Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gubernur VBL : Jepang Minta 40 Ton Bubuk Kelor Setiap Minggu

Gubernur VBL : Jepang Minta 40 Ton Bubuk Kelor Setiap Minggu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
  • visibility 138
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Usai melakukan panen jagung di Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) juga menyempatkan diri untuk melakukan penanaman anakan Kelor di kecamatan Amabi Oefeto pada Kamis, 2 April 2020, tepatnya di lahan milik PT. Timor Mitra Niaga.

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2020/04/02/ikut-program-tjps-gubernur-vbl-apresiasi-kinerja-kelompok-tani-fajar-pagi/

Gubernur menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak PT Timor Mitra Niaga yang mau memanfaatkan lahan kosong miliknya untuk ditanami kelor. “Hampir setiap saat, sebagai Gubernur, saya selalu mengajak masyarakat NTT untuk menanam kelor, karena selain memiliki nilai gizi di atas rata – rata untuk dikonsumsi, tanaman ini juga sedang dinikmati oleh dunia luar,” ujarnya.

Saat ini, terang Gubernur VBL, Jepang minta untuk dalam satu minggu kita ekspor 40 ton powder (bubuk, red) kelor. “Tetapi kita belum bisa menjawab itu, karena sistem tanam kita yang belum tertata dengan baik,”ungkapnya.

Gubernur VBL saat berbincang dengan Bobby Lianto, Direktur PT. Timor Mitra Niaga

Di NTT sendiri, imbuh mantan Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem ini, kelor sangat mudah untuk tumbuh. “Jadi, sekali lagi saya mengajak kita semua untuk menanam kelor. Dan saat ini saya berterima kasih buat PT. Timor Mitra Niaga yang mau memanfaatkan lahan kosong ini untuk ditanam kelor. Kiranya ini menjadi contoh yang baik bagi kita semua,” katanya.

Gubernur VBL pun kembali menguraikan bagaimana khasiat dari tanaman ini. “Oleh WHO, kelor disebut sebagai tanaman ajaib, karena saat gizi buruk melanda Afrika, tanaman ini mampu mengatasi persoalan yang terjadi di sana. Selain itu juga, saat ini ketika Virus Corona melanda dunia, hasil riset membuktikan bahwa kelor menjadi salah satu tanaman yang kalau dikonsumsi mampu menangkal virus ini,” urainya.

Gubernur VBL ikut menanam kelor di lahan kosong miliknya yang dikelola oleh PT. Timor Mitra Niaga

Sementara itu, Bobby Liyanto sebagai Direktur PT. Timor Mitra Niaga, mengatakan bahwa lahan seluas 50 hektar ini akan dimanfaatkan untuk penanaman kelor dan beberapa tanaman buah lainnya. “Lahan yang ada seluas 50 hektar, dan saat ini yang telah siap untuk ditanam seluas 18 hektar, sedangkan yang sisanya akan segera dibuka untuk proses penanaman. Selain kelor, kami juga berencana untuk menanam beberapa tanaman buah-buahan.

“Prinsip kami adalah tetap mendukung setiap program dari pemerintah, sehingga mimpi untuk menyejahterakan masyarakat NTT dapat terwujud. Sedangkan untuk tenaga kerja yang mengelola tempat ini berjumlah 25 orang, dan semuanya berasal dari desa sekitar,” beber Bobby.

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Provinsi NTT Christian Mbuik dan juga Staf Khusus Gubernur Imannuel Blegur.(*)

Sumber berita dan foto (*/Sam Babys/Staf Biro Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lion Air JT 610 Duka Indonesia

    Lion Air JT 610 Duka Indonesia

    • calendar_month Rab, 31 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia | 31 Oktober 2018. Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Turut Berduka Cita atas musibah yang terjadi dalam penerbangan pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang Senin 29 Oktober 2108 kemarin. Pesawat Boeing 737 Max 8 seri terbaru dengan penerbangan JT 610 yang naas itu terjatuh diperairan karawang Jawa Barat setelah beberapa saat […]

  • Pantau Lokasi Pasca–Banjir Tasain, Pj Bupati Belu: Rumah Hanyut Bangun Baru

    Pantau Lokasi Pasca–Banjir Tasain, Pj Bupati Belu: Rumah Hanyut Bangun Baru

    • calendar_month Ming, 11 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Penjabat Bupati Belu, Drs. Zakarias Moruk, M.M. bersama pimpinan OPD teknis memantau langsung kondisi lokasi pasca–bencana banjir di Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 10 April 2021. Selain itu, Pj. Bupati mengecek dan memastikan ketersediaan logistik, termasuk pelayanan kesehatan dan ketersediaan obat–obatan di Posko […]

  • Hari Lahir Pancasila, Sejarah dan Maknanya

    Hari Lahir Pancasila, Sejarah dan Maknanya

    • calendar_month Sab, 1 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Berdasarkan Keppres Nomor 24 Tahun 2016, tanggal 1 Juni merupakan salah satu hari penting kalender bangsa Indonesia. Pasalnya, di tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Pemilihan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila merujuk pada momen sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan [BPUPKI]) dalam upaya merumuskan dasar Negara Republik Indonesia.  Badan ini menghelat sidang pertamanya […]

  • Sulit Dicairkan, Tabungan Akidi Tio 2 Triliun Rupiah Akhirnya Disumbangkan

    Sulit Dicairkan, Tabungan Akidi Tio 2 Triliun Rupiah Akhirnya Disumbangkan

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Fakta di balik sumbangan Akidi Tio 2 triliun rupiah akhirnya terungkap. Dana itu ternyata masih ada di bank Singapura. Uang itu hasil usaha Akidi Tio dengan partner bisnis di Singapura dan Hongkong. Mereka juga punya aset dalam bentuk gedung-gedung. Sebelum dana itu disumbangkan, anak Akidi Tio, Heryanti sudah berusaha mencairkannya, tetapi […]

  • Tokoh Papua: Ada 4 Akar Masalah Papua, Nomor 3 Patut Diwaspadai

    Tokoh Papua: Ada 4 Akar Masalah Papua, Nomor 3 Patut Diwaspadai

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tokoh Papua Barat, Willy Hegemur menyebutkan ada 4 (empat) isu penting yang menjadi akar masalah di Papua yang patut disikapi secara bijak oleh pemerintah. Willy menyatakan itu dalam acara dialog yang digelar oleh Solidaritas Pemuda Papua dan Ras Melanesia di gedung Balai Pustaka dengan tema ‘Merajut Kebersamaan NKRI Harga Mati’. Menurut […]

  • Kini, Listrik di Pulau Rinca dan Komodo Nyala 24 Jam, Ekonomi Pariwisata Tumbuh

    Kini, Listrik di Pulau Rinca dan Komodo Nyala 24 Jam, Ekonomi Pariwisata Tumbuh

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Warga Desa Pasir Panjang di Pulau Rinca dan Desa Komodo di Pulau Komodo Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kini bisa menggunakan listrik secara maksimal, setelah PLN berhasil meningkatkan waktu nyala listrik dari 12 jam menjadi 24 jam. Muchtar, Kepala Desa Rinca mengaku sangat bersyukur dan gembira atas […]

expand_less