Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Ganti Presiden? Ya Setuju!

Ganti Presiden? Ya Setuju!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Biasa saja dan sederhana. Ganti presiden itu pasti. Pertama-tama, umur orang itu terbatas, tidak ada yang hidup selamanya. Kedua, UU juga sudah mengatur, untuk Indonesia setiap 5 tahun bakal ada pilpres kok. Maksimal 2 kali menjabat, setelah itu ya sudah.

Ketiga, Pak Jokowi juga sudah menegaskan tidak berminat untuk jadi presiden 3 periode, dan juga tidak ada intensi untuk mengamendemen UU pemilu. Jelas ya.

Jadi, nanti tahun 2024 bakal ada pilpres, dan pasti ada pergantian presiden. Sabar saja. Dan, sementara itu…

Sementara itu… tak usah bermimpi untuk ganti presiden di tengah jalan dengan cara tidak konstitusional. Dan apalagi dengan gaya norak untuk terus merongrong dengan cara yang tidak beretika sama sekali. Kebayi-bayian!  Merengek nangis kalau tidak diberi ASI.

Pergantian presiden adalah mekanisme legal formal dalam sistem demokrasi. Harus ada pembaharuan kepemimpinan secara reguler. Ibarat pergantian udara segar setiap kali jendela pemilu 5 tahunan itu dibuka luebar-luebar.

Ya luebar… langsung-umum-etis-bebas-rahasia! Ini hiperbolik dari LUBER, atau pemampatan dari Jurdil (jujur-adil) yang artinya ya juga etis.

Sementara itu… selain tak usah merongrong dengan cara norak dan tidak beretika, justru sebaliknya, seharusnya mendukung. Kalau tak bisa (atau tak mau) mendukung ya lebih baik diam!

Jangan salah kira, mendukung itu bisa dengan cara: ‘kritiklah pemerintah sekeras-kerasnya dan bantulah sekuat-kuatnya’.

Kalimat barusan itu mesti dipahami dengan suatu pengandaian, bahwa partisipan demokrasi itu adalah mereka yang matang sikap politiknya serta mampu dengan jernih membedakan mana yang kritik dan mana yang nyinyir, hinaan atau malah fitnah atau propaganda kebohongan (hoaks).

Sementara itu… tanpa dinanya dan diduga sebelumnya, dunia diterpa pandemi Covid-19. Siapa sih yang menyangka, dan siapa sih yang siap menghadapinya. Ini peristiwa global yang menerpa serta membuat sakit seluruh penjuru bumi. Tanpa kecuali.

Maka yang penting adalah kebersamaan penghuni planet ini untuk memitigasi bencana. Kerja sama antar bangsa serta solidaritas antar tetangga di sebelah rumah (spektrum makro sampai mikro) dituntut untuk jadi akur dan kompak.

Sedikit saja ada kelompok yang mbalelo, maka virus delta ini tanpa tedeng aling-aling akan siap bermigrasi via udara (aero) ke kita atau kerabat kita sendiri. Alhasil rumah sakit penuh, home-sweet-home bermetamorfosis jadi tempat isolasi mandiri. Dan amit-amit… petugas kuburan pun harus kerja lembur siang dan malam.

Sementara itu… jangan coba-coba untuk mendompleng pandemi ini demi urusan libido kekuasaan yang menggelegak itu. Kita semua sadar betul bahwa ulah para bohir dan gelandangan politik yang menyetir para mahasiswa dungu itu adalah cerminan perilaku pecundang yang hasrat busuknya sudah tercium bahkan oleh mereka yang kena gejala awal virus corona. Naudzubillah min dzaalik!

Masih mau ganti presiden? Ya setuju, kita juga mau ganti presiden kok. Mekanisme legalnya adalah nanti di tahun 2024. Sabar ya…Sementara itu… mari kompak bekerja sama dengan pemerintah, para nakes, dan para relawan yang sudah bekerja keras selama ini.

Sementara itu… para politisi parpol, ya para politisi… tak usah menebar kenyinyiran terus menerus. Kita pastikan bahwa rakyat waras akan terus mendukung pemerintahan yang sah ini. Dan para bohir, saran saja nih, bagaimana kalau dana untuk bikin demo yang tidak jelas juntrungannya itu disalurkan saja untuk donasi program #RiceBoxPSI misalnya. Atau donasi lainnya deh… yang penting berkah.

