Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Donor Darah Jurusan Kimia FST Undana Gapai 50 Kantong Darah

Donor Darah Jurusan Kimia FST Undana Gapai 50 Kantong Darah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 8 Okt 2019
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menyambut Dies Natalis ke-18 Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknik (FST) Undana Kupang, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kimia, melakukan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah aksi donor darah yang dihelat di gedung perkuliahan FST Kimia pada Senin, 7 Oktober 2019.

Ketua Panitia pelaksana Dies Natalis ke-18, Yanaria Verarita Kewaran kepada media ini mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk partisipasi dari mahasiswa dalam mendukung kerja dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurutnya, selama ini kegiatan donor darah hanya dilakukan di instansi-instansi pemerintah, maka kali ini pihaknya berusaha agar mahasiswa juga turut serta dalam mendukung program kemanusiaan tersebut dan menjadikan mahasiswa sebagai orang yang peka dengan berbagai situasi yang membutuhkan partisipasi mahasiswa.

“Ini kegiatan sosial bagi mahasiswa, di mana mahasiswa hadir sebagai orang yang peduli dengan menyumbangkan darahnya bagi kebutuhan orang lain secara sukarela,” jelas Rita sapaan akrabnya.

Lanjutnya, kegiatan donor darah sudah beberapa tahun terakhir dilakukan di jurusan Kimia dan Mahasiswa Kimia sendiri sangat berantusias dalam mengikuti kegiatan kemanusiaan tersebut. Selain itu ada juga mahasiswa dari jurusan lain yang turut mengambil bagian dalam kegiatan yang bermartabat tersebut.

“Mahasiswa sangat antusias bahkan dosen juga turut serta dalam kegiatan ini. Ada juga mahasiswa dari beberapa jurusan lain yang juga ikut menyumbangkan darah dalam kegiatan akbar ini,” tambahnya.

Rita menjelaskan bahwa awalnya dari kepanitiaan menargetkan pendonor pada kegiatan tersebut diatas 30 orang dan sesuai jumlah pendonor yang mendaftar sebanyak 40 orang. Namun ketika kegiatan berlangsung yang hadir untuk melakukan donor darah lebih banyak dari yang mendaftar.

“Yang datang untuk donor lebih dari 100 orang, tapi setelah dilakukan pemeriksaan ternyata banyak yang dinyatakan belum bisa menyumbangkan darah mereka karena berbagai alasan seperti kondisi kesehatan yang tidak mendukung,” tutur mahasiswa semester 7 itu.

Terkait kendala yang gagalnya banyak calon pendonor, Rita mengungkapkan bahwa hal tersebut dikarenakan adanya banyak praktikum di jurusan Kimia dan mahasiswa harus mengerjakan laporan sehingga waktu istirahat sangat sedikit dan kondisi fisik dari banyak mahasiswa menurun.

“Walaupun banyak yang tidak berhasil mendonorkan darahnya, tapi kita berterima kasih karena kegiatan hari ini sebanyak 50 kantong darah yang berhasil dikumpulkan,” jelas Rita.

Sementara itu, Kristina Masni, salah satu petugas dari unit tranfusi darah PMI Provinsi NTT mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kerja sama PMI Provinsi NTT dan mahasiswa jurusan Kimia serta merupakan inisiatif dari mahasiswa jurusan Kimia untuk membantu PMI dalam penyediaan darah.

Menurut Kristina, kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan mampu memenuhi target yang sudah ditetapkan dari awal yaitu minimal 50 kantong dari yang harus di kumpulkan.

“Target kita bervariasi. Kalau di Polda biasanya targetnya minimal 100 kantong darah, tapi kalau di kampus kita targetkan minimal 50 kantong darah saja,” jelas Kristina.

Dirinya mengatakan bahwa kebutuhan darah di Kota Kupang juga bervariasi. Kalau bulan-bulan wabah biasanya permintaan darah dari rumah sakit akan meningkat. Dirinya mengatakan bahwa untuk saat ini, jumlah yang harus dipenuhi diatas 50 kantong per hari.

