Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Jalin Asmara—Reses Empat Anggota DPRD Dapil IV Belu di Kecamatan Raimanuk

Jalin Asmara—Reses Empat Anggota DPRD Dapil IV Belu di Kecamatan Raimanuk

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 21 Mar 2021
  • visibility 113
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Empat anggota DPRD Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan reses gabungan dengan mengusung tema ‘Jalin Asmara’, untuk menyerap aspirasi dari masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) IV di Desa Leuntolu dan Desa Raimanus, Kecamatan Raimanuk, pada Sabtu, 20 Maret 2021.

Keempat anggota DPRD itu berasal dari fraksi berbeda yakni, Theodorus Seran Tefa (fraksi Golkar), Januaria Ewalde Berek (fraksi Gerindra), Aprianus Hale (fraksi NasDem) dan Kristoforus Rin Duka (fraksi Demokrat). Keempat anggota DPRD itu pun adalah warga asli Raimanuk.

Pantauan Garda Indonesia, reses berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Kegiatan reses itu disambut antusias oleh masyarakat setempat dan menyampaikan aspirasinya secara bergiliran.

Selanjutnya, semua aspirasi diterima dan dicatat sebagai bahan yang akan dibawakan dalam sidang dewan, sekaligus evaluasi bersama pemerintah.

“Kami datang untuk menggali masalah – masalah, mendengar usulan–usulan dan melihat potensi desa. Dana yang digelontorkan pemerintah dari APBN, APBD, dan DD untuk pembangunan di tingkat desa berjalan atau tidak? Itu tugas kami untuk melakukan pengawasan secara total,” jelas Theo Seran Tefa, yang akrab disapa Theo Manek.

Ketua Komisi II DPRD Belu itu meminta kepada masyarakat yang hadir untuk tidak sungkan memberikan informasi secara terbuka tentang pembangunan desa.

Beberapa hal yang menjadi keluhan masyarakat Desa Leuntolu, seperti jalan desa, irigasi, kelangkaan pupuk dan listrik di sejumlah dusun.

“Leuntolu sebagai salah satu sentral produksi pertanian lahan basah. Karena itu kami datang untuk mendengar secara langsung tentang keluhan bantuan pupuk dan pembangunan fisik,” tutur Theo Manek.

Anggota Komisi II dari fraksi Demokrat, Kristoforus Rin Duka menyambung, semua aspirasi yang didengar dan dilihat langsung di Leuntolu akan ditindaklanjuti dalam persidangan dewan. “Kami berempat siap menjadi garda perjuangan demi kepentingan aspirasi masyarakat dapil IV, khususnya Kecamatan Raimanuk. Kami siap bersinergi dengan pemerintahan yang baru untuk kepentingan khalayak,” tegasnya.

Kristoforus Rin Duka mengajak masyarakat Leuntolu untuk membina kerja sama yang baik dengan kepala desa untuk membangun wilayah itu dalam segala sektor. Apalagi Leuntolu sudah menjadi Desa Tangguh, dan karena itu perlu menggali dan mengembangkan potensi – potensi desa. “Jangan ada konflik, saling klaim soal kepemilikan lahan di tingkat akar rumput, sehingga ketika ada bantuan fisik dari pemerintah di wilayah ini bisa terlaksana. Kalau ada persoalan harus dikomunikasikan secara baik dan benar,” anjurnya.

Januaria Ewalde Berek, anggota DPRD tiga periode menggambarkan, bahwa anggota DPR merupakan penyambung lidah masyarakat. Karena itu, kehadiran anggota DPR di masa reses guna mendengar dan melihat langsung aspirasi masyarakat. “Di masa Covid ini, anggaran pembangunan fisik dialihkan ke BLT dan BST bagi masyarakat yang terkena dampak Covid-19. Dalam setahun terakhir, kita lebih fokus ke penanganan Covid”, ungkap anggota Komisi III DPRD Belu tersebut.

Lanjut mantan Ketua DPRD Belu, periode 2014—2019, “Prinsipnya, sebagai anggota DPRD tentu akan mendukung dan mengawal semua aspirasi masyarakat mulai dari musrembangdus (musyawarah pembangunan dusun,red), musrembangcam (musyawarah pembangunan kecamatan,red) sampai musrembangkab (musyawarah pembangunan kabupaten, red).”