Maka tak usah repot-repot, mari terus membangun negeri ini. Dan sementara kita mengatasi pandemi ini, kita akan terus…Membuat sarana dan prasarana publik yang belum ada, serta… ini yang juga penting… membereskan yang dulu mangkrak!

Minggu, 25 Juli 2021

Penulis merupakan pemerhati Ekonomi-Politik

Foto utama (*/ilustrasi sindonews.com)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pandemik Covid 19, Togel Merek Agogo dan Saragih 55 Marak di Deliserdang

    Pandemik Covid 19, Togel Merek Agogo dan Saragih 55 Marak di Deliserdang

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Loading

    Medan, Garda Indonesia | Tindak pidana perjudian jenis toto gelap (togel, red) dan judi kim marak di Kabupaten Deliserdang, meskipun Covid -19 semakin mewabah. Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media, permainan judi togel dan kim itu masing-masing punya bos yakni merek kupon Agogo sudah berlangsung selama dua minggu dan judi togel Saragih 55 sudah berlangsung […]

  • KRI Nanggala Ditemukan Terbelah Tiga Bagian di Kedalaman 838 Meter

    KRI Nanggala Ditemukan Terbelah Tiga Bagian di Kedalaman 838 Meter

    • calendar_month Sen, 26 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., saat konferensi pers yang dipimpin Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai pada Minggu 25 April 2021; menyampaikan rasa duka yang mendalam atas gugurnya 53 prajurit terbaik Hiu Kencana. Baca juga : […]

  • Sesmenko Polhukam : ‘Sinergi dalam Berantas Pungli Serius Dilakukan’

    Sesmenko Polhukam : ‘Sinergi dalam Berantas Pungli Serius Dilakukan’

    • calendar_month Sel, 11 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, gardaindonesia.id | Upaya pemerintah untuk menciptakan pelayanan yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau, dan terukur, tentunya tidak lepas dari adanya permasalahan yang timbul yaitu adanya praktek-praktek pungutan liar. Dalam hal ini, Menkopulhukam Wiranto menyatakan keseriusannya untuk memberantas praktek pungli tersebut dengan mengajak semua stakeholder mulai dari kepolisian, TNI, Kementerian, Lembaga serta semua masyarakat. “Saya melihat […]

  • OJK dan KPK Bersinergi Cegah Korupsi di Sektor Jasa Keuangan

    OJK dan KPK Bersinergi Cegah Korupsi di Sektor Jasa Keuangan

    • calendar_month Rab, 12 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersinergi untuk meningkatkan efektivitas pencegahan tindak pidana korupsi di sektor jasa keuangan dengan menghelat workshop kolaboratif OJK dan KPK bertema “Penegakan Hukum di Bidang Pasar Modal” pada tanggal 11—12 Oktober 2022. KPK dan OJK berharap melalui kegiatan ini, dapat mempererat jalinan kerja […]

  • Kantor Imigrasi Labuan Bajo Bakal Naik Status Klas II, Pemprov NTT Apresiasi

    Kantor Imigrasi Labuan Bajo Bakal Naik Status Klas II, Pemprov NTT Apresiasi

    • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi saat menerima uudiensi Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkunham) di ruang kerjanya pada Rabu, 10 Maret 2021; mengapresiasi  dukungan Kementerian Hukum dan HAM untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi NTT agar turut berkontribusi dalam mewujudkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super […]

  • Gubernur VBL Dapati Program Maek Bako Gagal di Belu, Plt Sekda Tuduh Warga Curi

    Gubernur VBL Dapati Program Maek Bako Gagal di Belu, Plt Sekda Tuduh Warga Curi

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Program Tanam Maek Bako merupakan salah satu program unggulan Bupati Belu, Wilibrodus Lay dan Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan yang menelan anggaran 1,3 Miliar, ternyata gagal. Hal ini diketahui setelah gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meninjau secara langsung lokasi penanaman Maek Bako (Porang) oleh pemda Belu di Hutan Jati […]

expand_less