“Kebutuhan tersebut menuntut unit transfusi darah untuk menyediakan 1.200—1.300 kantong darah dalam sebulan,” tutup Kristina. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santi Taolin Diduga Mendurhakai Mama Kandung, Ini Kesaksian Gaspar Meda

    Santi Taolin Diduga Mendurhakai Mama Kandung, Ini Kesaksian Gaspar Meda

    • calendar_month Kam, 8 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Tanah itu dibeli oleh aci Kristin dan mendiang suaminya sebelum pindah ke Suai (Timor Leste). Waktu di Suai, saya dan almarhum setiap minggu turun Atambua untuk mulai rencana membangun rumah. Jadi, bangun dari fondasi sampai selesai itu, saya tahu persis karena saya sangat dekat dengan mereka,” urai Gaspar Meda, pensiunan Polisi […]

  • Pasca-Badai Siklon Tropis, Papela Rote jadi Kawasan Kuliner

    Pasca-Badai Siklon Tropis, Papela Rote jadi Kawasan Kuliner

    • calendar_month Kam, 8 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan kunjungan kerja dengan mengunjungi para pengungsi sebanyak 67 KK di SD Inpres Bandu, Jalan Ba’a Lole Desa Bebalain di Kabupaten Rote Ndao pasca-bencana Siklon Seroja. “Saya bersama Wakil Gubernur (Wagub), Josef A. Nae Soi membagi peran untuk mengunjungi Kabupaten terdampak bencana, misalkan saat […]

  • Mau Geser Meteran Listrik? Ini Prosedurnya

    Mau Geser Meteran Listrik? Ini Prosedurnya

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Meteran listrik atau kWh meter merupakan salah satu perangkat penting dalam menunjang aktivitas di rumah. Perangkat milik PLN yang dititipkan di rumah konsumen ini berfungsi untuk mengukur pemakaian energi listrik di rumah. Meteran listrik biasanya terletak di bagian dinding depan atau luar rumah untuk memudahkan petugas PLN ketika akan mengecek dan […]

  • BKN Tegaskan ASN Bolos Kerja Bisa Dipecat Tanpa Hak Pensiun

    BKN Tegaskan ASN Bolos Kerja Bisa Dipecat Tanpa Hak Pensiun

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 762
    • 0Komentar

    Loading

    Pengawasan terhadap disiplin ASN dilakukan melalui Badan Pertimbangan ASN (BP ASN), yang anggotanya terdiri dari pejabat tinggi negara seperti Menteri PANRB, Kepala BIN, Jaksa Agung, dan Ketua Korpri.   Jakarta | Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah dapat diberhentikan dengan tidak hormat dan […]

  • Kemen PPPA Berikan Layanan Perlindungan Terstandar & Berkualitas Bagi Korban Kekerasan

    Kemen PPPA Berikan Layanan Perlindungan Terstandar & Berkualitas Bagi Korban Kekerasan

    • calendar_month Jum, 14 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Batam, gardaindonesia.id – Kekerasan terhadap perempuan dan anak telah menjadi perhatian hampir di seluruh Negara tak terkecuali di Indonesia. Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) tahun 2016 menunjukkan 33,4% perempuan mengalami kekerasan fisik atau seksual semasa hidupnya, dan data survei Kekerasan Terhadap Anak (KTA) tahun 2013 menunjukkan 6% anak mengalami kekerasan. Tingginya persentase kekerasan menunjukkan […]

  • Kejaksaan Agung Jadi Lembaga Terpercaya, Hasil Survei Meningkat 81,2%

    Kejaksaan Agung Jadi Lembaga Terpercaya, Hasil Survei Meningkat 81,2%

    • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei periode 20—24 Juni 2023 dalam kategori “Kepercayaan Terhadap Lembaga Negara”. Berdasarkan hasil survei tersebut, Kejaksaan Agung masih tetap menjadi lembaga penegak hukum paling dipercaya oleh masyarakat dengan persentase 81,2%. Atas hasil survei tersebut, Kejaksaan Agung dinilai paling tinggi tingkat kepercayaannya dalam penegakan hukum […]

expand_less