kepercayaan dari sebagian besar masyarakat,” simpulnya.

Agus Taolin menambahkan, bahwa program pemerintah kabupaten Belu ini, banyak yang gagal. Ada juga yang berhasil seperti jalan tetapi masih ada banyak jalan di pedesaan yang tidak terurus. “Karena itu, saya dan Alo Haleserens memutuskan untuk maju sebagai calon pemimpin di Kabupaten Belu nanti,” tegasnya. (*)

Penulis + foto (*/HH)
Editor (+ rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yulius Tse Polisikan Rudolfo Nabuasa Atas Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah

    Yulius Tse Polisikan Rudolfo Nabuasa Atas Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah

    • calendar_month Kam, 27 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia| Yulius Tse, warga Kelurahan Liliba, Kecamatan Liliba, Kota Kupang melaporkan Portunatus Rudolfo Nabuasa ke Polsek Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) atas dugaan tindak pidana penipuan jual beli tanah yang tertuang dalam laporan polisi nomor : LP/26/XII/2021, 15 Desember 2021. Informasi yang diperoleh Garda Indonesia pada […]

  • Perayaan HUT Ke-48 KORPRI Tahun 2019 ala BP PAUD Dikmas NTT

    Perayaan HUT Ke-48 KORPRI Tahun 2019 ala BP PAUD Dikmas NTT

    • calendar_month Jum, 29 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, BUMN, BUMD serta anak perusahaan. Sedangkan Pemerintah Desa telah tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI). Meski demikian, KORPRI sering kali dikaitkan dengan Pegawai Negeri Sipil. Kedudukan dan kegiatan KORPRI tak terlepas dari kedinasan. KORPRI […]

  • Prabowo Subianto Pakai IKN Tahun 2028

    Prabowo Subianto Pakai IKN Tahun 2028

    • calendar_month Ming, 3 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, meminta agar pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara diselesaikan dalam waktu 4 (empat) tahun.   Jakarta | Pada retret Kabinet Merah Putih di Akademi Militer Magelang, Sabtu, 26 Oktober 2024, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, mengatakan Prabowo berharap kalau Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat (DPR/MPR) RI tahun […]

  • Peringati Hari Bakti PU Ke-73, Kemen PUPR Gelar Sepeda Santai

    Peringati Hari Bakti PU Ke-73, Kemen PUPR Gelar Sepeda Santai

    • calendar_month Sen, 26 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Hari Bakti PU ke-73 tahun 2018, diperingati Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar kegiatan sepeda santai (Funbike) yang diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian PUPR di Jakarta, pada Minggu (25/11/18). Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR, Anita Firmanti mengatakan tema Harbak 2018 “Bangun Infrastruktur Mempersatukan Bangsa”, menjadi semangat yang harus diresapi […]

  • JADI KIPER, Jokowi Main Sepak Bola Bersama Warga Manggarai Barat

    JADI KIPER, Jokowi Main Sepak Bola Bersama Warga Manggarai Barat

    • calendar_month Sen, 4 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Presiden Jokowi dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 4—6 Desember 2023, dimulai dari ujung barat pulau Flores, yakni Kabupaten Manggarai Barat; menyempatkan diri bermain sepak bola bersama warga setempat. Lapangan Bola Wae Kesambi yang berada di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarat Barat, Provinsi […]

  • Anggaran Kemen PPPA Minim, Menteri Yohana:’Kerja Maksimal!’

    Anggaran Kemen PPPA Minim, Menteri Yohana:’Kerja Maksimal!’

    • calendar_month Rab, 9 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Komisi VIII DPR RI mengapresiaasi kinerja dan capaian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) selama tahun 2018 mencapai 91%. Dalam rapat evaluasi pelaksanaan program /kegiatan dan anggaran tahun 2018 (Selasa,8/1/2019); berbagai isu terkini seputar perempuan dan anak juga disoroti anggota Komisi VIII DPR RI yang hadir, seperti perdagangan orang, kekerasan […]

expand_less