Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Gubernur Viktor Ajak Bebaskan NTT dari Buta Aksara

Gubernur Viktor Ajak Bebaskan NTT dari Buta Aksara

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 11 Okt 2018
  • visibility 127
  • comment 0 komentar

Loading

Sumba Barat-NTT,gardaindonesia.id–“Di NTT, jumlah penduduk buta aksara kita sebesar 5,15 persen atau sebanyak 151.546 jiwa. Angka ini menurun signifikan jika dibandingkan data tahun 2015 yang mencapai 7,27 persen penduduk,“ Jelas Asisten III Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Ir.Stefanus Ratoe Oedjoe, mewakili Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat pembukaan peringatan Hari Aksara Internasioal (HAI) ke-53 yang bertempat di Lapangan Manda Elu Waikabubak, Sumba Barat, Rabu/10 Oktober 2018.

Lebih lanjut Asisten Administrasi Umum, menyampaikan, “Berdasarkan data yang dihimpun Badan Pusat Statistik bersama Pusat Data Statistik Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada Tahun 2017, jumlah penduduk usia 15 hingga 59 tahun yang telah berhasil dibebasaksarakan mencapai 97,93 persen. Artinya tersisa 2,07 persen penduduk atau sebanyak 3.387.035 orang lagi yang belum melek aksara.”

Acara yang Hari Aksara Internasioal (HAI) yang dilaksanakan 2 (dua) tahun sekali itu, Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menggunakan data capaian tersebut, sebagai acuan dalam menyusun perencanaan dan penganggaran. Untuk membebaskan NTT dari buta aksara. Menurutnya, hal ini penting dalam memerangi kemiskinan dan keterbelakangan daerah.

Untuk menyukseskan Program Indonesia Membaca, Pemerintah Provinsi NTT juga telah mencanangkan Gerakan Literasi pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2016 lalu. “Gerakan Literasi ini tidak hanya dimaknai sebagai sebuah ajakan untuk membaca dan menulis. Lebih dari itu, gerakan ini diharapkan dapat mengembangkan ketrampilan vokasional, sesuai konteks lokal, untuk meningkatkan kualitas hidup bersama,” tambah Ratoe Oedjoe.

Dalam acara yang sama Bupati Sumba Barat, Agustinus Niga Dapawole menyampaikan selamat datang kepada 875 peserta yang telah hadir, di luar peguyuban yang turut berpartisipasi. Beliau juga menyampaikan terima kasihnya untuk kepercayaan yang diberikan kepada Sumba Barat sebagai tuan rumah kegiatan. Farah Tayba, perwakilan dari Kementerian Luar Negeri Australia dalam sambutannya, ikut memberikan apresiasi untuk penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Nampak hadir Johanna Lisapaly,SH,M.Si Kepala Dinas Pendidikan NTT bersama pejabat yang mewakili Bupati sedaratan Sumba. Turut hadir Mark Hayward, Direktur Program Inovasi bersama wakilnya, Basilius Bengoteku dan Stephany Charter. Bersama mereka turut hadir perwakilan mitra inovasi dari Provinsi Kalimantan Utara, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Perayaan HAI tahun ini diawali dengan karnaval budaya yang melibatkan perwakilan dari 17 kabupaten/kota di NTT.

Mengusung tema Mengembangkan Ketrampilan Literasi yang Berbudaya, turut diselenggarakan 18 perlombaan yang berpusat di bekas Kantor Bupati Sumba Barat. Hasilnya akan diumumkan panitia, saat penutupan acara pada Hari Sabtu, tanggal 13 Oktober 2018. (*/humas + rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Isu Santer Raffi Ahmad Jadi Menpora Gantikan Dito Ariotedjo

    Isu Santer Raffi Ahmad Jadi Menpora Gantikan Dito Ariotedjo

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Spekulasi makin menguat karena bertepatan dengan keterangan Istana, Raffi Ahmad memang diketahui sedang berada di luar kota untuk mendampingi sang ibu, Amy Qanita, yang tengah dirawat di rumah sakit.   Jakarta | Selebritas papan atas Raffi Ahmad kembali menjadi sorotan publik setelah namanya diisukan bakal menempati posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dalam Kabinet Merah […]

  • Cerita Betrand Peto Larang Ruben Onsu ke Rumah di Manggarai NTT

    Cerita Betrand Peto Larang Ruben Onsu ke Rumah di Manggarai NTT

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Betrand Peto semakin terkenal sebagai model, penyanyi dan juga anak asuh pasangan artis Ruben Onsu dan Sarwendah. Betrand kerap terlihat berada dekat dengan keluarga Ruben, seperti pada perilisan album Sarwendah di Taman Kajoe, Ampera Raya, Jakarta Selatan. Kini, Betrand pun langsung menjadi target yang diserbu wartawan. Simak beberapa cerita Betrand : Pertama, Betrand ingin sekolah […]

  • SMK Negeri Kolbano Bebaskan Siswa dari Uang Komite

    SMK Negeri Kolbano Bebaskan Siswa dari Uang Komite

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    TTS, Garda Indonesia | Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), di bawah kepemimpinan dari Joni Leo, S.Pd, mengumumkan kebijakan pembebasan biaya komite selama bersekolah bagi seluruh siswa-siswi kelas 10 hingga kelas 12. Kebijakan itu disampaikan Joni Leo saat rapat bersama dengan orang tua murid pada […]

  • Bank NTT Juara ‘Open Tournamen Volly JPO’, Exodus Penkase Kalahkan Teratai

    Bank NTT Juara ‘Open Tournamen Volly JPO’, Exodus Penkase Kalahkan Teratai

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tim Voli Bank NTT keluar sebagai juara 1 setelah mengalahkan tim Ryvi Sport dalam putaran babak final Open Tournament Volly Cup IV Pemuda Lingkungan X Jemaat Pniel Oebobo (JPO). Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/11/02/tim-bank-ntt-vs-rivi-sport-bakal-berduel-di-final-open-tournament-volly-jpo/ Partai final yang digelar Sabtu, 2 November 2019 berjalan cukup ketat. Tim Ryvi Sport mampu memberikan perlawanan yang […]

  • Menelisik Makna Tradisi Hengedo, Cium Hidung ala Sabu

    Menelisik Makna Tradisi Hengedo, Cium Hidung ala Sabu

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Loading

    Tradisi Hengedo (baca Henge’do) yakni tradisi cium hidung biasa dilakukan oleh suku Sabu di Provinsi NTT. Tradisi ini merupakan sebuah salam khas dari masyarakat Nusa Tenggara Timur, yang berasal dari Kabupaten Sabu Raijua. Cara melakukannya, seseorang cukup menyentuhkan hidungnya ke orang lain pada saat bertemu. Henge’do adalah tradisi yang dilakukan tanpa memandang latar belakang apa pun, […]

  • Dorong Peran Serta, IMO-Indonesia Sodor Surat ke Dirjen Polpum Kemendagri RI

    Dorong Peran Serta, IMO-Indonesia Sodor Surat ke Dirjen Polpum Kemendagri RI

    • calendar_month Kam, 24 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Seiring bertumbuh dengan eksistensinya pada industri media online di tanah air, sejak berdiri pada tahun 2017, kini; Ikatan Media Online (IMO) Indonesia telah memiliki 20 DPW dengan 300-an anggota yang tersebar di seluruh nusantara. Maka, untuk lebih mengembangkan organisasi serta mendapat pembinaan, pada Rabu, 23 September 2020, Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub […]

expand_less