Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Donor Darah Jurusan Kimia FST Undana Gapai 50 Kantong Darah

Donor Darah Jurusan Kimia FST Undana Gapai 50 Kantong Darah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 8 Okt 2019
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menyambut Dies Natalis ke-18 Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknik (FST) Undana Kupang, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kimia, melakukan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah aksi donor darah yang dihelat di gedung perkuliahan FST Kimia pada Senin, 7 Oktober 2019.

Ketua Panitia pelaksana Dies Natalis ke-18, Yanaria Verarita Kewaran kepada media ini mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk partisipasi dari mahasiswa dalam mendukung kerja dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurutnya, selama ini kegiatan donor darah hanya dilakukan di instansi-instansi pemerintah, maka kali ini pihaknya berusaha agar mahasiswa juga turut serta dalam mendukung program kemanusiaan tersebut dan menjadikan mahasiswa sebagai orang yang peka dengan berbagai situasi yang membutuhkan partisipasi mahasiswa.

“Ini kegiatan sosial bagi mahasiswa, di mana mahasiswa hadir sebagai orang yang peduli dengan menyumbangkan darahnya bagi kebutuhan orang lain secara sukarela,” jelas Rita sapaan akrabnya.

Lanjutnya, kegiatan donor darah sudah beberapa tahun terakhir dilakukan di jurusan Kimia dan Mahasiswa Kimia sendiri sangat berantusias dalam mengikuti kegiatan kemanusiaan tersebut. Selain itu ada juga mahasiswa dari jurusan lain yang turut mengambil bagian dalam kegiatan yang bermartabat tersebut.

“Mahasiswa sangat antusias bahkan dosen juga turut serta dalam kegiatan ini. Ada juga mahasiswa dari beberapa jurusan lain yang juga ikut menyumbangkan darah dalam kegiatan akbar ini,” tambahnya.

Rita menjelaskan bahwa awalnya dari kepanitiaan menargetkan pendonor pada kegiatan tersebut diatas 30 orang dan sesuai jumlah pendonor yang mendaftar sebanyak 40 orang. Namun ketika kegiatan berlangsung yang hadir untuk melakukan donor darah lebih banyak dari yang mendaftar.

“Yang datang untuk donor lebih dari 100 orang, tapi setelah dilakukan pemeriksaan ternyata banyak yang dinyatakan belum bisa menyumbangkan darah mereka karena berbagai alasan seperti kondisi kesehatan yang tidak mendukung,” tutur mahasiswa semester 7 itu.

Terkait kendala yang gagalnya banyak calon pendonor, Rita mengungkapkan bahwa hal tersebut dikarenakan adanya banyak praktikum di jurusan Kimia dan mahasiswa harus mengerjakan laporan sehingga waktu istirahat sangat sedikit dan kondisi fisik dari banyak mahasiswa menurun.

“Walaupun banyak yang tidak berhasil mendonorkan darahnya, tapi kita berterima kasih karena kegiatan hari ini sebanyak 50 kantong darah yang berhasil dikumpulkan,” jelas Rita.

Sementara itu, Kristina Masni, salah satu petugas dari unit tranfusi darah PMI Provinsi NTT mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kerja sama PMI Provinsi NTT dan mahasiswa jurusan Kimia serta merupakan inisiatif dari mahasiswa jurusan Kimia untuk membantu PMI dalam penyediaan darah.

Menurut Kristina, kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan mampu memenuhi target yang sudah ditetapkan dari awal yaitu minimal 50 kantong dari yang harus di kumpulkan.

“Target kita bervariasi. Kalau di Polda biasanya targetnya minimal 100 kantong darah, tapi kalau di kampus kita targetkan minimal 50 kantong darah saja,” jelas Kristina.

Dirinya mengatakan bahwa kebutuhan darah di Kota Kupang juga bervariasi. Kalau bulan-bulan wabah biasanya permintaan darah dari rumah sakit akan meningkat. Dirinya mengatakan bahwa untuk saat ini, jumlah yang harus dipenuhi diatas 50 kantong per hari.

