Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024, BI NTT Salur Uang Baru ke Daerah 3T

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024, BI NTT Salur Uang Baru ke Daerah 3T

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 26 Jul 2024
  • visibility 151
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Bank Indonesia Perwakilan Nusa Tenggara Timur kembali membawa uang baru untuk ditukarkan dengan uang lusuh atau robek di daerah 3 T (terdepan, terluar dan terpencil). Pada tahun 2024, rombongan Ekspedisi Rupiah Berdaulat menuju Pulau Rote, Pulau Sabu, Pulau Raijua, Pulau Pantar, Pulau Timor (Naikliu).

Rombongan Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang terdiri atas 16 orang dari Bank Indonesia Perwakilan NTT dan personil TNI Angkatan Laut Lantamal VII Kupang membawa uang baru senilai Rp.5 miliar menggunakan KRI Ajak berlayar dari tanggal 26 Juli hingga 1 Agustus 2024.

Pelepasan rombongan Ekspedisi Rupiah Berdaulat dilakukan pada Jumat pagi, 26 Juli 2024 di pelabuhan Lantamal VII Kupang oleh Pj. Gubernur NTT, Ayodhia Kalake; Kepala Kpw BI NTT, Agus Widjajati; Komandan Lantamal VII Kupang, I Putu Darjatna, M.Tr.Opsla; Asisten Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI, Heru Prasetyo; Pabandya Binkamla Ban 2 Ops Sopsal, Letkol Laut (P) I Gde Eka Sukarma Putra; Komandan KRI Ajak-653, Novyan, S.H.,M.Tr.Opsla; Forkopimda Provinsi NTT dan Kota Kupang beserta unsur pimpinan Perbankan, Plt. Dirut Bank NTT, Jhon Praing.

Agus Widjajati sebelum melepas rombongan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024 mengatakan bahwa guna memenuhi kebutuhan uang rupiah di Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam jumlah nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai dan dalam kondisi yang layak edar, maka Bank Indonesia bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) mengadakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) untuk pengedaran uang Layak Edar di 5 (lima) pulau daerah 3T.

Agus Widjajati menyerahkan cinderamata kepada pihak Lantamal VII Kupang. Foto : Roni Banase

Selain Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB), beber Agus Widjajati, BI juga melakukan kegiatan lain berupa sosialisasi atau edukasi Cinta, Bangga dan Paham Rupiah, penyaluran Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dengan penyaluran bantuan sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, sosial budaya, dan ekonomi, dan QRIS Experience di beberapa titik lokasi ERB dan PSBI.

Perlu diketahui, pada tahun 2024 dilaksanakan ERB sebanyak 18 kali kegiatan di 18 provinsi yang menjangkau 90 pulau 3T. Adapun pelaksanaan ERB di Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan ERB ke-11 (sebelas).

Sementara itu, Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake menyampaikan apresiasinya kepada Bank Indonesia dan Angkatan Laut yang menginisiasi kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang membantu masyarakat di daerah 3T untuk mendapatkan uang layak edar.

Penulis (+Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ubah Lahan Kering Jadi Produktif, LP2M Undana Bantu Petani di Kupang Barat

    Ubah Lahan Kering Jadi Produktif, LP2M Undana Bantu Petani di Kupang Barat

    • calendar_month Sel, 18 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekitar 85 persen lahan kering berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan masih digarap secara sub sistim atau tradisional dan hanya mengandalkan curah hujan minimal yang berkisar sekitar 4—5 bulan dalam setahun, menjadi tantangan bagi para petani. Kondisi ini, harus dikelola secara profesional oleh petani, agar dapat memaksimalkan potensi yang […]

  • NTB NTT Menuju Swasembada Energi

    NTB NTT Menuju Swasembada Energi

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Melalui swasembada energi, kata GM PLN UIP Nusra, masyarakat NTB dan NTT dapat menikmati listrik andal tanpa kedip yang penting dalam menunjang aktivitas keseharian maupun industrial sebagai mesin penggerak roda perekonomian wilayah.   Mataram | General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Yasir, memaparkan swasembada energi menjadi arah pembangunan […]

  • Ormas di NTT Nilai Pemerintah Berlaku Tidak Adil

    Ormas di NTT Nilai Pemerintah Berlaku Tidak Adil

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejumlah ormas mendesak Gubernur NTT bertanggung jawab atas masalah tanah di Desa Patiala Sumba Barat, penetapan tapal batas Sumba Barat dan Sumba Barat Daya yang diklaim merugikan masyarakat pesisir, penetapan wilayah konservasi hutan di Amanuban Selatan dan penuntasan kasus Poro Duka. Tuntutan dan permasalahan ini disampaikan dalam aksi demonstrasi oleh Front […]

  • Pasca-Badai Siklon Tropis Seroja, Kota Kupang Lumpuh

    Pasca-Badai Siklon Tropis Seroja, Kota Kupang Lumpuh

    • calendar_month Sen, 5 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | BMKG memprediksi 24 jam ke depan pada Selasa, 6 April 2021 pukul 07.00 WIB atau 08.00 WITA, Siklon Tropis Seroja berada pada posisi di Samudra Hindia Samudra Hindia sebelah barat daya Pulau Rote, 12.2LS, 120.1BT (sekitar 260 km sebelah barat daya Sabu, kecepatan 7 knots (12 km/jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia. […]

  • Bergulir Pelarangan Pendaki Pemula Naik Puncak Gunung Rinjani

    Bergulir Pelarangan Pendaki Pemula Naik Puncak Gunung Rinjani

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Loading

    Balai TNGR bahkan berencana menerapkan sistem identifikasi melalui gelang berteknologi radio frekuensi untuk melacak pendaki, sekaligus mengevaluasi kelayakan berdasarkan riwayat pendakian.   Lombok | Pasca-meninggalnya wisatawan asal Brasil, Juliana Marins, saat mendaki Gunung Rinjani memicu desakan publik untuk melarang pendaki pemula naik ke puncak gunung tersebut. Juliana ditemukan tewas setelah dilaporkan jatuh pada Sabtu pagi, […]

  • Hukum Internasional Undana & BNNP NTT Edukasi Mahasiswa Bahaya Narkotika

    Hukum Internasional Undana & BNNP NTT Edukasi Mahasiswa Bahaya Narkotika

    • calendar_month Sab, 7 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pada Mei 2019, polisi mengamankan sepasang suami istri warga negara Timor Leste yang kedapatan membawa ribuan pil yang diduga ekstasi melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain. Sebelumnya, pada tahun 2012 Polisi dan tim BNNP menangkap 4 (empat) anggota sindikat pengedar shabu asal Timor Leste di Kota Kupang dan pada 2015 […]

expand_less