Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Jadi Plt Dirut Bank NTT, Jhon Praing Ganti Alex Riwu Kaho

Jadi Plt Dirut Bank NTT, Jhon Praing Ganti Alex Riwu Kaho

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 8 Mei 2024
  • visibility 117
  • comment 1 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS LB) Bank NTT menghasilkan keputusan usai melalui tahapan secara ketat dan tertutup yang dipimpin oleh Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake selaku pemegang saham pengendali (PSP) dan para bupati/wali kota selalu pemegang saham seri A pada Rabu pagi, 8 Mei 2024 di aula Fernandes Kantor Gubernur NTT.

Rencana pergantian direksi Bank NTT pada RUPS LB pun terlaksana, tak hanya direksi, jajaran komisaris pun digeser. Sumber dari Kantor Bank NTT mengungkapkan posisi direktur utama berpindah tangan.

Posisi direktur utama diberikan kepada Jhon Praing (sebutan akrab Yohanes Landu Praing [Direktur Umum Bank NTT, red]) yang menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama. Reposisi komposisi jajaran direksi pun berlaku untuk Direktur Kredit Steven Mesakh.

Tak hanya itu, Komisaris Utama Bank NTT Juvenile Jodjana dan Komisaris Independen Samuel Djoh pun digeser, hanya Frans Gana tetap dipertahankan sebagai Komisaris Independen.

Profil Yohanes Landu Praing

Yohanis Landu Praing, S.E., M.M. dilantik menjadi Direktur Umum Bank Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Dirum Bank NTT) masa bakti 20 Desember 2019—19 Desember 2023 oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Selasa, 7 Januari 2020 di Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT.

Gubernur NTT sebagai pemegang saham pengendali memberhentikan dengan hormat Plt Dirum Bank NTT, Izhak Eduard dan mengangkat Yohanes Landu Praing menjadi Direktur Umum Bank NTT berdasarkan Salinan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor : Kep-245/D.03/2019 tentang hasil penilaian kemampuan dan kepatuhan Yohanis Landu Praing yang dinyatakan memenuhi persyaratan dan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur NTT selaku Pemegang Saham Pengendali Nomor : 413/KEP/HK/2019 tanggal 20 Desember 2019.

Sebelum ditunjuk sebagai Plt. Dirut Bank NTT, Jhon Praing menjabat sebagai Direktur Dana & Treasure.

Penulis (+Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

  • Say Fransiskus

    Tidak mungkin diganti saja begitu, pasti ada masalah serius,dan ada kesalahan manajemen,dibuka saja kesalahan Nya ke publik.

    Balas8 Mei 2024 9:45 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Sapa Massa Pendukung Dengan Bahasa Melayu Kupang

    Jokowi Sapa Massa Pendukung Dengan Bahasa Melayu Kupang

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Selamat Siang bagi kita semua, Shalom, Lu pung kabar karmana? Bae bae sa ko?”, sapa Jokowi dengan Bahasa Melayu Kupang kepada puluhan ribu massa pendukung yang memadati areal Lapangan Sitarda di Kelurahan Lasiana Kecamatan Kelapa Lima Kota, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Senin, 8 April 2019 Puluhan ribu massa […]

  • Keluarga & Masyarakat Kunci Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang

    Keluarga & Masyarakat Kunci Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan kejahatan kemanusiaan yang akar penyebab masalahnya sangat kompleks, beragam, dengan modus yang terus berkembang. Hal tersebut disampaikan oleh Vennetia R. Danes, Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan […]

  • “Bae Sonde Bae Flobamora” Refleksi Fanatisme Anak Negeri

    “Bae Sonde Bae Flobamora” Refleksi Fanatisme Anak Negeri

    • calendar_month Sab, 18 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yucundianus Lepa Menteri Dalam Negeri di era Soekarno, Sanusi  Hardjadinata dalam sebuah kesempatan menerima kunjungan Tim Pejuang Pembentukan Provinsi Baru dari negeri Flobamora di Jakarta, menghadang Frans Sales Lega sang juru bicara dengan sebuah pertanyaan, “Berapa sarjana yang kamu punya untuk membentuk provinsi?”. Lega tahu persis, ke mana arah pertanyaan Pak Menteri tersebut. […]

  • Operasi Madago Raya, Kapolda Sulteng Masuk Hutan & Cari DPO MIT Poso

    Operasi Madago Raya, Kapolda Sulteng Masuk Hutan & Cari DPO MIT Poso

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Poso-Sulteng, Garda Indonesia | Usai memberikan arahan kepada seluruh perwira yang terlibat dalam Operasi Madago Raya dan tak ingin berlama-lama di Posko Taktis Tokorondo Poso, Sulawesi Tengah; Kapolda Sulteng bersama Danrem 132 Tadulako kembali menarik gas motor trail menyasar wilayah Kecamatan Poso Pesisir Utara (PPU) menjadi target rute patroli untuk memberikan jaminan keamanan dan mendekatkan […]

  • Undana Kupang: Rasio Elektrifikasi di Provinsi NTT Sebesar 82,79%

    Undana Kupang: Rasio Elektrifikasi di Provinsi NTT Sebesar 82,79%

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Prof. Ir. Fredik L.Benu, M.Si., Ph.D., memaparkan hasil verifikasi Rasio Elektrifikasi (RE) yang dilakukan oleh Undana bekerja sama dengan PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT. Dalam pemaparan tersebut, Fred Benu menyampaikan bahwa dari verifikasi yang dilakukan RE di Provinsi NTT sebesar 82,97%. Hal tersebut disampaikan […]

  • Menko Polhukam Tanggapi Pernyataan Prabowo pada Konfnas Partai Gerindra

    Menko Polhukam Tanggapi Pernyataan Prabowo pada Konfnas Partai Gerindra

    • calendar_month Rab, 19 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Prabowo saat konferensi Nasional Partai Gerindra Senin, 17 Desember 2018, menyatakan kalau dia kalah maka Indonesia akan punah. Menanggapi pernyataan tersebut, Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto saat ditanya wartawan di acara HUT ke-19 Dharma Wanita Persatuan Komenko Polhukam menyatakan rasa keheranannya, itu sama saja dengan ancaman serius. “Belum ada dalam sejarah […]

expand_less