Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Kriminal » Firman Wijaya : Kritik Perlu Dilindungi, Serangan Martabat Presiden Harus Dipisahkan

Firman Wijaya : Kritik Perlu Dilindungi, Serangan Martabat Presiden Harus Dipisahkan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
  • visibility 412
  • comment 0 komentar

Loading

Ketua Umum Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia (MAHUPIKI) itu menekankan bahwa dalam konteks negara hukum ada dua kepentingan yang sama-sama dijamin konstitusi.

 

Jakarta | Ketua Umum Persatuan Advokat Indonesia (PERADIN), Firman Wijaya meminta semua pihak untuk tetap tenang dan dewasa dalam menyikapi polemik konten Netflix berjudul “Mens Rea” yang dibawakan komedian Pandji Pragiwaksono.

Menurut Firman, publik tidak perlu terbawa dalam dinamika perdebatan yang bermuara penghakiman terhadap karya atau personal. Lebih dari itu, ia justru mengajak pada pemahaman terkait batas antara kritik yang konstruktif dalam berdemokrasi dan penyerangan terhadap martabat presiden atau wakil presiden seperti diatur dalam KUHP baru.

“Kita tidak sedang mengadili karya dan tidak sedang memvonis siapa pun. Yang perlu dibahas adalah bagaimana hukum pidana Indonesia mendesain batas antara kritik yang sah dan serangan martabat yang dapat dipidana, serta bagaimana negara dan warga menyikapinya secara demokratis,” kata Firman dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 15 Januari 2026.

Pada pandangannya, Ketua Umum Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia (MAHUPIKI) itu menekankan bahwa dalam konteks negara hukum ada dua kepentingan yang sama-sama dijamin konstitusi.

“Yakni kebebasan berekspresi dan perlindungan kehormatan serta martabat. UUD 1945 juga secara tegas membuka ruang pembatasan hak dengan undang-undang semata-mata untuk menghormati hak orang lain, moral, keamanan, dan ketertiban umum,” tekannya.

Tidak hanya itu, Firman juga mengingatkan bahwa pasal-pasal penghinaan Presiden/Wapres dalam KUHP lama telah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi pada 2006. Namun, dalam KUHP Nasional (UU No. 1 Tahun 2023) yang mulai berlaku efektif pada 2 Januari 2026, negara kembali mengatur soal penyerangan kehormatan atau martabat Presiden/Wapres dengan desain yang berbeda.

Sementara itu, menanggapi hal yang ramai dibahas publik, Firman membedakan antara pernyataan yang bersifat opini dengan tuduhan faktual yang dapat diverifikasi, seperti menuduhkan keterlibatan dalam tindak pidana. Ia menegaskan bahwa frasa seperti ‘menurut keyakinan saya’ tidak otomatis menghapus tanggung jawab hukum apabila isi pernyataannya berupa tuduhan faktual tanpa dasar.

“Yang diuji bukan pembuka kalimatnya, tetapi substansinya. Kalau itu tuduhan perbuatan, maka yang ditanya adalah basis faktanya,” ucapnya.

Firman, selanjutnya mendorong agar dugaan pelanggaran di ruang publik dapat secara bijak dengan prinsip kehati-hatian. Menurutnya, hukum pidana harus menjadi ultimum remedium, sementara ruang non-pidana seperti klarifikasi, hak jawab, etika penyiaran, dan dialog publik tetap diutamakan.

“Wibawa negara tidak dibangun dengan membungkam kritik. Namun demokrasi juga tidak sehat jika kritik berubah menjadi serangan personal yang merusak martabat,” tandasnya.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apakah Minggu Palma Itu?

    Apakah Minggu Palma Itu?

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Minggu Palma adalah hari di mana kita mengenang kedatangan Yesus yang penuh kemenangan ke Yerusalem, di mana Dia disambut bagaikan seorang raja. Itu juga merupakan hari pertama Pekan Suci—minggu peristiwa menjelang pengorbanan utama Yesus. Hari ini, Pekan Suci adalah pengingat yang kuat bahwa pekerjaan Tuhan belum selesai. Harapan akan datang. Dari Minggu Palma hingga Minggu Kebangkitan, […]

  • Satgas Antimafia Bola Akan Kawal Liga Indonesia

    Satgas Antimafia Bola Akan Kawal Liga Indonesia

    • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola. Kapolri menjelaskan, pengaktifan satgas tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola di Indonesia. “Aktifkan lagi Satgas Antimafia Bola untuk mengawal kompetisi Indonesia yang fair dan berkualitas,” kata Kapolri di perayaan Hari Bhayangkara ke-77 di GBK, Jakarta.pada Sabtu, 1 […]

  • Jembatan Putus dan 809 Rumah Terendam Akibat Banjir di Halmahera Utara

    Jembatan Putus dan 809 Rumah Terendam Akibat Banjir di Halmahera Utara

    • calendar_month Sen, 18 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Maluku Utara, Garda Indonesia | Sebanyak 1.801 jiwa mengungsi akibat banjir di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Sabtu, 16 Januari 2021 pukul 12.00 WIT dengan tinggi muka air 50—100 sentimeter. Perincian dari kerugian material akibat bencana tersebut antara lain satu unit jembatan terputus, 809 unit rumah […]

  • Heroik Lomba Gerak Jalan 17 Kilometer di Batas RI—Timor Leste

    Heroik Lomba Gerak Jalan 17 Kilometer di Batas RI—Timor Leste

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Semangat pun terpancar dari wajah-wajah peserta lomba gerak jalan 17 kilometer, barisan berdiri tegap rapi sembari dilepas Bupati Belu pada siang pukul 13:00 Wita (1 siang) hingga finis pada pukul 21:00 Wita (9 malam).   Atambua l Bupati Belu,  Wilibrodus Lay, S.H. didampingi istri Ny. Vivi Lay, membuka serempak gerak jalan sejauh 17 kilometer untuk […]

  • 300 Perempuan Pemimpin Jadi Penggerak Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak

    300 Perempuan Pemimpin Jadi Penggerak Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak

    • calendar_month Ming, 29 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sejalan dengan Nawacita ke-3 Presiden Joko Widodo untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengukuhkan secara simbolis 300 perempuan pemimpin sebagai penggerak Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di 10 Kabupaten. Pengukuhan ini sekaligus menutup rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Perempuan […]

  • Lagi, Kemenkumham Raih 2 BKN Award Tahun 2022

    Lagi, Kemenkumham Raih 2 BKN Award Tahun 2022

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) berhasil mendapatkan penghargaan dalam BKN Award tahun 2022. Penghargaan diraih dalam 2 (dua) kategori penilaian untuk kementerian tipe besar. Kemenkumham meraih posisi pertama pada kategori Penilaian Kompetensi, kemudian posisi lainnya yang berhasil diraih yakni pada kategori Penerapan Pemanfaatan Data – Sistem Informasi dan CAT. Sekretaris Jenderal […]

expand_less