Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dugaan Korupsi, Program SLBM di Dinas PRKP TTS Dibidik ARAKSI

Dugaan Korupsi, Program SLBM di Dinas PRKP TTS Dibidik ARAKSI

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 21 Mei 2022
  • visibility 115
  • comment 0 komentar

Loading

SoE, Garda Indonesia | Ketua Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAKSI), Alfred Baun bersama sejumlah anggota mendatangi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP), Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat 20 Mei 2022. Disinyalir ada dugaan korupsi dalam program sanitasi lingkungan berbasis masyarakat (SLBM) tahun 2019—2021.

ARAKSI juga mengendus aroma dugaan korupsi dari program yang dibiayai dari DAK tersebut, Untuk diketahui bahwa program SLBM sendiri berfokus pada penyediaan WC sehat dengan menggunakan Ipal komunal.

Kepada media, Ketua ARAKSI Afred Baun mengatakan bahwa dari hasil investigasi ARAKSI, ditemukan adanya pekerjaan WC sehat yang belum tuntas bahkan tidak dikerjakan sama sekali. Selain itu, ditemukan dugaan intervensi fasilitator yang melampaui kewenangannya sehingga mengebiri kewenangan dari kelompok swakelola masyarakat (KSM) .

“Seharusnya KSM memiliki kewenangan penuh mulai dari perencanaan, pembelanjaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawabannya. Namun, kewenangan ini diduga dikebiri oleh fasilitator. Fasilitator yang justru melakukan survei harga, belanja hingga sampai membuat pertanggungjawaban. KSM hanya nama saja. Akibatnya ada pekerjaan yang tidak tuntas bahkan tidak dikerjakan,” ungkapnya.

ARAKSI sudah bertemu langsung dengan Sekretaris Dinas PRKP, Rudi Amalo guna meminta data program SLBM tersebut dan kepada ARAKSI, ia berjanji akan menyerahkan data yang diminta pada Rabu mendatang.

“Tadi kita sudah bertemu dengan pak sekretaris dinas dan janjinya Rabu mendatang baru serahkan data yang kita minta,” ungkap Alfred Baun.

Menurut Afred, dari hasil investigasi ARAKSI sendiri diketahui dalam setiap tahun (mulai 2019 hingga 2021) Kabupaten TTS mendapatkan gelontoran DAK untuk program SLBM mencapai 10 miliar lebih per tahunnya. Anggaran ini bertujuan untuk penyediaan WC sehat dan layak dengan menggunakan ipal komunal. Dan dalam pelaksanaan program ini, dana ini selanjutnya dikelola oleh KSM yang dibentuk di setiap desa penerima manfaat. Lalu, setiap desa didampingi fasilitator bekerja sesuai juknisnya. Setiap desa mendapatkan anggaran mencapai 300-an juta guna penyediaan WC sehat dan layak.

“Jika kita sudah menerima data dari Dinas PRKP Kabupaten TTS, maka kita akan mencocokkan dengan data ARAKSI, lalu kita mengambil kesimpulan sebelum dilaporkan kepada aparat penegak hukum,” tandas Alfred Baun. (*)

Penulis (*/Daud Nubatonis)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nuansa Damai dan Pujian pada Allah Warnai Natal Oikumene UPG 1945 NTT

    Nuansa Damai dan Pujian pada Allah Warnai Natal Oikumene UPG 1945 NTT

    • calendar_month Sen, 23 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perayaan Natal Oikumene Fakultas Hukum Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT mengusung tema ‘Hiduplah Sebagai Sahabat bagi Semua Orang’ dan sub tema ‘Melalui Natal Fakultas Hukum Universitas Persatuan Guru 1945 NTT Kita Merajut Tali Persahabatan dengan Sesama’. Hadir Ketua YPLP UPG 1945 NTT, Samuel Haning, S.H., M.H., Rektor UPG 45 NTT, […]

  • Kado Natal Wali Kota Kupang bagi Bayi Mungil di RS Leona

    Kado Natal Wali Kota Kupang bagi Bayi Mungil di RS Leona

    • calendar_month Ming, 27 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Empati dan belas kasih dilakukan oleh Wali Kota Kupang, Doktor Jefri Riwu Kore dengan memberikan bantuan biaya rumah sakit kepada seorang bayi mungil berjenis kelamin laki-laki dengan bobot 2,3 kg yang lahir di momen Natal pada Sabtu, 26 Desember 2020 pukul 20.41 WITA di RS Leona Kupang. Inisiatif Wali Kota Jefri […]

  • Kota Kupang Jadi Kota Contoh Proyek ‘Climate Resilient and Inclusive Cities’

    Kota Kupang Jadi Kota Contoh Proyek ‘Climate Resilient and Inclusive Cities’

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kota Kupang terpilih menjadi 1 dari 10 kota contoh di Indonesia, penerima manfaat proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC). Informasi tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man pada Jumat, 12 Juni 2020 saat membuka rapat tindak lanjut webinar dengan UCLG ASPAC tentang Proyek CRIC di ruang kerjanya […]

  • Tiga Hari Diluncurkan, Empat Juta Orang Daftar Program Kartu Prakerja

    Tiga Hari Diluncurkan, Empat Juta Orang Daftar Program Kartu Prakerja

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pelaksana program Kartu Prakerja mencatat hingga saat ini ada sebanyak empat juta orang sudah mendaftarkan diri dalam program pelatihan peningkatan kompetensi yang terhitung sejak diluncurkan pada Sabtu, 11 April 2020. “Pendaftaran program kartu prakerja akan dibuka setiap minggu, dari Senin sampai Kamis pukul 08.00—16.00,” kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu […]

  • Ketika Para Penulis Belajar “Kudeta” Gaya Politisi

    Ketika Para Penulis Belajar “Kudeta” Gaya Politisi

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Denny Januar Ali RA Kartini sudah menulis sebelum tahun 1911. Di tahun itu, kumpulan suratnya diterbitkan menjadi buku “Habis Gelap Terbitlah Terang.” Bung Karno sudah menulis di tahun 1917—1925. Tulisannya di era ini kemudian dibukukan dengan judul “Di bawah Bendera Revolusi.” Para penulis sudah hadir di Indonesia sejak tahun 1911, 1917, seratus sepuluh […]

  • Donor Darah Jurusan Kimia FST Undana Gapai 50 Kantong Darah

    Donor Darah Jurusan Kimia FST Undana Gapai 50 Kantong Darah

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menyambut Dies Natalis ke-18 Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknik (FST) Undana Kupang, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kimia, melakukan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah aksi donor darah yang dihelat di gedung perkuliahan FST Kimia pada Senin, 7 Oktober 2019. Ketua Panitia pelaksana Dies Natalis ke-18, Yanaria Verarita Kewaran kepada media […]

expand_less