Aprianus Hale, anggota DPRD dari fraksi NasDem menambahkan, terkait kelangkaan pupuk, petani Leuntolu wajib memastikan semuanya terdaftar dalam RDKK online guna pendistribusian pupuk kepada setiap kelompok tani. “Harus dipastikan semua masyarakat petani sudah tergabung dalam kelompok dan tidak ada dobel nama, sehingga tidak mempersulit verifikasi data kelompok online,” terang anggota komisi III DPRD Belu.

Kegiatan reses dibuka dan ditutup oleh Kepala Desa Leuntolu, Patrisius Luan. “Saya atas nama pemerintah desa dan masyarakat Leuntolu menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada bapak ibu dewan yang sudah mengunjungi kami hari ini.  Semoga apa yang sudah disampaikan oleh bapak ibu menjadi pekerjaan rumah bagi anggota dewan berempat,” papar kepala desa dua periode itu. (*)

Penulis: (*/ Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potensi Prospek Jagung Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi NTT

    Potensi Prospek Jagung Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi NTT

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Marcelina Christin Edon/BPS Provinsi NTT Jagung merupakan salah satu komoditi penting di Indonesia ditinjau dari aspek pengusahaan dan pemanfaatan hasilnya yakni sebagai bahan pangan dan pakan ternak. Sejalan dengan bertambahnya penduduk dan industri pakan ternak, kebutuhan jagung nasional terus meningkat sehingga harus dilakukan impor terutama dari Amerika. Namun demikian, dengan semakin maraknya penggunaan […]

  • Lansia Jemaat GMIT Bait El Kampung Baru Penfui Hidup Penuh Berkat & Bernilai

    Lansia Jemaat GMIT Bait El Kampung Baru Penfui Hidup Penuh Berkat & Bernilai

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kekayaan sesungguhnya bukanlah kaya harta, namun kaya akan pengalaman,” ujar Dr. Welliam Jayapranata kepada para lansia (opa dan oma) dari Gereja GMIT Bait El Kampung Baru Penfui Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/04/14/wisata-lansia-ala-gereja-bait-el-kampung-baru-penfui-kupang/ Sekitar 50 lansia mengikuti Workshop Lansia Bahagia (Happy) yang mengusung tema “Strategi Hidup yang […]

  • BMKG Kupang: “7 Kali Gempa Bumi di Sumba Timur Tidak Berpotensi Tsunami“

    BMKG Kupang: “7 Kali Gempa Bumi di Sumba Timur Tidak Berpotensi Tsunami“

    • calendar_month Sel, 2 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id–Gempa Bumi Mag 6.0 yang melanda Sumba Timur berlokasi di 66 km BaratDaya pada Selasa/2 Oktober 2018 pukul 07.59 wita yang dirasakan paling kuat di Sumba terutama di Waingapu dan sekitarnya. Terjadi 7 kali Gempa Bumi Mag 6,0 pukul 07.59 wita dan Mag 6,3 pukul 08.16 wita berjarak setiap 16 menit dirasakan hingga 4 […]

  • Sudah 174 Orang Tewas, Istana Belum Cap Status Darurat Nasional

    Sudah 174 Orang Tewas, Istana Belum Cap Status Darurat Nasional

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rosadi Jamani Saya mencoba menyuguhkan tulisan secara komprehensif. Cukup lama mengumpulkan data-datanya. Ini terkait Bencana Sumatera yang sudah memakan korban 174 jiwa. Pada detik-detik terakhir November 2025, tepatnya 29 November, ketika siklon tropis Senyar masih mengamuk dengan hujan deras yang tak kunjung reda, Pulau Sumatera memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara paling mengerikan yang […]

  • Antara Kupang dan Semarang

    Antara Kupang dan Semarang

    • calendar_month Jum, 20 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Bermimpi untuk mengenal Kota Semarang lebih intim, tentunya menjadi agenda penting dalam hidup (meski masih banyak daerah di Indonesia belum dikunjungi), membuat diri ini nelangsa dan memendam bara rindu. Bercikal dari acara district conference (Discon) Rotary D3420 kepemimpinan District Governor (DG) Cindy Bachtiar, mengantarkan langkah dan menapak kakiku di kota terbesar […]

  • Pandemi Covid-19 di NTT, Tularkan Virus Kemanusiaan Bukan ‘Bullying’

    Pandemi Covid-19 di NTT, Tularkan Virus Kemanusiaan Bukan ‘Bullying’

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Juru bicara percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Provinsi NTT yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si. mengajak masyarakat untuk menebar dan menularkan virus kemanusiaan di tengah situasi pandemi Covid-19. Hingga kini terpapar satu orang positif virus corona dan sedang […]

expand_less