“Kebutuhan tersebut menuntut unit transfusi darah untuk menyediakan 1.200—1.300 kantong darah dalam sebulan,” tutup Kristina. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ke DPRD TTS, Warga Desa Tubmonas Tolak Arkilaus Sae Calon Desa 2022

    Ke DPRD TTS, Warga Desa Tubmonas Tolak Arkilaus Sae Calon Desa 2022

    • calendar_month Sel, 8 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Sejumlah warga Desa Tubmonas, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mendatangi DPRD TTS pada Senin, 7 Maret 2022. Kedatangan masyarakat dengan maksud meminta agar Arkilaus Sae tidak mencalonkan diri dalam Pilkades 2022 lantaran terdapat sejumlah persoalan di Desa Tubmonas selama masa kepemimpinannya. Habel Asbanu, mantan […]

  • BNPB : 1.999 Kejadian Bencana di Tahun 2018,Ribuan Korban Meninggal

    BNPB : 1.999 Kejadian Bencana di Tahun 2018,Ribuan Korban Meninggal

    • calendar_month Kam, 25 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id | Indonesia adalah negara yang rawan bencana. Berbagai bencana selalu menyertai setiap tahunnya. Tren bencana juga cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Tingginya bahaya bencana, seperti gempa, tsunami, erupsi gunungapi, banjir, longsor, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, puting beliung, dan cuaca ekstrem, juga masih tingginya kerentanan dan masih rendahnya kapasitas menyebabkan tingginya risiko bencana. […]

  • Repatriasi 26 Kura-kura Leher Ular Rote di Pulau Rote Provinsi NTT

    Repatriasi 26 Kura-kura Leher Ular Rote di Pulau Rote Provinsi NTT

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kura-kura leher ular (Chelonida mccordi) Rote sudah tidak ditemukan lagi di habitatnya, namun di beberapa tempat seperti di Singapura, Amerika, dan Jakarta masih bisa ditemukan satwa ini. Sehingga proses repatriasi atau pengembalian ke habitat asli perlu dilakukan. “Kura-kura leher ular ini sulit sekali ditemukan di daerah lain, di Flores juga tidak […]

  • Pengasuhan Terbaik Anak, Tanggung Jawab 4 Pilar Utama Pembangunan Anak

    Pengasuhan Terbaik Anak, Tanggung Jawab 4 Pilar Utama Pembangunan Anak

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Merebaknya wabah Covid-19 yang telah menjadi masalah kesehatan dunia, juga menyebabkan kemungkinan terjadinya penelantaran anak. Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga, anak yang orang tuanya terinfeksi atau meninggal akibat virus covid-19 berpotensi akan kehilangan pengawasan dan pengasuhan inti yang akan berakibat buruk bagi tumbuh kembang anak. “Salah […]

  • BAKAL DIPIDANA! Penyebar Hoaks Jaksa Agung Undur Diri

    BAKAL DIPIDANA! Penyebar Hoaks Jaksa Agung Undur Diri

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Saat ini tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan RI berdasarkan hasil survei mencapai 81 %, hal ini merupakan refleksi dari performa Kejaksaan yang berhasil mengungkap kasus-kasus korupsi kelas kakap yang mengakibatkan kerugian negara bernilai triliunan seperti kasus Jiwasraya dan Asabri dan sebagainya. Bahkan saat ini Kejaksaan sudah berhasil menangani perkara yang merugikan […]

  • Kilas Balik, Bulan Mei & Oktober Bulan Rosario Bagi Umat Katolik

    Kilas Balik, Bulan Mei & Oktober Bulan Rosario Bagi Umat Katolik

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Setiap memasuki bulan Mei dan Oktober, seluruh Umat Katolik menjalankan devosi kepada Bunda Maria. Termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bulan Rosario juga digunakan sebagai wahana mempererat relasi dan harmonisasi antar personal lingkup Komunitas Umat Basis (KUB), sebuah lingkup Komunitas kecil dari Gereja Katolik di setiap wilayah Mulai dari anak-anak, Pemuda-pemudi […]

expand_less