Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Isu Sampah & Bencana Alam Jadi Hambatan Pariwisata di NTT

Isu Sampah & Bencana Alam Jadi Hambatan Pariwisata di NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
  • visibility 140
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sektor Pariwisata yang dijadikan sebagai Prime Mover perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Timur, kini terus didorong oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat dalam berbagai kesempatan dan kunjungan kerjanya di dalam dan luar negeri.

Namun, Pariwisata NTT dihadapkan pada isu aktual berupa sampah dan bencana alam yang masih marak dan belum bisa dituntaskan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja dalam sesi konferensi pers bersama awak media dan instansi terkait di Ruang Telekonferensi BPS NTT pada Senin, 5 Agustus 2019; mengatakan bahwa pemerintah kab/kota dan provinsi NTT harus mencari sektor ekonomi baru seperti pariwisata untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Membangun pariwisata dibutuhkan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan kultur kita agar sektor pariwisata dapat bertumbuh untuk menopang pertumbuhan ekonomi”, ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT saat mendampingi Kepala BPS NTT, Maritje Pattiwaellapia,SE.,M.Si. dan Staf Khusus Gubernur bidang Teknis Percepatan Pencapaian RPJMD Provinsi NTT, dr.Yovita Mitak.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja (kemeja putih berdasi hitam) saat memaparkan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata NTT

Dari studi yang kami lakukan, jelas I Nyoman Atmaja, baik di Indonesia maupun di negara lain, yang paling cepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi adalah sektor pariwisata.

“Mengapa? Pertama, investasinya tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan industri, Kedua, lead time atau waktu membangun pariwisata lebih pendek jika dibandingkan dengan industri”, beber pria asal Singaraja-Bali.

Jika melihat pariwisata di Nusa Tenggara Timur, terang I Nyoman Atmaja, isu sampah menjadi hambatan dan isu aktual yang menyebabkan beberapa negara yang menjadi sasaran turis kita belum maksimal memanfaatkan kondisi kita.

Tambah Atmaja, Termasuk isu bencana alam yang harus siap menghadapi bencana dengan menyiapkan SOP (Standard Operating Procedure), Sumber Daya Manusia, dan Kelembagaan agar saat terjadi bencana, kita (NTT,red) harus siap memitigasi resiko bencana terhadap pariwisata.

Kedepan, kata Atmaja, rekomendasi pertama yang akan kami sampaikan kepada pemerintah yakni untuk mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata

“Kalau bandaranya bagus, hotelnya bagus, pelabuhannya bagus, tentunya pariwisata akan berkembang”, terang Atmaja

Kedua, mencari market-market wisman yang mau mengeluarkan uangnya di NTT terutama destinasi pariwisata

Berikutnya, ungkap Atmaja, kita perbanyak even promosi karena sekarang destinasi wisata yang terkenal hanya Labuan Bajo bagaimana dengan lainnya. Maka kita harus tonjolkan NTT sebagai Destinasi Pariwisata Baru selain Bali.

Terakhir, “Bagaimana kita Komoditas Pariwisata dapat menjamin kesejahteraan Masyarakat NTT?” tandas I Nyoman Atmaja.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percakapan terakhir Didi Kempot dengan Letjen Doni Monardo

    Percakapan terakhir Didi Kempot dengan Letjen Doni Monardo

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Catatan Egy Massadiah Sulit percaya untuk menerima kenyataan bahwa Didi Kempot telah berpulang, Selasa pagi, 5 Mei 2020. Betapa tidak. Di tengah kesibukan menangani amuk virus corona, setidaknya dalam tiga hari terakhir, nama Didi Kempot selalu jadi salah satu topik pembicaraan Letjen Doni Monardo. Apa pasal, nama Didi Kempot memenuhi hari-hari Doni Monardo? Bermula dari […]

  • Olok Penjual Es Teh, Gus Miftah Undur Diri dari Utusan Khusus Presiden

    Olok Penjual Es Teh, Gus Miftah Undur Diri dari Utusan Khusus Presiden

    • calendar_month Ming, 8 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Pendakwah Miftah Maulana Habiburahman alias Gus Miftah memutuskan mengundurkan diri dari jabatan utusan khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan usai viral mengolok-olok penjual es teh. Gus Miftah, tokoh agama karismatik ini secara resmi menyatakan mundur dari jabatannya pada konferensi persnya di Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji, Sieman, Yogyakarta pada Jumat, […]

  • Menteri Yohana Turun Tangan Pastikan Hak Anak Terpenuhi

    Menteri Yohana Turun Tangan Pastikan Hak Anak Terpenuhi

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Pontianak, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan kasus kekerasan anak di Pontianak harus diupayakan diversi. “Jika ancaman hukuman dibawah 7 tahun, maka penyelesaian kasus harus diupayakan diversi. Pengalihan penyelesaian perkara anak diluar peradilan pidana. Menggunakan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) karena pelaku masih usia anak. Tidak akan […]

  • Realisasi APBD 48,8%, Presiden Jokowi Pinta Percepat Realisasi Belanja Daerah

    Realisasi APBD 48,8%, Presiden Jokowi Pinta Percepat Realisasi Belanja Daerah

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Percepatan realisasi anggaran belanja pemerintah merupakan hal yang dibutuhkan untuk mendukung pemulihan ekonomi yang harus berjalan beriringan dengan pemulihan dampak kesehatan akibat pandemi. Saat memberikan pengarahan kepada para gubernur dalam rapat terbatas melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 1 September 2020, Presiden Joko Widodo meminta agar […]

  • PLN Rampungkan Pengadaan Tanah PLTP Ulumbu 5—6 Manggarai

    PLN Rampungkan Pengadaan Tanah PLTP Ulumbu 5—6 Manggarai

    • calendar_month Rab, 20 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui unit pelaksana proyek (UPP) Nusra 2 berhasil mengamankan aset seluas 7,9 hektare untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu (2×20 MW) unit 5—6 di Poco Leok, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Proses penyerahan hak atas aset […]

  • Yayasan Sabas Angkat Miel Teftae Jadi Plt Kepala SMT Kristen Arastamar SoE

    Yayasan Sabas Angkat Miel Teftae Jadi Plt Kepala SMT Kristen Arastamar SoE

    • calendar_month Kam, 9 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    SoE-TTS, Garda Indonesia | Yayasan Setia Arastamar Bagi Bapa Surgawi (Ya Sabas TTS),  Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Arastamar, menunjuk atau mengangkat pelaksana tugas (Plt) Kepala SMTK Arastamar SoE berdasar surat keputusan nomor: 01.14/SK/YASABAS-TTS/IX/2021 pada Rabu, 8 September 2021. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/09/02/yayasan-sabas-segel-kantor-smt-kristen-arastamar-soe/ Ketua Yayasan Sabas TTS,  Margarita D.I. Ottu, M.Pd.K. menyampaikan pemberhentian Kepala SMTK […]

expand_less